TVRINews - Jakarta, Indonesia

Ochoa memiliki peluang yang sangat realistis untuk mengisi salah satu dari slot kiper Meksiko untuk Piala Dunia 2026.

Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo sedang bersiap untuk mengukir sejarah besar pada musim panas ini. Keduanya berambisi menjadi pemain pertama dalam sejarah yang tampil di enam edisi Piala Dunia berbeda.

Namun, klub eksklusif para legenda sepanjang masa ini kemungkinan besar akan kedatangan anggota baru yang tak terduga. Sosok tersebut adalah ikon sekaligus pahlawan kultus tim nasional Meksiko, Guillermo Ochoa.

Kiper ikonik berambut ikal ini masih menunjukkan refleks akrobatik yang luar biasa meski sudah menginjak usia 40 tahun. Saat ini, ia tercatat masih aktif merumput untuk klub AEL Limassol di kasta tertinggi Liga Siprus.

Meskipun Ochoa sudah lama menyuarakan ambisinya untuk masuk ke dalam skuad Piala Dunia keenamnya, peluang itu sempat dinilai menipis. Ia belum bermain satu menit pun untuk El Tri sejak tahun 2024.

Harapannya untuk bisa masuk ke dalam daftar pemain di Piala Dunia 2026 nyaris sirna di mata publik. Akan tetapi, sebuah perubahan nasib yang mendadak terjadi secara mengejutkan pada pekan ini.

Nasib nahas yang menimpa kiper utama Meksiko, Luis Angel Malagon, menjadi titik balik yang sangat dramatis. Malagon mengalami cedera parah pada tendon Achilles yang memaksanya menepi dari lapangan hijau.

Setelah menjalani operasi awal pekan ini, Malagon dipastikan melewatkan seluruh rangkaian Piala Dunia 2026. Kekosongan di sektor penjaga gawang ini pun langsung menjadi perbincangan hangat di Meksiko.

Meksiko dipastikan membawa tiga penjaga gawang dalam skuad resmi untuk Piala Dunia 2026. Laporan internal mengindikasikan bahwa pelatih Javier Aguirre akan segera memanggil kembali Ochoa.

Pemanggilan ini diproyeksikan terjadi untuk laga persahabatan internasional melawan Portugal dan Belgia pada akhir Maret mendatang. Momentum tersebut menjadi pintu masuk bagi Ochoa untuk kembali membuktikan ketangguhannya.

Saat ini, sosok Raul Rangel memang menjadi favorit kuat untuk mengawal gawang Meksiko sebagai starter. Namun, Ochoa memiliki peluang yang sangat realistis untuk mengamankan satu dari dua slot kiper cadangan yang tersisa.


Kiper veteran Timnas Meksiko, Guillermo Ochoa, berpeluang tampil di Piala Dunia 2026.

Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi

Jika berhasil masuk ke dalam skuad, Ochoa akan bersanding dengan Messi dan Ronaldo sebagai pemain yang tampil di enam Piala Dunia. Ia akan meninggalkan catatan para legenda lain yang berhenti di angka lima.

Sebelumnya, kelompok pemilik lima penampilan Piala Dunia dihuni oleh nama-nama besar seperti Lothar Matthaus dari Jerman. Matthaus adalah kapten yang membawa Jerman meraih trofi juara pada edisi 1990 silam.

Selain Matthaus, terdapat dua legenda Meksiko lainnya yakni Antonio "La Tota" Carbajal dan Rafael Marquez. Carbajal adalah pionir yang menjadi pemain pertama di dunia yang mampu tampil dalam lima edisi berbeda.

Sementara itu, Rafael Marquez bukan sekadar pemain biasa, melainkan sosok kapten yang memimpin Meksiko sejak edisi 2002. Ia dianggap sebagai wajah sepak bola Meksiko di abad ke-21 yang sangat disegani.

Perjalanan Ochoa sendiri dimulai pada Jerman 2006, bersamaan dengan debut Messi dan Ronaldo. Hanya saja, berbeda dengan dua megabintang tersebut, ia harus menunggu hingga 2014 untuk benar-benar beraksi di lapangan.

Meski secara teknis baru bermain di tiga dari lima edisi yang diikuti, performa Ochoa selalu ikonik. Penampilannya di bawah mistar gawang telah menjadikannya sosok yang sinonim dengan kemegahan Piala Dunia.

Aksi heroiknya saat menahan imbang Brasil pada Piala Dunia 2014 dan menggagalkan penalti Robert Lewandowski di 2022 tetap membekas. Di bawah sorot lampu turnamen terbesar ini, Ochoa selalu mampu memberikan versi terbaik dari dirinya.

Secara statistik, Ochoa telah mencatatkan 11 pertandingan di putaran final Piala Dunia dengan catatan 12 kali kebobolan, 4 tidak kebobolan, serta rekor 5 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 4 kekalahan. Angka-angka ini menjadi bukti betapa besarnya pengaruh sang kiper tiap kali bendera Piala Dunia berkibar.

Musim panas ini, dengan status sebagai tuan rumah, jalan menuju perpisahan bak dongeng telah terbuka lebar. Ochoa siap menutup karier internasionalnya dengan catatan sejarah yang sulit untuk dipecahkan di masa depan.