Tim Nasional Portugal memastikan kelolosan ke Piala Dunia 2026 dengan cara dramatis. Tim berjulukan Selecao das Quinas itu mengamankan tiket di matchday terakhir kualifikasi, sekaligus mengukuhkan diri sebagai salah satu kandidat kuat juara.
Pada laga penentuan, Portugal tampil luar biasa dengan menghancurkan Luksemburg 9-1. Kemenangan tersebut memastikan Portugal lolos tanpa harus melalui jalur play-off, sekaligus mengirim pesan kuat kepada para pesaing jelang turnamen yang digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada itu.
Salah satu alasan tingginya ekspektasi terhadap Portugal adalah munculnya talenta muda berbakat. Nama seperti Rodrigo Mora mulai mencuri perhatian. Pemain muda ini bahkan sempat dipanggil ke tim senior untuk pertama kalinya, meski harus mundur karena cedera.
Kehadiran pemain muda ini menunjukkan bahwa Portugal tidak hanya bergantung pada nama-nama besar, tetapi juga memiliki regenerasi yang menjanjikan.
Sedangkan di sisi lain, sosok Cristiano Ronaldo tetap menjadi pusat perhatian. Meski kini sudah berusia 41 tahun, sang megabintang masih dianggap sebagai figur penting dalam skuad.
Walau sempat absen dalam laga uji coba karena cedera hamstring, besar kemungkinan ia akan kembali tepat waktu untuk Piala Dunia 2026, yang diprediksi menjadi penampilan terakhirnya di turnamen tersebut.
Ronaldo sendiri memiliki karier luar biasa: lima Ballon d’Or, berbagai gelar domestik dan Eropa, serta status sebagai salah satu pemain terbaik sepanjang masa. Satu-satunya trofi besar yang masih belum ia raih hanyalah Piala Dunia.
Portugal juga memiliki kekuatan besar di lini tengah. Nama-nama seperti Bruno Fernandes, Vitinha, Joao Neves, dan Mateus Fernandes membuat sektor ini menjadi salah satu yang paling solid di dunia saat ini.
Sedangkan nama-nama besar lainnya macam Ruben Dias, Bernardo Silva, dan Rafael Leao sejak sebelum uji coba Maret hingga April 2026 belum masuk tim karena sedang berjuang menyembuhkan cedera masing-masing.
Kombinasi pengalaman dan energi muda memberi Portugal keseimbangan yang sangat ideal untuk bersaing di level tertinggi.
Meski penuh talenta, skuad ini juga diliputi duka mendalam atas wafatnya Diogo Jota dalam kecelakaan mobil bersama saudaranya, Andre Silva, pada Juli 2025.
Piala Dunia 2026 akan menjadi turnamen besar pertama Portugal tanpa kehadiran Jota, yang sebelumnya menjadi bagian penting dalam lini serang tim.
Sedangkan pelatih asal Spanyol, Roberto Martinez, kini sedang menjalani periode keduanya di level tim nasional setelah sebelumnya menangani Tim Nasional Belgia. Bersama Belgia, ia pernah membawa tim mencapai semifinal Piala Dunia 2018.
Kemudian pada Juni 2025, Martinez sukses mempersembahkan gelar UEFA Nations League untuk Portugal, menambah koleksi trofinya setelah sebelumnya di level klub menjuarai FA Cup bersama Wigan dan League One bersama Swansea.
Misi Terakhir Ronaldo?
Piala Dunia 2026 kemungkinan besar akan menjadi kesempatan terakhir bagi Cristiano Ronaldo untuk meraih satu-satunya trofi yang belum pernah ia menangkan.
Jika ia mampu mempertahankan performanya, Ronaldo bahkan berpeluang mendekati angka 1.000 gol sepanjang karier profesionalnya, sebuah pencapaian yang nyaris mustahil ditandingi.
Dengan kombinasi pemain muda berbakat, lini tengah kuat, dan pengalaman pemain senior, Portugal datang ke Piala Dunia 2026 bukan sekadar peserta, melainkan salah satu favorit utama juara.