TVRINews - Manchester, Inggris

Bagi Doku, mendapatkan jersei Messi di laga final adalah kehormatan luar biasa yang melengkapi karier sepak bolanya.

Bintang Manchester City, Jeremy Doku, secara terang-terangan memasang target tinggi untuk membawa Belgia menembus partai puncak Piala Dunia 2026. Ia bahkan memimpikan skenario ideal negaranya melawan juara bertahan, Argentina, dalam laga final tersebut.

Doku tidak menampik motivasi besarnya tersebut berakar dari kekaguman mendalam terhadap sosok megabintang Lionel Messi yang menjadi inspirasi utamanya. Ia merasa kehadiran sosok La Pulga telah memberikan dampak yang luar biasa dalam membentuk gaya permainan dan karier sepak bola profesionalnya hingga saat ini.

Meski kariernya terus meroket hingga bermain di level tertinggi Liga Primer Inggris, Doku ternyata menyimpan sebuah cerita unik mengenai interaksi pribadinya dengan sang idola. Tercatat ia sudah beberapa kali berduel langsung di atas lapangan dengan Messi, tapi sama sekali belum pernah mencoba mendekatinya hanya untuk sekadar bertukar seragam.

Rencana besar kini telah disusun rapi oleh Doku apabila mimpi bertemunya Belgia dan Argentina di final Piala Dunia 2026 benar-benar menjadi kenyataan. Ia berambisi menjadikan momen laga pemungkas tersebut sebagai waktu yang paling tepat untuk meminta jersei bersejarah milik Messi sebagai kenang-kenangan pribadinya.

"Saya selalu menjadi penggemar berat Messi. Saya pernah bermain melawannya dua kali. Namun, saya tidak pernah meminta jerseinya," kata Doku dikutip Sportskeeda.

"Saya bukan tipe orang yang suka meminta jersei. Saya harap kami bermain melawan mereka di Piala Dunia nanti sehingga saya bisa memintanya. Sangat luar biasa jika itu terjadi di final," Doku menambahkan.

Tantangan awal bagi Belgia untuk mewujudkan impian tersebut akan dimulai di babak penyisihan yang tergabung dalam Grup G. Pasukan Rudi Garcia dijadwalkan harus bersaing ketat melawan Mesir, Iran, dan Selandia Baru demi mengamankan satu tiket babak gugur,

Di sisi lain, Argentina yang berstatus sebagai juara bertahan akan memulai kampanye di Grup J dengan ekspektasi tinggi dari publik dunia. Armada Lionel Scaloni tersebut diprediksi tidak menemui hambatan berarti saat menghadapi tantangan dari negara-negara seperti Aljazair, Austria, serta Yordania.

Berdasarkan di atas kertas dan kedalaman skuad yang dimiliki, baik Belgia maupun Argentina sangat difavoritkan untuk melaju sebagai juara di grup masing-masing. Konsistensi permainan di fase awal akan menjadi kunci utama bagi kedua tim sebelum potensi pertemuan yang didambakan oleh Doku dapat terwujud.

Dunia kini menanti apakah ambisi personal dan kolektif Doku mampu bertransformasi menjadi realitas indah di tanah Amerika Utara pada musim panas ini. Jika skenario tersebut berjalan mulus, laga itu bukan hanya sekadar perebutan trofi, melainkan saksi bisu penghormatan seorang murid kepada sang guru di penghujung kariernya.