Kiper veteran Timnas Meksiko, Guillermo Ochoa, berpeluang tampil di Piala Dunia 2026. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - Mexico City, Meksiko
Turnamen di Amerika Utara tersebut bakal menjadi saksi penutup dedikasi Ochoa bersama Meksiko.
Kiper veteran Meksiko, Guillermo Ochoa, mengumumkan rencana untuk pensiun dari tim nasional setelah gelaran Piala Dunia 2026. Turnamen akbar tersebut kemungkinan besar juga menjadi panggung terakhir yang menandai berakhirnya karier profesional dirinya.
Ochoa akan menginjak usia 41 tahun tepat saat turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia tersebut sedang berlangsung nantinya. Ia tercatat telah berpartisipasi dalam lima edisi sebelumnya dan kini selangkah lagi menuju pemanggilan untuk penampilan keenam.
Meski posisi resminya dalam skuad Meksiko untuk Piala Dunia 2026 belum dikonfirmasi, publik meyakini namanya akan tetap masuk daftar. Pengalaman panjangnya dianggap masih sangat dibutuhkan untuk menjaga stabilitas mental tim di ruang ganti pemain.
Pemain yang saat ini membela klub AEL Limassol di Siprus tersebut membagikan rencana masa depannya dalam sebuah wawancara dengan TUDN. Ochoa menegaskan bahwa perpisahan dengan Meksiko sudah pasti, bahkan rencana pensiun total sedang dipersiapkan.
Pelatih Meksiko, Javier Aguirre, sebelumnya telah mengumumkan daftar pemain sementara yang baru mencantumkan dua nama kiper dari kompetisi domestik. Ia sengaja mengosongkan satu slot tersisa yang secara spesifik diperuntukkan bagi penjaga gawang yang sedang berkarier di luar negeri.
Walaupun Aguirre tidak menyebutkan nama secara eksplisit, posisi tersebut hampir dipastikan menjadi milik Ochoa sebagai pemain senior. Hal ini diperkuat dengan fakta bahwa dirinya adalah satu-satunya kiper yang bermain di luar negeri yang rutin dipanggil ke skuad Meksiko belakangan ini.
"Pensiun memang tidak diragukan lagi adalah hal yang sulit, namun dalam kasus saya itu tidak akan terasa berat," ungkap Ochoa yang merasa sangat bersyukur karena telah diberikan kesempatan untuk menikmati karier luar biasa panjang selama bertahun-tahun.
"Ada saatnya pikiran dan tubuh berkata, 'Anda sudah memberikan segalanya,' dan Anda pergi dengan tenang, itulah yang akan saya rasakan," mantan pilar Malaga tersebut menambahkan.
Saat ini, Ochoa menyandang status sebagai satu dari sedikit pemain Meksiko yang mampu menembus catatan sejarah tampil di lima edisi Piala Dunia. Ia bersanding dengan nama-nama besar lainnya seperti mendiang Antonio Carbajal, serta dua rekan sejawatnya, Rafael Marquez dan Andres Guardado.
Jika benar-benar terpilih masuk ke dalam skuad final nantinya, Ochoa akan mencatatkan rekor yang sangat langka. Ia berpeluang menyamai pencapaian fenomenal Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi dalam hal jumlah partisipasi di enam edisi Piala Dunia.
Catatan sejarah tersebut akan menjadikannya salah satu pemain dengan masa bakti terlama di level internasional sepanjang sejarah sepak bola modern. Prestasi ini tentu bakal menjadi penutup yang manis bagi dedikasi tanpa henti yang telah Ochoa berikan untuk Meksiko.
Pada tiga edisi Piala Dunia terakhir, Ochoa selalu dipercaya mengawal gawang Meksiko sejak menit pertama pertandingan dimulai. Namun, pada turnamen mendatang, perannya di dalam tim diprediksi mengalami transisi yang cukup signifikan bagi skuad.
Saat ini, Ochoa nampaknya diproyeksikan sebagai sosok mentor sekaligus pelapis bagi penjaga gawang utama yang baru, Raul "Tala" Rangel. Kehadirannya diharapkan mampu memberikan bimbingan bagi para pemain muda yang akan menjadi penerus tonggak estafet di bawah mistar.
Meksiko sendiri akan bertindak sebagai tuan rumah bersama dalam turnamen yang diselenggarakan di wilayah Amerika Utara tersebut. Kolaborasi dengan Amerika Serikat dan Kanada akan menjadi latar belakang yang sempurna untuk mengakhiri pengabdian panjang Ochoa.