TVRINews - London, Inggris

Morgan Rogers, Cole Palmer, dan Jude Bellingham bersaing untuk mendapatkan peran nomor 10 di Timnas Inggris.

Pelatih Timnas Inggris, Thomas Tuchel akan memilih satu dari tiga pemain sebagai pemilik nomor 10. Ini tentu tidak akan mudah tapi pada akhirnya harus dilakukan. Tiga pemain tersebut adalah Jude Bellingham, Cole Palmer, dan Morgan Rogers.

Sebenarnya ini pilihan yang mudah karena kepada siapa pun dari ketiga pemain ini nomor 10 diberikan, semuanya cocok dan pantas. Hanya memang, memberikan nomor 10 tersebut kini menjadi sedikit lebih sulit karena sejumlah faktor. Pertama, nomor 10 menjadi salah satu nomor spesial dalam sepak bola.

Nomor 10 identik dengan pemain yang sangat penting dalam sebuah tim. Kedua tentu saja, nomor 10 di sini juga dinilai akan menunjukkan siapa pemain yang akan mengambil peran penting dalam permainan Timnas Inggris di Piala Dunia 2026 nanti. Dan, yang terakhir adalah perkara nomor 10 ini semakin menarik karena berbagai ulasan baik oleh ahli sepak bola Inggris maupun oleh para fan The Three Lions.

Meski ada pemain Inggris lainnya yang juga punya kriteria pantas menyandang nomor ini, tapi banyak yang menilai, nomor 10 tidak akan jauh diberikan kepada tiga pemain ini: Bellingham, Cole Palmer, atau Morgan Rogers. Untuk mereka yang menilai persaingan ini bisa memengaruhi keharmonisan ruang ganti The Three Lions, justru tidak demikian menurut Morgan Rogers.

Bintang klub Aston Villa ini akhirnya menunjukkan bahwa persaingan di antara mereka tidak seperti yang dibayangkan banyak pihak selama ini. "Kami tidak melihatnya seperti itu. Kami membiarkan perdebatan tersebut, tentang siapa yang harus bermain dan di posisi apa. Kami ada untuk memenangi pertandingan demi Inggris. Kami ada di satu tim, kami semua ingin memberikan yang terbaik, kami semua memiliki motivasi itu," kata Morgan Rogers kepada Fourfourtwo, Minggu (26/4/2026) ini.

"Orang memang melihat bahwa saya, Cole Palmer, dan Jude Bellingham bersaing untuk mendapatkan peran nomor 10. Tapi, kami bertiga hanya mencoba membuat masing-masing di antara kami tampil dengan kemampuan terbaik untuk Inggris," kata Morgan Rogers lagi, tersenyum.

Apalagi, baik Morgan Rogers, Jude Bellingham, dan Cole Palmer, ketiganya datang ke sepak bola Inggris dengan status dari generasi yang sama. Usia ketiganya memang tidak berbeda. Morgan Rogers dan Cole Palmer saat ini 23 tahun, sedangkan Jude Bellingham 22 tahun.

Ya, ketiganya memang memiliki jejak yang sama. Mereka sudah bertemu sejak di tim usia 15 tahun. Ketiganya tampil bersama dalam debut di tim junior tersebut pada 2016 menghadapi Turki. Karena itu, boleh jadi meski ada persaingan ketiganya di timnas saat ini, tetapi momen ketiganya bersama-sama berbagi pengalaman justru menyatukan ketiganya dalam pertemanan yang kuat.

"Saya bahkan dapat mengingat momen ketika kami menang 5-2 saat bermain bersama, di momen saat kami pertama kali mengenakan kostum Timnas Inggris. Saya kira, Cole Palmer saat itu yang memberikan asis bagi terciptanya gol pertama saya," kata Morgan Rogers.

Pada pertandingan 17 Desember 2016 itu, kemenangan Timnas Inggris U-15 di bawah asuhan Kevin Betsy, Cole Palmer bermain sebagai penyerang tengah sedangkan Morgan Rogers sebagai penyerang sayap kiri. Jude Bellingham baru diturunkan di menit ke-60.

Pada laga itu pula, masih ada Jamal Musiala yang bersama mereka namun kemudian memilih untuk bermain di tim senior Jerman. Lawan Rusia dalam kemenangan 3-1, gol Cole Palmer asis dari Morgan Rogers di laga 25 April 2017 silam.

"Saya kira, itulah makna dari perjalanan kami: momen, pengalaman. Saya percaya saya telah bermain di setiap kategori usia di timnas jadi saya memahami dan mengerti apa artinya bermain di tim junior bersama-sama. Mengetahui bahwa kami terus bermain bersama setelah bermain di masa lalu, itu sangat menyenangkan," kata Morgan Rogers.

Meski demikian, Morgan Rogers menyatakan bahwa dirinya tentu tidak mengetahui bahwa ketiganya sama-sama berhasil menembus tim senior. "Tentu saja tidak karena ya begitu banyak pemain yang berhasil masuk tim nasional. Namun, itu menunjukkan bahwa generasi muda semakin bagus dan para talenta Inggris semakin baik," dia menambahkan.

Termasuk saat ini, dirinya berada dalam persaingan dengan Cole Palmer dan Jude Bellingham untuk mendapatkan nomor 10 Timnas Inggris. Dan, fakta bahwa ketiganya telah berteman begitu lama membuat persaingan itu lebih mudah.

"Kami semuanya memiliki kualitas yang berbeda, kemampuan dan gaya bermain yang berbeda karena kami juga bermain di klub yang berbeda. Pelatih yang akan membuat keputusan nanti, dan kami akan menerimanya, memperlihatkan kepada dunia apa yang kami bisa lakukan," kata Morgan Rogers lagi.

Bermain Bersama di Timnas Senior

Baik Morgan Rogers, Cole Palmer, dan Jude Bellingham di antara mereka pernah bermain bersama di timnas senior. Cole Palmer dan Jude Bellingham contohnya, total bermain dalam delapan pertandingan bersama dan dari keduanya tercipta satu gol. Momen itu terjadi di final Piala Eropa 2024.

Dalam laga tersebut, Inggris memang kalah dari Spanyol. Namun, Cole Palmer yang masuk dari bangku cadangan berhasil mencetak gol yang dia ciptakan memanfaatkan asis Jude Bellingham.

Sedangkan Morgan Rogers dan Jude Bellingham pernah bermain enam laga bersama-sama di Timnas Inggris. Di era Thomas Tuchel pula, Cole Palmer pernah dua kali bermain bersama dengan Morgan Rogers. Salah satunya saat kalah 0-1 dari Jepang pada 31 Maret 2026. Lalu ada kemenangan 1-0 Inggris atas Andora pada 7 Juni 2025 lalu.

Dalam pertandingan tersebut, bahkan ketiganya diturunkan secara bersama oleh Thomas Tuchel dalam pola 4-2-3-1. Cole Palmer saat itu bermain di belakang Harry Kane, sedangkan Morgan Rogers sebagai penyerang sayap kanan, dan Jude Bellingham sebagai gelandang tengah bersama Jordan Henderson.

Rapor Jude Bellingham, Morgan Rogers, dan Cole Palmer di Timnas Inggris*

Jude Bellingham (Real Madrid)
Laga: 46
Gol: 6
Asis: 10

Morgan Rogers (Aston Villa)
Laga: 13
Gol: 1
Asis: 1

Cole Palmer (Chelsea)
Laga: 14
Gol: 2
Asis: 1

*= hingga laga terakhir Timnas Inggris, lawan Jepang pada 30 Maret 2026