TVRINews – Teheran, Iran

Pemerintah Iran menilai sikap Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, berlawanan dengan apa yang diwajibkan oleh FIFA kepada tuan rumah Piala Dunia.

Timnas Iran masih menanti jaminan keamanan dari FIFA terkait keikutsertaan di Piala Dunia 2026. Menteri Olahraga Iran, Ahmad Donyamali, mengatakan hingga saat ini pihaknya belum mendapat jawaban resmi dari otoritas tertinggi sepak bola dunia tersebut terkait permintaan memindahkan lokasi pertandingan dari Amerika Serikat ke Meksiko.

Team Melli, julukan Iran, tergabung dalam Grup G bersama Belgia, Mesir, dan Selandia Baru yang seluruh pertandingannya digelar di Amerika Serikat. Sejak awal penetapan jadwal oleh FIFA, semuanya masih baik-baik saja. Namun, situasi berubah setelah adanya serangan udara yang dilakukan Amerika Serikat dan Israel ke wilayah Teheran pada akhir Februari lalu.

Awalnya, Donyamali menegaskan Iran akan menarik diri dari Piala Dunia 2026 karena tidak bersedia bermain di Amerika Serikat. Kemudian ia mengubah sikap dengan meminta perpindahan lokasi pertandingan setelah Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyarankan Iran untuk tidak datang ke negaranya dengan alasan keamanan.

Dalam beberapa kesempatan, FIFA telah menegaskan sikapnya untuk menjalankan Piala Dunia 2026 sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Hal itu dapat diartikan bahwa permintaan Iran untuk memindahkan lokasi pertandingan pada Piala Dunia 2026 ditolak.

Donyamali mengaku pihaknya belum menerima tanggapan dari FIFA terkait permintaan tersebut. Sampai saat ini mereka masih menanti jawaban karena ingin memastikan keamanan anggota tim Iran di Piala Dunia 2026 terjamin.

"Permintaan kami kepada FIFA untuk memindahkan pertandingan Iran dari Amerika Serikat ke Meksiko masih berlaku, tetapi kami belum menerima tanggapan. Jika diterima, partisipasi Iran di Piala Dunia akan terjamin," kata Donyamali, dikutip dari Anadolu, Minggu (5/4/2026).

Donyamali mengkritik pernyataan Trump terkait keselamatan Iran jika datang ke Amerika Serikat. Ia menilai sikap tersebut sangat berlawanan dengan apa yang diwajibkan oleh FIFA kepada negara tuan rumah Piala Dunia, yakni menjamin keamanan setiap tim peserta.

"Keamanan tim nasional mana pun yang berpartisipasi dalam Piala Dunia di luar negeri harus dijamin oleh FIFA. Jika tidak, FIFA seharusnya tidak mengizinkan pertandingan Piala Dunia dimainkan di Amerika Serikat," tuturnya.

Ia menambahkan, dalam situasi seperti saat ini, kemungkinan Iran tetap berpartisipasi di Piala Dunia 2026 dengan bermain di Negeri Paman Sam sangat rendah. Namun, jika jaminan keamanan diberikan, pemerintah akan mengambil keputusan lanjutan.