Kanada menawarkan suporter Italia penukaran jersei setelah tim nasional mereka gagal ke Piala Dunia 2026. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Toronto, Kanada
Fokus utama kampanye ini adalah menyatukan loyalitas warga dari berbagai latar belakang sejarah untuk berdiri di belakang tim nasional Kanada pada Piala Dunia 2026.
Federasi Sepak Bola Kanada (Canada Soccer) melakukan upaya diplomasi olahraga yang cukup unik dan menarik perhatian pada Sabtu (4/4/2026). Mereka mencoba memikat komunitas diaspora Italia di Toronto agar bersedia menanggalkan jersei biru demi mendukung tim tuan rumah saat Piala Dunia 2026.
Langkah ini dilakukan sebagai respons atas tragedi sepak bola yang kembali menimpa tim nasional Italia pada babak kualifikasi beberapa hari lalu. Gli Azzurri harus menelan pil pahit karena dipastikan absen untuk ketiga kalinya secara berturut-turut dalam ajang paling bergengsi di dunia tersebut.
Kegagalan yang sangat menyakitkan itu terjadi setelah Italia takluk dari Bosnia dan Herzegovina melalui drama adu penalti yang menegangkan. Kekalahan di final play-off zona Eropa tersebut seketika memupus harapan para penggemar untuk melihat sang juara dunia empat kali beraksi kembali.
Padahal, skenario awal menempatkan Italia pada posisi yang sangat menarik seandainya berhasil mengamankan tiket putaran final Piala Dunia 2026. Gianluigi Donnarumma serta kolega akan menghuni Grup B bersama Kanada, Qatar, dan Swis.
Piala Dunia 2026 merupakan edisi spesial karena Kanada akan bertindak sebagai salah satu penyelenggara utama pesta sepak bola tersebut. Mereka mengemban tanggung jawab sebagai tuan rumah bersama dengan dua negara tetangganya, yakni Amerika Serikat dan Meksiko.
Guna membangkitkan euforia lokal, sebuah acara khusus digelar di kawasan ikonik yang dikenal sebagai pemukiman warga keturunan Italia di Toronto. Selama berjam-jam, para penggemar terlihat antusias mengantre di luar sebuah kedai kopi di lingkungan Little Italy.
Para warga yang datang dengan loyalitas tinggi tersebut terlihat membawa seragam kebanggaan yang berwarna biru khas tim nasional Italia. Mereka rela mengantre panjang hanya untuk mendapatkan kesempatan menukarkan jersei biru atau putih tersebut dengan atribut baru tim nasional Kanada.
Momen penukaran ini menjadi simbol transisi dukungan dari negara asal menuju negara tempat mereka kini membangun kehidupan. Meski mendapatkan seragam baru berwarna merah, para penggemar tetap diberikan kebebasan untuk tetap menyimpan jersei asli tim nasional Italia milik mereka.
Pesan yang ingin disampaikan adalah bahwa dukungan terhadap Kanada tidak berarti harus menghapus rasa cinta pada tanah leluhur. Paulo Senra selaku Chief Communications Officer, Canada Soccer, menegaskan pentingnya peran komunitas dalam sejarah panjang perkembangan sepak bola nasional di sana.
"Sepak bola di Kanada telah dibangun oleh generasi pemain, penggemar, dan komunitas termasuk warga Kanada-Italia yang telah membantu menghidupkan gairah bagi permainan kami," kata Senra dikutip The Provice.
Pihak federasi sangat menyadari banyak warga Kanada yang memiliki ikatan emosional mendalam terhadap sejarah sepak bola negara asalnya. Namun, mereka berharap kali ini seluruh elemen warga bisa bersatu di bawah satu bendera demi menyukseskan gelaran Piala Dunia 2026.
Target utama dari kampanye ini adalah mengajak setiap warga Kanada agar ikut bergabung dalam momentum besar yang sedang dibangun. Senra memberikan penegasan identitas nasional saat ini harus menjadi prioritas utama bagi seluruh pencinta sepak bola di tanah Kanada.
"Kami ingin setiap warga Kanada—tidak peduli loyalitas historis mereka—untuk bergabung dalam momentum di sekitar tim nasional pria kami. Karena kali ini, ini adalah Kanada," ungkap Senra dengan penuh harap.
Fakta sosiologis menunjukkan pengaruh komunitas Italia di negara tersebut memang sangat signifikan dan tidak bisa dipandang sebelah mata. Berdasarkan data sensus pada 2021, tercatat ada sekitar 1,5 juta orang keturunan Italia yang kini menetap secara permanen di wilayah Kanada.
Angka tersebut mencerminkan sekitar 4,3 persen dari total populasi negara, dengan lebih dari 80 persen bermukim di wilayah Ontario dan Quebec. Dengan besarnya populasi tersebut, dukungan dari diaspora Italia dianggap sebagai kunci utama untuk memerahkan atmosfer stadion pada Piala Dunia 2026.