TVRINews - Moskow, Rusia

Turnamen Piala Dunia 2018 mencatat fakta unik, tidak ada tim Afrika yang lolos ke babak 16 besar dan fair play menjadi penentu lolosnya Jepang ke babak tersebut.

Piala Dunia 2018 yang berlangsung dari 14 Juni hingga 15 Juli 2018 menjadi salah satu edisi paling penuh kejutan dalam sejarah sepak bola modern. Digelar di Rusia, turnamen ini menghadirkan perpaduan drama, kejutan besar, dan kemunculan bintang-bintang baru, hingga akhirnya dimenangkan oleh Prancis.

Fase grup langsung menyajikan cerita tak terduga. Juara bertahan Jerman tersingkir secara mengejutkan setelah kalah 0-2 dari Korea Selatan. Di sisi lain, Argentina harus berjuang hingga laga terakhir untuk lolos.

Mereka memastikan tiket 16 besar lewat kemenangan dramatis 2-1 atas Nigeria berkat gol telat Marcos Rojo. Sementara itu, Jepang mencatat sejarah dengan lolos berkat aturan fair play, unggul selisih kartu dari Senegal.

Memasuki babak 16 besar, tensi pertandingan meningkat tajam. Duel antara Prancis dan Argentina menjadi salah satu laga terbaik turnamen, berakhir 4-3 dengan penampilan gemilang Kylian Mbappe.

Tuan rumah Rusia menciptakan kejutan besar dengan menyingkirkan Spanyol lewat adu penalti. Di laga lain, Brasil tampil solid dengan mengalahkan Meksiko 2-0. Sementara itu, Belgia membalikkan keadaan secara dramatis saat menang 3-2 atas Jepang melalui gol di detik terakhir tanpa perpanjangan waktu.

Babak perempat final mempertemukan tim-tim terbaik dengan dominasi Eropa yang semakin terlihat. Brasil akhirnya tersingkir setelah kalah 1-2 dari Belgia, sementara Prancis melaju usai menundukkan Uruguay. Di semifinal, Prancis mengalahkan Belgia, sedangkan Kroasia menyingkirkan Inggris melalui perpanjangan waktu untuk mencapai final pertama mereka.

Partai puncak di Stadion Luzhniki mempertemukan Prancis dan Kroasia dalam laga penuh gol. Prancis menang 4-2 melalui kontribusi Antoine Griezmann, Paul Pogba, dan Mbappe, serta satu gol bunuh diri dari Mario Mandzukic. Kemenangan ini memastikan gelar Piala Dunia kedua bagi Prancis setelah 1998.

Turnamen ini juga dikenang karena penggunaan teknologi VAR (Video Assistant Referee) untuk pertama kalinya secara penuh di Piala Dunia. Selain itu, tidak ada satu pun tim Afrika yang lolos dari fase grup, serta aturan fair play yang untuk pertama kalinya menentukan nasib tim di klasemen akhir.

Dari fase grup hingga final, Piala Dunia 2018 menyajikan cerita lengkap: kejatuhan sang juara bertahan, kebangkitan tim-tim baru, hingga lahirnya bintang muda seperti Mbappe. Sebuah turnamen yang bukan hanya soal siapa yang menang, tetapi juga tentang bagaimana sepak bola terus menghadirkan kejutan dalam tiap momennya.