TVRINews - Jakarta, Indonesia

Sebagai pemegang hak siar resmi, TVRI akan menayangkan seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 melalui siaran terestrial digital yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat Indonesia.

TVRI memanfaatkan momentum kegiatan Fun Walk “Bola Gembira” di kawasan Car Free Day (CFD) Dukuh Atas, Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Minggu (5/4/2026), sebagai sarana edukasi bagi masyarakat terkait cara mengakses siaran Piala Dunia 2026. Di sela rangkaian acara yang berlangsung meriah, panduan ini disampaikan agar publik dapat menikmati seluruh pertandingan tanpa kendala teknis.

Kegiatan Fun Walk “Bola Gembira” yang dihadiri berbagai kalangan dan dibuka oleh Plt Dirut TVRI, Rika Damayanti, digelar untuk menyambut Piala Dunia 2026 yang akan berlangsung pada 11 Juni hingga 19 Juli 2026 di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. 

Momen ini pun dimanfaatkan untuk menyampaikan informasi penting kepada masyarakat. Ketua Tim Pelaksana dan Pengendali Humas dan Protokol TVRI, Roosita Dewi Soeroso, menegaskan bahwa sosialisasi ini merupakan bagian dari komitmen TVRI sebagai pemegang hak siar resmi.

“Sebagai pemegang hak siar resmi Piala Dunia 2026, TVRI berkomitmen menghadirkan tayangan yang dapat diakses secara luas oleh masyarakat Indonesia. Melalui siaran terestrial nasional dan dukungan literasi siaran digital, kami ingin memastikan setiap keluarga dapat menikmati seluruh pertandingan dengan mudah dan nyaman,” ujar Roosita.

Sebagai pemegang hak siar resmi, TVRI akan menayangkan seluruh pertandingan Piala Dunia 2026 melalui siaran terestrial digital yang dapat diakses secara gratis oleh masyarakat di seluruh Indonesia. Karena itu, kesiapan perangkat televisi menjadi hal penting yang terus disosialisasikan dalam berbagai kesempatan, termasuk di CFD ini.

Dalam penyampaian kepada warga yang berada di CFD Sudirman, pihak TVRI menjelaskan bahwa pengguna televisi digital cukup melakukan pemindaian ulang (auto scan) untuk menangkap saluran TVRI Nasional dan TVRI Sport. 

Sementara itu, bagi masyarakat yang masih menggunakan televisi analog, diperlukan perangkat tambahan berupa Set Top Box (STB) agar dapat menerima siaran digital dengan kualitas yang lebih optimal.

Selain itu, masyarakat juga diberikan panduan praktis agar siaran dapat diterima dengan baik. Antena televisi perlu dipastikan terpasang dengan benar dan diarahkan ke pemancar terdekat. 

Selanjutnya, pengguna diminta menyalakan televisi dan STB (untuk TV analog), lalu menghubungkannya menggunakan kabel HDMI atau RCA sesuai tipe perangkat.

Pengguna kemudian perlu memilih sumber input yang sesuai pada televisi, serta mengatur wilayah dengan memasukkan nama kota atau kode pos. 

Pengaturan ini membantu perangkat dalam menangkap sinyal secara optimal. Pihak TVRI juga menyarankan untuk mengaktifkan fitur LCN (Logical Channel Number) agar susunan kanal tersusun otomatis.

"Langkah terakhir adalah menjalankan fitur Auto Scan hingga proses pemindaian selesai sepenuhnya. Setelah mencapai 100 persen, saluran TVRI Nasional dan TVRI Sport akan muncul dan siap digunakan untuk menyaksikan seluruh pertandingan," kata Gempur, salah satu kru TVRI, menjelaskan dari panggung.

Sosialisasi yang disampaikan secara ringan di tengah kegiatan CFD ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap siaran digital. Dengan demikian, masyarakat dapat menikmati pengalaman menonton Piala Dunia 2026 dengan kualitas gambar yang lebih jernih, suara yang stabil, serta akses yang semakin mudah.

Melalui langkah ini, TVRI menegaskan komitmennya sebagai lembaga penyiaran publik untuk menghadirkan akses siaran yang merata. Sekaligus, memastikan seluruh masyarakat Indonesia tidak ketinggalan momen penting dari ajang sepak bola terakbar di dunia yang diikuti 48 negara tersebut.