TVRINews - New York, Amerika Serikat

Jurgen Klopp menyatakan kepada media Jerman bahwa dirinya siap melatih Die Mannschaft meski memang ada tahapan yang harus diselesaikan terkait tugasnya di Red Bull.

Jurgen Klopp menjawab kabar tentang kemungkinan dirinya melatih Timnas Jerman. Pria yang saat ini tengah bekerja sebagai analis atau ahli di MagentaTV selama turnamen Piala Dunia 2026 ini berlangsung, menyampaikan situasi yang belakangan ini terus bergulir, khususnya dari sisi dirinya yang disebut-sebut sebagai calon kuat menangani Die Mannschaft.

“Saya siap," kata Jurgen Klopp, dalam wawancaranya dengan media Jerman, Bild, hari ini di New York, Amerika Serikat, terkait kemungkinan dirinya melatih Timnas Jerman. Mantan pelatih Liverpool ini memang menjadi sosok yang belakangan semakin dicari oleh pers Jerman dan Eropa lainnya yang saat ini berada di Amerika Serikat dalam peliputan Piala Dunia 2026.

Pria yang pada 16 Juni lalu genap berusia 59 tahun itu menyatakan bahwa saat ini kabar tentang menjadi pelatih Timnas Jerman terus berlangsung. Hanya, semuanya masih membutuhkan waktu. Termasuk situasi kontraknya bersama Red Bull.

Setelah meninggalkan Liverpool, Jurgen Klopp memang memiliki jabatan penting di Red Bull yaitu sebagai Kepala Sepak Bola Global di Red Bull. Dengan posisi tersebut, dia mengawasi visi dan pengembangan sepak bola di seluruh jaringan multi-klub (termasuk RB Leipzig, Red Bull Salzburg, New York Red Bulls, dan Red Bull Bragantino).

Alih-alih menjadi pelatih, ia memberi nasihat kepada direktur olahraga, mencari bakat, dan membantu mengembangkan pelatih. Namun demikian, posisi tersebut kemungkinan bisa ditinggalkan, asalkan memang ada izin dari petinggi Red Bull yaitu Oliver Mintzlaff.

“Ya, pembicaraan memang telah dimulai, dan saya rasa masuk akal bagi saya sebagai orang yang belakangan ini banyak dibicarakan untuk menyampaikan pendapat saya. Saya ingin melakukannya di sini karena ini bukan situasi yang mudah. ​​Saya memiliki pemimpin di Red Bull, tempat di mana saya sangat senang bekerja," kata Jurgen Klopp yang resmi bergabung ke Red Bull pada Januari 2025 lalu.

"Saya memiliki tim yang bekerja sama dengan saya dengan sangat erat di sana (Red Bull). Orang-orang yang telah saya kenal dengan sangat baik selama hampir dua tahun. Dan Anda tidak akan begitu saja melepaskan hal seperti itu, atau setidaknya saya tidak akan melakukan sikap seperti itu.”

Jerman dalam situasi yang kini tanpa pelatih setelah Julian Nagelsmann mundur dari jabatannya. Kekalahan Jerman dari Paraguai dalam 32 besar Piala Dunia 2026 memang membuat tim nasional ini kembali disorot. Setelah juara Piala Dunia 2014, Jerman gagal di tiga Piala Dunia selanjutnya: 2018, 2022, dan 2026. Selain Joachim Low yang membawa Jerman juara di 2014 namun gagal di 2018, Jerman kemudian di bawah kepelatihan Hansi Flick dan Julian Nagelsmann.

Tapi, harapan untuk membawa Jerman bersaing tidak terwujud. Di Piala Dunia 2026 ini, mereka sudah tersingkir di fase 32 besar, sebuah hasil yang di luar harapan bagi publik sepak bola yang telah meraih empat gelar Piala Dunia ini. Julian Nagelsmann kemudian mundur dari jabatannya pada Jumat (3/7/2026) lalu.

Perkembangan tersebut semakin menempatkan Jurgen Klopp memiliki posisi yang kuat untuk menjadi pelatih baru Die Mannschaft. Bagi Jurgen Klopp, untuk saat ini dia hanya melihat bahwa menangani Timnas Jerman merupakan tantangan yang menarik.

"Di sisi lain, ada peluang yang sangat, sangat menarik, peluang yang sangat penting, tentang pekerjaan atau posisi sebagai pelatih tim nasional. Saya tidak bisa tidak mengatakan 'Saya jelas tertarik'. Tetapi tentu saja, situasi saat ini harus didiskusikan dengan Oliver Mintzlaff, terkait kontak pertama saya," kata Jurgen Klopp, yang membawa Liverpool juara Liga Inggris 2019-2020.

Pria yang juga sukses bersama Borussia Dortmund ini menegaskan bahwa langkah pertama adalah Red Bull menyetujui. "Saya percaya mereka akan menyetujui, melalui Oliver Mintzlaff. Namun, hal itu terlalu dini dibicarakan. Saya tidak menyangka Timnas Jerman bisa mengalami hasil seperti ini. Saya terus berdoa untuk tim nasional Jerman, berharap segalanya akan berjalan lebih baik."

Masih menurut Bild, para petinggi Federasi Sepak Bola Jerman (DFB), termasuk Presiden Bernd Neuendorf dan CEO Bundesliga Hans-Joachim Watzke, berencana melakukan penerbangan ke Amerika Serikat dalam sepuluh hari ke depan.

Di sana, mereka bermaksud untuk mengadakan pembicaraan dengan Jurgen Klopp secara langsung dan bertukar pandangan masing-masing. Mereka akan mengunjungi Jurgen Klopp yang bekerja di MagentaTV dan memiliki kantor pusat Piala Dunia di New York. Studio TV tersebut terletak tepat di One World Trade Center di Lower Manhattan.

Dengan demikian, menurut pemberitaan pers Jerman tersebut, jika memang Timnas Jerman membutuhkan Jurgen Klopp, dia siap. Jurgen Klopp tertarik dengan prospek memimpin negaranya ke Piala Eropa 2028, yang akan diadakan di Inggris Raya. Dan, tentu dia sudah mengenal negeri tersebut dengan sejarahnya bersama Liverpool dari 2015 hingga 2024.

Yang juga perlu diklarifikasi adalah pembebasannya dari Red Bull. Sebagai Kepala Sepak Bola Global, Jurgen Klopp masih memiliki kontrak hingga 2029. Tidak ada klausul pelepasan tertulis. Oleh karena itu, perpindahan ke posisi pelatih tim nasional membutuhkan persetujuan dari bos Red Bull yang berusia 50 tahun, Oliver Mintzlaff.