FIFA diminta memastikan keamanan tim peserta Piala Dunia 2026 Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews – Jakarta
Halftime show final Piala Dunia 2026 menghadirkan sejumlah penyanyi papan atas.
Halftime show final Piala Dunia 2026 kembali menjadi sorotan. Hiburan yang dipersiapkan untuk mengisi jeda babak pertama tersebut diperkirakan bakal menghabiskan waktu lebih lama dari biasanya.
Dalam penyelenggaraan halftime show final Piala Dunia 2026, FIFA menggandeng organisasi advokasi internasional Global Citizen. Vokalis Coldplay, Chris Martin, dipercaya sebagai kurator yang menyusun jajaran penampil dalam pertunjukan tersebut.
FIFA menginisiasi halftime show pada final Piala Dunia 2026 dengan tujuan memberi sensasi baru kepada pecinta sepak bola. Sejumlah penyanyi papan atas seperti Shakira, Justin Bieber, BTS, dan Madonna dipersiapkan tampil dalam momen bersejarah ini.
Akan tetapi, kebijakan FIFA ini kemungkinan akan membuat peraturan pertandingan sepak bola berubah. Sesuai yang telah ditetapkan International Football Association Board (IFAB), jeda babak pertama berdurasi maksimal 15 menit.
Berdasarkan laporan The Athletic, FIFA menargetkan jeda babak pertama final Piala Dunia 2026 tidak akan berlangsung lebih dari 20 menit. Sebelumnya, FIFA juga menyebut durasi pertunjukan halftime show diperkirakan sekitar 11 menit.
Artinya, panitia penyelenggara menargetkan proses pemasangan dan pembongkaran panggung di lapangan New York New Jersey Stadium dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari sembilan menit. Hal ini menjadi tantangan tersendiri karena panggung akan dibangun langsung di atas lapangan sesaat setelah babak pertama berakhir.
Sebagai perbandingan, halftime show pada final Piala Dunia Antarklub tahun lalu yang menampilkan Tems, J Balvin, dan Doja Cat berlangsung sekitar 24 menit. Namun, pertunjukan tersebut digelar di panggung yang berada di tribun, bukan di tengah lapangan seperti yang direncanakan pada final Piala Dunia 2026.
Rencana tersebut juga memunculkan kekhawatiran terkait dampaknya terhadap kondisi fisik para pemain. Berbeda dengan Super Bowl yang memang memiliki jeda babak pertama lebih panjang, sepak bola mengandalkan ritme permainan dan stamina pemain sepanjang 90 menit. Tambahan waktu istirahat beberapa menit dikhawatirkan dapat memengaruhi jalannya pertandingan.
Sejumlah stasiun televisi bahkan memilih tidak menayangkan halftime show. BBC, misalnya, memutuskan tetap mempertahankan format tradisional dengan menghadirkan analisis pertandingan selama jeda babak pertama, alih-alih menyiarkan pertunjukan musik tersebut.