Pemain Brasil, Neymar tidak dipanggil untuk laga uji coba Brasil di akhir Maret 2026. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Brasilia, Brasil
Meski Ancelotti memiliki hak penuh, pemanggilan Neymar dianggap mengabaikan logika olahraga.
Karier Neymar kembali dihantam kritik pedas setelah performa terbarunya bersama Santos dinilai tidak lagi memiliki intensitas yang memadai untuk bersaing di level tertinggi. Mantan penyerang Tim Nasional Brasil, Walter Casagrande, secara terbuka melontarkan pernyataan tajam bahwa eks Barcelona tersebut kini sudah kehilangan sentuhan magisnya.
Casagrande bahkan secara ekstrem menyarankan agar Neymar tidak diberikan tempat dalam skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026. Ia mengklaim pemain berusia 34 tahun tersebut hanya akan menjadi figur yang nyaris tidak berkontribusi jika dipaksa bermain dalam atmosfer pertandingan seketat Liga Champions.
Harapan Neymar untuk memimpin Brasil di Piala Dunia 2026 kini berada di ujung tanduk menyusul penampilan yang sangat mengecewakan. Saat membela Santos melawan San Lorenzo di ajang Copa Sudamericana, ia tampak kesulitan mengimbangi ritme permainan lawan yang agresif.
Berbicara dalam program UOL News Esporte, Casagrande menyoroti kesenjangan fisik yang masif antara kondisi Neymar saat ini dengan standar elite sepak bola Eropa. Ia membandingkan performa lesu tersebut dengan intensitas tinggi yang ditunjukkan dalam laga Paris Saint-Germain (PSG) melawan Bayern Munchen.
"Coba ambil Neymar yang bermain melawan San Lorenzo ini, lalu lemparkan dia ke tengah lapangan dalam laga antara PSG dan Bayern Munich," ujar Casagrande.
Menurutnya, Neymar akan terlihat sangat kewalahan dan kehilangan arah bila harus menghadapi lawan dengan fisik yang jauh lebih prima. "Dia akan menjadi seperti ayam tanpa kepala, menoleh ke sana kemari tanpa pernah bisa menyentuh bola sama sekali," Casagrande melanjutkan.
Bagi Casagrande, sangat sulit untuk melihat kondisi fisik Neymar sekarang dan tetap percaya bahwa dirinya mampu bersaing di panggung sebesar Piala Dunia. Ia menegaskan bahwa tidak ada alasan untuk percaya bahwa Neymar masih mampu bermain di turnamen akbar tersebut.
Meskipun Neymar masih menyandang status sebagai sosok legendaris yang sangat dihormati dalam sejarah sepak bola Brasil, reputasi besar tersebut kini mulai memudar. Perdebatan sengit pun pecah mengenai apakah nama besar saja cukup untuk menjamin tiket keberangkatan menuju Piala Dunia 2026.
Brasil saat ini berada di bawah kendali pelatih berpengalaman asal Italia, Carlo Ancelotti, yang dikenal memiliki standar kedisiplinan taktik yang sangat tinggi. Casagrande meyakini jika Ancelotti tetap memanggil Neymar, hal itu kemungkinan besar dilakukan karena faktor nonteknis.
"Dia mungkin saja tetap akan dipanggil oleh Ancelotti, saya sama sekali tidak meragukan bahwa hal itu akan terjadi nantinya," tutur mantan bintang Corinthians itu.
Casagrande menekankan pilihan pemanggilan pemain sepenuhnya berada di tangan pelatih dan tidak akan mendebatnya. Namun ia tetap pada pendiriannya bahwa secara performa, Neymar tidak layak masuk skuad Brasil.
"Biarlah pelatih yang menanganinya dan melihat apa yang bisa ia lakukan, namun jika bicara soal kepantasan, dia tidak layak," ungkapnya.
Memperkuat argumennya yang kontroversial, Casagrande menyajikan data statistik mentah dari penampilan Neymar saat Santos ditahan imbang 1-1 oleh San Lorenzo. Angka-angka tersebut menunjukkan betapa minimnya kontribusi nyata sang pemain sepanjang pertandingan berlangsung.
"Angka-angka tidak bisa berbohong, hanya ada satu tembakan dan itu pun sama sekali tidak tepat sasaran ke arah gawang lawan," ucapnya.
Selain itu, Casagrande juga merinci kegagalan umpan silang serta aksi dribel yang sebagian besar berhasil dipatahkan oleh barisan pertahanan lawan dengan mudah. Paling memprihatinkan adalah catatan statistik yang menunjukkan Neymar telah kehilangan penguasaan bola sebanyak 27 kali dalam satu pertandingan saja.
"Lihatlah angka-angkanya, kawan, Anda akan melihat bahwa volume kesalahan yang dia buat sangat jauh melampaui jumlah keberhasilannya," tuturnya.
Neymar kini benar-benar berpacu dengan waktu karena daftar final skuad Brasil untuk Piala Dunia 2026 diumumkan Ancelotti pada 18 Mei mendatang. Ia harus segera membuktikan kualitasnya dalam laga krusial melawan Palmeiras akhir pekan ini jika masih ingin mempertahankan mimpinya.