Pemain Tanjung Hijau, Helio Varela. Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews - Miami, Amerika Serikat
Helio Varela mencetak gol dengan cara yang tenang setelah memanfaatkan kesalahan pemain Uruguai yang melakukan lemparan ke dalam.
Keputusan Bubista menurunkan Helio Varela menggantikan Garry Rodrigues di menit ke-58 berbuah manis. Karena tiga menit kemudian setelah masuk ke lapangan, Helio Varela mencetak gol yang mengubah kedudukan, dari 1-2 menjadi 2-2. Gol Helio Varela di menit ke-61 tersebut membuat Tanjung Hijau mengakhiri laga dengan memetik satu poin.
Dengan satu poin ini pula, Tanjung Hijau kini mengoleksi dua poin dari dua laga fase grup mereka. Tim berjulukan Blue Sharks ini ada di posisi ketiga di bawah Spanyol (4 poin) dan Uruguai (2 poin) dan di atas Arab Saudi yang berada di dasar klasemen Grup H dengan hanya 1 poin.
Dengan situasi tersebut, Tanjung Hijau masih memiliki peluang untuk lolos ke 32 besar. Dua gol Tanjung Hijau ke gawang Uruguai sama pentingnya. Gol pertama yang diciptakan Kevin Pina lewat tendangan bebas pada menit ke-21 menjadi gol yang membuat Tanjung Hijau unggul 1-0.
Namun demikian, setelah itu, intensitas pertandingan menjadi lebih ketat. Hasilnya, Uruguai mampu membalikkan kedudukan menjadi unggul 2-1 hingga babak pertama berakhir. Karena itu, Tanjung Hijau membutuhkan pemain yang mampu memberikan perbedaan dalam situasi tersebut.
Bubista pun memilih Helio Varela untuk tampil di momen-momen krusial. Di pertengahan babak kedua, akhirnya peluang tersebut datang. Berawal dari lemparan pemain Uruguai ditambah dengan keputusan kiper Uruguai yang maju ke depan, membuat Helio Varela dengan cepat memanfaatkan kesempatan tersebut dengan baik.
Gol tersebut terjadi memang ada peran dari kesalahan pemain Uruguai, namun tanpa peran Helio Varela dalam menciptakannya, hasilnya bisa berbeda. Helio Varela menguasai momen yang cepat itu dengan tenang. Setelah mencuri bola dari umpan ke dalam pemain Uruguai tersebut, dengan dua gerakan dia melepaskan tembakan.
Gerakan pertamanya melepaskan tendangan pelan yang melambungkan bola melewati kiper Fernando Muslera. Lalu, gerakan kedua setelah dia berhasil melewati kiper lawan, diakhiri dengan tembakan kaki kanannya. Helio Valera mencetak gol tersebut sedikit di luar jantung pertahanan Uruguai.
Cara Helio Valera mencetak gol dan dilakukan dalam momen penting yang memang sangat dibutuhkan timnya, membuat dirinya menjadi pemain dengan kontribusi besar. Bermain dalam 32 menit sepanjang pertandingan ini, pemain berusia 24 tahun ini mampu memaksimalkannya dengan baik.
Laga ini sendiri merupakan debut Helio Valera di Piala Dunia setelah di laga lawan Spanyol dia hanya duduk di bangku cadangan. Ini menjadi debut indah tentunya untuk pemain dari klub Maccabi Tel Aviv ini.
Meski sebagai pemain pengganti, kehadiran Helio Valera memberikan efek besar dalam permainan dan hasil yang diraih Tanjung Hijau. Karena itu pula, dia pantas terpilih sebagai Player of the Match untuk laga Uruguai vs Tanjung Hijau ini.
Tembakan yang menjadi gol tersebut merupakan tembakan satu-satunya yang dilepaskan Helio Varela sebagai pemain pengganti. Dari aspek distribusi bola, dia melepaskan hanya tiga operan dengan 2 di antaranya berhasil, akurasinya mencapai 66 persen.
Seperti kebanyakan pemain Tanjung Hijau lainnya, pemain Bernama lengkap Helio Sandro Oliveira Alves Varela, lahir di Portugal di kota Bernama Almada pada 3 Mei 2002 silam. Sepanjang kariernya bersama Tanjung Verde, dia telah tampil dalam 21 laga termasuk di laga lawan Uruguai ini yang membuatnya mencetak gol pertama dalam kariernya di Timnas Tanjung Verde.