TVRINews - A Coruna, Spanyol

Pelatih Timnas Spanyol, Luis de la Fuente, melakukan banyak rotasi pemain dan memberi kesempatan kepada sejumlah wajah baru dalam uji coba melawan Irak.

Timnas Spanyol harus puas bermain imbang 1-1 melawan Irak dalam laga uji coba menjelang Piala Dunia 2026 di Stadion Riazor, Kamis (4/6/2026) waktu setempat.

Meski mendominasi jalannya pertandingan, La Roja gagal mengamankan kemenangan dalam laga persiapan pertama mereka sebelum bertolak ke Amerika Serikat.

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, melakukan banyak rotasi pemain dan memberi kesempatan kepada sejumlah wajah baru. Ia tidak menurunkan Lamine Yamal, Nico Williams, David Raya, Victor Munoz, Marc Cucurella, Pedri, Fabian Ruiz, Martin Zubimendi, Rodri, dan Mikel Oyarzabal, sehingga La Roja menurunkan susunan pemain inti yang banyak dirotasi.

Sejak awal pertandingan, Spanyol tampil agresif. Peluang pertama datang dari Alex Baena yang melepaskan tembakan dari dalam kotak penalti. Bola sempat melewati sela kaki kiper Irak, Jalal Hassan Basil, namun sang penjaga gawang masih mampu melakukan penyelamatan gemilang.

Gol yang ditunggu tuan rumah akhirnya tercipta menit ke-16. Ferran Torres berhasil memaksimalkan kerja sama apik yang dibangun Borja Iglesias sebelum melepaskan tendangan kaki kiri yang gagal dihentikan kiper Irak. 

Gol tersebut menjadi gol ke-25 Ferran dalam 56 penampilan bersama Timnas Spanyol, membuatnya sejajar dengan Emilio Butragueño sebagai pencetak gol terbanyak ke-8 sepanjang sejarah La Roja.

Namun kejutan terjadi menit ke-27. Merchas Doski menusuk dari sisi kiri dan mencoba mengirim umpan silang ke depan gawang. Bola justru meluncur langsung ke gawang dan mengecoh kiper Joan Garcia, sehingga skor berubah menjadi 1-1.

Babak kedua, De la Fuente langsung melakukan lima pergantian pemain dengan memasukkan Eric Garcia, Sergio Gomez, Jesus Rodriguez, Yeremy Pino, dan Gonzalo. Salah satu peluang terbaik lahir melalui Jesus Rodriguez yang nyaris mencetak gol lewat tendangan silang yang tipis melebar dari gawang Irak.

Kabar baik bagi Spanyol datang pada menit-menit akhir ketika gelandang Mikel Merino kembali bermain setelah sebelumnya menjalani pemulihan cedera.

Sementara itu bek Persib Bandung, Frans Putros, juga ikut andil menjaga pertahanan Irak dari gempuran pemain Spanyol pada babak kedua. Putros turun menit ke-62 menggantikan bek Irak lainnya, Hussein Ali.

Hasil Bukan yang Utama dalam Uji Coba

Usai pertandingan, De la Fuente, mengaku hasil imbang bukan fokus utama dalam laga ini. Menurutnya, pertandingan lebih ditujukan untuk mengukur kondisi fisik dan memberi kesempatan kepada pemain lain.

"Hari ini kami menginginkan pertandingan dengan komponen fisik yang kuat, sesuatu yang membantu para pemain beradaptasi. Fokus kami adalah mendapatkan sensasi permainan dan memberi kesempatan kepada pemain lain," ujarnya dikutip dari media Spanyol, As, Jumat (5/6/2026). 

"Tidak ada cedera, itu sangat penting. Sekarang kami memasuki fase baru dengan intensitas yang lebih tinggi dan lebih banyak pemain yang akan berkontribusi. Besok kami berangkat ke Amerika Serikat dan fokus kami sepenuhnya tertuju ke sana," ujar De la Fuente.

Pelatih berusia 64 tahun itu juga memberikan pujian kepada Irak yang tampil di luar perkiraannya. "Mereka memberi kejutan yang sangat positif. Kami kesulitan menghentikan progres permainan mereka pada babak pertama," ia mengakui. 

"Tiap laga memang sulit, tetapi mereka menunjukkan ritme, intensitas, dan kombinasi permainan yang bagus. Mereka adalah tim yang menarik dengan energi besar. Mereka membuat kami kesulitan."

De la Fuente turut menegaskan bahwa dirinya sudah memiliki gambaran jelas mengenai susunan pemain utama untuk Piala Dunia. "Kami tidak menganggap pertandingan seperti ini sekadar laga persahabatan," ujarnya. 

"Kami memiliki target permainan dan target fisik yang harus dicapai. Ide saya tidak berubah. Kami tinggal 11 hari dari pertandingan pertama dan masih memiliki satu uji coba lagi. Kami sudah jelas mengenai posisi penjaga gawang dan 10 pemain starter lainnya."

Laga ini juga menjadi malam spesial bagi sejumlah pemain muda. Marc Bernal, Jon Martín, Gonzalo, Beñat Turrientes, Javi Guerra, Marc Pubill, Javi Rodriguez, dan Leo Roman menjalani debut senior bersama Timnas Spanyol.

"Mereka semua layak mendapatkan kesempatan ini. Pertandingan ini memungkinkan kami memberi debut kepada pemain yang pantas mendapatkannya. Mereka membantu kami dan merupakan pemain masa depan. Kita akan melihat mereka kembali bersama tim senior dalam waktu dekat."

De la Fuente secara khusus menyoroti penampilan Marc Bernal yang kembali menunjukkan kualitasnya di lini tengah.

"Marc terus menunjukkan kualitas yang dimilikinya. Dia masih sangat muda, tetapi memiliki kepribadian dan kemampuan mengambil keputusan yang baik untuk peran penting sebagai gelandang bertahan," ucapnya. 

"Tapi dia masih harus berkembang, potensinya sangat besar dan bisa menjadi pemain yang sangat penting di masa depan."

Mengenai Mikel Merino, sang pelatih juga menyambut positif kembalinya gelandang tersebut. "Menit bermain Mikel adalah kabar baik. Dia perlu terus menambah beban pertandingan dan sejauh ini merespons dengan sangat baik. Pemain-pemain lain juga akan memberikan kontribusi besar di turnamen ini dan setelahnya," kata De La Fuente.