Estadio Azteca di Mexico City, Meksiko, akan menggelar pertandingan pertama Piala Dunia 2026 pada 11 Juni antara tuan rumah Meksiko melawan Afrika Selatan. Foto: TVRI/Grafis/Mohamad Yusuf
TVRINews - Mexico City, Meksiko
Wali Kota Mexico City, Clara Brugada, akan menerapkan pembatasan akses nobar di sejumlah titik yang diperkirakan kembali dipadati ribuan hingga jutaan pendukung El Tri.
Pemerintah Kota Mexico City memperketat pengamanan dan pengendalian massa menjelang pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Meksiko melawan Inggris yang akan digelar pada Minggu (5/7/2026) waktu setempat di Estadio Azteca.
Langkah tersebut diambil setelah empat orang meninggal dunia dalam perayaan besar-besaran usai kemenangan Meksiko atas Ekuador pada babak sebelumnya.
Wali Kota Mexico City, Clara Brugada, mengatakan pihaknya akan menerapkan pembatasan akses di sejumlah titik nonton bareng (public viewing) yang diperkirakan kembali dipadati ratusan ribu hingga jutaan pendukung El Tri.
Otoritas kota akan membentuk perimeter keamanan di sepanjang Avenida Reforma, lokasi utama tempat ribuan suporter berkumpul untuk menyaksikan pertandingan melalui puluhan layar raksasa yang dipasang di kawasan tersebut.
Brugada menegaskan bahwa sejumlah lokasi ikonik tetap dapat diakses masyarakat, tetapi kapasitas pengunjung akan dibatasi demi alasan keselamatan.
"Akses ke kawasan tersebut, termasuk Monumen Angel of Independence dan Alun-alun Zocalo, akan tetap dibuka untuk umum, tetapi jumlah pengunjung akan dibatasi setelah kapasitas maksimum tercapai," ujar Clara Brugada dalam konferensi pers dikutip dari Reuters, Sabtu (4/7/2026).
Selain membatasi jumlah pengunjung, pemerintah kota juga akan menutup beberapa stasiun metro serta membatasi layanan transportasi umum guna mencegah penumpukan massa.
Sejumlah ruas jalan utama juga akan dikhususkan bagi pejalan kaki agar mobilitas suporter lebih aman selama pertandingan berlangsung.
Imbauan Presiden Meksiko
Antusiasme masyarakat Meksiko memang terus meningkat seiring keberhasilan tim nasional melaju ke fase gugur Piala Dunia 2026.
Pada Selasa malam lalu, sekitar satu juta orang turun ke jalan-jalan di ibu kota untuk merayakan kemenangan dramatis Meksiko atas Ekuador yang memastikan tiket ke babak 16 besar.
Namun, euforia tersebut berubah menjadi tragedi. Menurut keterangan pihak berwenang, tiga korban meninggal akibat berdesakan di tengah kerumunan. Mereka terdiri atas seorang pria berusia 44 tahun serta dua perempuan berusia 19 dan 48 tahun.
Sementara itu, korban keempat sempat dilarikan ke rumah sakit karena mengalami kejang hebat dan pendarahan saluran pencernaan sebelum akhirnya meninggal dunia akibat serangan jantung.
Menanggapi insiden tersebut, Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, mengimbau masyarakat agar merayakan pertandingan secara bertanggung jawab apabila Meksiko berhasil mengalahkan Inggris.
"Kita harus menghindari konsumsi alkohol secara berlebihan, karena setiap kali terjadi pesta perayaan seperti ini dan disertai minuman keras yang berlebihan, berbagai masalah bisa muncul. Termasuk meningkatnya tindak kekerasan yang berkaitan dengan alkohol," kata Sheinbaum dalam konferensi pers rutin pada Jumat (3/7/2026) pagi waktu setempat.
Presiden juga meminta masyarakat untuk tidak memaksakan diri berkumpul di lokasi-lokasi yang sudah penuh sesak. Menurutnya, keselamatan selama perayaan merupakan tanggung jawab bersama antara pemerintah dan para suporter.
"Kita juga harus menghindari kawasan yang terlalu padat. Baik para pendukung maupun pemerintah sama-sama memiliki tanggung jawab untuk memastikan perayaan berlangsung dengan aman," Sheinbaum menambahkan.
Persiapan pertandingan Meksiko kontra Inggris juga sempat diwarnai wacana perubahan jadwal. FIFA dikabarkan mempertimbangkan memajukan waktu kick-off akibat prakiraan cuaca buruk yang berpotensi memicu banjir.
Media lokal melaporkan laga yang semula dijadwalkan berlangsung pukul 18.00 waktu setempat kemungkinan dimulai lebih awal, yakni pukul 12.00 siang waktu setempat.
Namun, FIFA kemudian memastikan pertandingan babak 16 besar Meksiko vs Inggris yang berlangsung di Estadio Azteca tidak mengalami perubahan jadwal.