Duel final Piala Dunia 2022 di Stadion Lusail, Qatar, menghadirkan Argentina melawan Prancis yang berlangsung panas. (TVRI/Grafis/Dede Mauladi) Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - New York, Amerika Serikat
Sejarah final antara wakil Eropa dan Amerika Latin dimulai pada Piala Dunia 1958 di Swedia. Saat itu, Brasil mengalahkan tuan rumah Swedia dengan skor 5-2.
Final Piala Dunia 2026 kembali menghadirkan duel klasik antara dua kekuatan terbesar sepak bola dunia, yakni Amerika Latin dan Eropa.
Argentina sebagai juara bertahan akan menghadapi Spanyol di partai puncak, sekaligus melanjutkan rivalitas antarbenua yang telah menjadi bagian penting dalam sejarah Piala Dunia selama hampir tujuh dekade.
Laga di New York New Jersey Stadium, Minggu (19/7/2026) waktu setempat, menjadi final ke-12 yang mempertemukan wakil CONMEBOL melawan UEFA.
Menurut data FIFA, dari 11 final sebelumnya yang telah dimainkan, negara-negara Amerika Latin masih unggul dengan delapan kemenangan, sementara Eropa baru tiga kali keluar sebagai juara dalam duel langsung melawan rivalnya tersebut.
FIFA mencatat, dominasi Amerika Selatan dalam laga final lintas benua ini masih sangat terasa hingga saat ini.
Menariknya, final 2026 juga menjadi pertemuan pertama Argentina dan Spanyol di partai puncak Piala Dunia. Kedua negara sama-sama pernah mengangkat trofi Jules Rimet maupun FIFA World Cup Trophy, tetapi belum pernah saling berhadapan untuk memperebutkan gelar juara dunia.
Dimulai dari Swedia
Sejarah final antara Eropa dan Amerika Latin dimulai pada Piala Dunia 1958 di Swedia. Saat itu, Brasil yang diperkuat Pele muda menghancurkan tuan rumah Swedia dengan skor 5-2 untuk merebut gelar dunia pertama mereka.
Empat tahun kemudian, Brasil kembali menunjukkan dominasinya dengan mengalahkan Cekoslowakia 3-1 di final Piala Dunia 1962.
Keperkasaan Selecao berlanjut pada edisi 1970 di Meksiko ketika mereka menaklukkan Italia 4-1 melalui penampilan yang hingga kini masih dianggap sebagai salah satu tim terbaik sepanjang sejarah sepak bola.
Argentina kemudian membuka lembaran sejarahnya sendiri. La Albiceleste menjadi juara dunia pertama kali pada 1978 setelah mengalahkan Belanda 3-1 lewat babak tambahan waktu di Buenos Aires.
Delapan tahun berselang, tim yang dipimpin Diego Maradona menundukkan Jerman Barat 3-2 dalam final dramatis Piala Dunia 1986 di Meksiko.
Namun, Jerman Barat membalas kekalahan itu pada final 1990 di Italia. Gol penalti Andreas Brehme membawa Der Panzer menang 1-0 atas Argentina dan menjadi tim Eropa pertama yang mengalahkan wakil Amerika Latin dalam final Piala Dunia.
Brasil kembali mempertegas supremasi Amerika Selatan pada 1994. Setelah bermain imbang tanpa gol melawan Italia di Pasadena, Selecao menang 3-2 melalui adu penalti dan mengangkat trofi dunia keempat mereka.
Dua final berikutnya menjadi milik Eropa. Prancis mengalahkan Brasil 3-0 pada final 1998 di Paris melalui dua gol Zinedine Zidane, sebelum Brasil bangkit pada 2002 dengan menaklukkan Jerman 2-0 berkat dua gol Ronaldo di Yokohama.
Dominasi Eropa kembali terlihat pada final 2014 ketika Mario Gotze mencetak gol kemenangan Jerman atas Argentina pada babak tambahan waktu.
Delapan tahun kemudian, Argentina akhirnya membalas dengan menjuarai Piala Dunia 2022 setelah mengalahkan Prancis lewat adu penalti dalam laga yang banyak disebut sebagai salah satu final terbaik sepanjang sejarah.
Terulang di Final Piala Dunia 2026
Kini, sejarah kembali ditulis pada Piala Dunia 2026. Argentina berpeluang memperlebar dominasi Amerika Latin menjadi sembilan kemenangan dalam final melawan wakil Eropa sekaligus mempertahankan gelar juara dunia.
Sebaliknya, Spanyol mengincar trofi dunia kedua mereka sekaligus memperkecil ketertinggalan Eropa dalam rivalitas lintas benua tersebut.
Apa pun hasilnya nanti, final Argentina kontra Spanyol akan menambah satu bab penting dalam sejarah panjang duel Eropa versus Amerika Latin di panggung terbesar sepak bola dunia.
11 Final Piala Dunia yang Mempertemukan Wakil Eropa dan Amerika Latin
- 1958 Brasil 5-2 Swedia
- 1962 Brasil 3-1 Cekoslowakia
- 1970 Brasil 4-1 Italia
- 1978 Argentina 3-1 (aet) Belanda
- 1986 Argentina 3-2 Jerman Barat
- 1990 Argentina 0-1 Jerman Barat
- 1994 Brasil 0-0 Italia (Brasil menang adu penalti 3-2)
- 1998 Brasil 0-3 Prancis
- 2002 Brasil 2-0 Jerman
- 2014 Argentina 0-1 (aet) Jerman
- 2022 Argentina 3-3 Prancis (Argentina menang adu penalti 4-2)