Poster film dokumenter The Match menampilkan dua kapten legendaris, Diego Maradona dan Peter Shilton, bersalaman jelang laga Argentina vs Inggris di Piala Dunia 1986. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - London, Inggris
The Match menggali lapisan sejarah, politik, dan emosi yang melatarbelakangi laga Argentina vs Inggris di Piala Dunia 1986 usai Perang Malvinas tahun 1982.
Film dokumenter terbaru berjudul The Match menjadi salah satu karya olahraga yang mencuri perhatian di Festival Film Cannes pada 12-23 Mei 2026 di Kota Cannes, Prancis.
Dokumenter produksi Disney ini mengangkat kembali laga legendaris perempat final Piala Dunia 1986 antara Argentina melawan England, pertandingan yang hingga kini masih dianggap sebagai salah satu duel paling emosional dalam sejarah sepak bola dunia.
Disutradarai oleh Juan Cabral dan Santiago Franco, film ini tidak hanya membahas sepak bola semata. The Match mencoba menggali lapisan sejarah, politik, dan emosi yang melatarbelakangi pertandingan tersebut, terutama hubungan panas antara Argentina dan Inggris setelah Perang Falklands atau Malvinas tahun 1982.
Laga yang dimainkan di Stadion Azteca, Meksiko, pada 22 Juni 1986 itu memang lebih dari sekadar pertandingan sepak bola. Di mata banyak orang Argentina, duel tersebut menjadi simbol pembalasan emosional atas kekalahan mereka dalam perang melawan Inggris beberapa tahun sebelumnya.
Sementara bagi publik Inggris, pertandingan itu dikenang karena dua momen ikonik dari Diego Maradona: gol kontroversial “Hand of God” dan gol solo spektakuler yang kemudian disebut sebagai “Goal of the Century”.

Dikutip dari IMDB, film ini menggunakan rekaman arsip langka untuk merekonstruksi atmosfer pertandingan secara mendalam. Tidak hanya menampilkan cuplikan pertandingan, dokumenter ini juga menghadirkan narasi sejarah mengenai hubungan panjang kedua negara yang disebut telah dipenuhi ketegangan selama lebih dari dua abad.
Narasi film dibawakan oleh Gary Lineker dan Jorge Valdano, dua sosok yang memiliki keterkaitan langsung dengan pertandingan tersebut. Lineker merupakan pencetak gol Inggris dalam laga itu, sementara Valdano adalah salah satu pemain penting Argentina saat menjuarai Piala Dunia 1986.
Kehadiran The Match di Festival Film Cannes 2026 juga cukup menarik perhatian. Film dokumenter jarang mendapat tempat di bagian Cannes Premiere, sehingga masuknya film ini dianggap sebagai sinyal kuat mengenai kualitas produksinya.
Sejumlah ulasan awal menyebut dokumenter ini bukan hanya menarik bagi penggemar sepak bola, tetapi juga bagi penonton umum yang tertarik pada sejarah dan hubungan politik antarnegara.
Selain menyoroti rivalitas dan konflik, film ini juga memperlihatkan bagaimana sepak bola mampu menjadi medium yang menyatukan emosi kolektif suatu bangsa. Di tengah luka perang dan tensi politik, pertandingan itu berubah menjadi simbol kebanggaan, dendam, sekaligus romantisme olahraga.
Disney dikabarkan akan merilis The Match secara global pada musim panas 2026, bertepatan dengan atmosfer Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada, 11 Juni-19 Juli mendatang.
Kehadiran dokumenter ini diprediksi akan menghidupkan lagi perdebatan lama tentang “Hand of God”, kejayaan Maradona, hingga makna sebenarnya dari pertandingan bersejarah tersebut.