Penyerang sayap Prancis, Desire Doue. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - Philadelphia, Amerika Serikat
Desire Doue menilai bermain bergantian dengan Bradley Barcola membuat lini serang Prancis semakin kuat.
Pemain sayap Prancis, Desire Doue, menyatakan bahwa laga menghadapi Paraguai di 16 besar Piala Dunia 2026 akan menjadi laga yang sulit. Bukan hanya terkait lawan yang mereka hadapi melainkan juga suhu yang sangat panas, bisa mencapai 40 derajat.
Prancis memang akan bertemu Paraguai di 16 besar. Laga Paraguai vs Prancis akan bergulir Sabtu (4/7/2026) malam ini waktu setempat atau Minggu dini hari yang akan disiarkan langsung TVRI Nasional dan TVRI Sport mulai pukul 03.00 WIB. Prancis lolos ke 16 besar setelah menyingkirkan Swedia sedangkan Paraguai ke fase ini dengan mengalahkan Jerman dalam adu penalti.
Laga Paraguai vs Prancis akan bergulir di Stadion Philadelphia, Amerika Serikat. Pertandingan ini kemungkinan memang akan berlangsung di tengah cuaca panas meski laga sebenarnya digelar pada pukul 4 atau 5 sore waktu setempat. Dan, faktor cuaca yang panas bisa memengaruhi kondisi pemain kedua tim.
"Kami tahu ini bisa menjadi keuntungan atau kerugian bagi kedua tim, tetapi yang pasti laga ini akan sulit. Anda harus banyak minum, dan kami tahu itu terlihat dari kelelahan yang kami alami. Itu membutuhkan energi," kata Desire Doue, dalam konferensi pers Jumat lalu terkait laga ini bersama pelatihnya, Didier Deschamps.
"Saat bermain dalam cuaca panas, Anda lebih banyak berkeringat dan kehilangan lebih banyak air. Terkadang, Anda kurang tajam. Meski demikian, Anda akan terbiasa sedikit demi sedikit. Kami akan siap besok," Desire Doue menambahkan.
Di sisi lain, kehadiran Desire Doue dalam konferensi pers memberikan tanda bahwa kemungkinan besar dia akan kembali bermain dalam starting line-up di pertandingan lawan Paraguai. Ketika mengalahkan Swedia, Didier Deschamps memang melakukan rotasi dengan menempatkan Bradley Barcola di posisi sayap kiri dalam pola 4-2-3-1. Bradley Barcola kemudian berhasil menjawab kepercayaan tersebut dengan sebuah gol.
Namun demikian, Didier Deschamps dapat menurunkan setiap pemain karena dia memiliki skuad dengan kualitas yang setara. Karena itu, tidak menutup kemungkinan bagi Desire Doue untuk kembali lagi bermain sebagai starter di laga lawan Paraguai.
"Di lini serang, kami memiliki pemain terbaik. Pelatih telah membentuk grup yang terdiri dari 16 pemain, dan siapa pun bisa bermain. Saya merasa siap, tetapi saya tidak tahu apakah saya akan bermain. Ini Piala Dunia, dan jika Bradley Barcola yang bermain, dia akan siap seperti saya," kata Desire Doue, bintang klub Paris Saint-Germain.
Sepanjang Piala Dunia 2026 ini, Desire Doue selalu bermain dengan dua di antaranya sebagai starter yaitu di laga lawan Senegal dan menghadapi Norwegia. Dia mencetak satu gol tepatnya saat mengalahkan Norwegia di laga terakhir fase grup, 4-1.
Persaingan atau bergantian bermain dengan Bradley Barcola justru membuat serangan Prancis menjadi lebih kuat dan lengkap. Pemain berusia 21 tahun ini juga menyatakan bahwa dirinya tidak merasakan tekanan tentang Piala Dunia ini.
"Kami tidak merasakan tekanan khusus. Ada tim lain yang juga berambisi menang, dan menjadi favorit. Besok tidak akan menjamin kemenangan bagi kami. Kami harus fokus sejak awal," kata Desire Doue.
Prancis memang memiliki lini serang yang sangat kuat. Ousmane Dembele, Michael Olise, Bradley Barcola, Desire Doue, dan Kylian Mbappe. Mereka adalah barisan penyerang utama tim nasional Prancis. Kapten tim, Kylian Mbappe, menyatakan bahwa koneksi di antara mereka terjalin karena bagian dari rencana tim ini.
"Ini adalah sesuatu yang telah kami persiapkan sehingga kami tiba di sini dengan pemahaman maksimal karena kami menyadari, kami tidak berada di klub," kata Kylian Mbappe setelah kemenangan atas Swedia. "Kami memiliki komunikasi yang sempurna dengan grup, dengan para pemain, dengan staf tentang bagaimana kami dapat meningkatkan dan menjadi kompatibel dalam hal pergerakan antara para penyerang dan anggota tim lainnya."