Iran, juara kontinental tiga kali, adalah raja sepak bola Asia. Tetapi mereka masih belum mampu mengulangi kesuksesan regional tersebut di panggung global karena belum mampu lolos dari babak grup dalam enam penampilan (1978, 1998, 2006, 2014, 2018, 2022) mereka di Piala Dunia FIFA.

Iran mengawali langkah ke Piala Dunia 2026 dengan menguasai babak kualifikasi kedua Asia (AFC) dan berhak ke putaran ketiga bersama sang runner-up yang akhirnya juga lolos ke Amerika Utara, Uzbekistan. 

Di babak kualifikasi ketiga, Mehdi Taremi, Sardar Azmoun, Mohammad Mohebi dan kawan-kawan sama dominannya setelah memenangi tujuh dari 10 laga. Iran memastikan lolos berkat dua gol Taremi dalam hasil imbang 2-2 melawan Uzbekistan di Stadion Azadi yang ikonik pada 25 Maret 2025. 

Amir Ghalenoei, yang kembali dipercaya menangani Team Melli – julukan tim nasional Iran – pada Maret 2023, telah menerapkan pendekatan yang fleksibel, tetapi terutama memanfaatkan sistem yang memungkinkan serangan tinggi. 

Di bawah kepemimpinannya, Tim Melli diinstruksikan untuk mempertahankan tekanan tinggi dan transisi serangan cepat daripada penguasaan bola yang berkepanjangan. 

Melihat hasil kualifikasi dan konsistensi Iran mampu lolos ke Piala Dunia, rasanya di 2026 ini mereka bakal mampu bersaing di Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru untuk lolos ke babak kedua.