TVRINews - Jakarta

Kolombia diperkirakan jadi pesaing utama Portugal di Grup K. Los Cafeteros memiliki keseimbangan antara lini pertahanan yang solid dan lini serang yang kreatif.

Pertandingan Portugal melawan Kolombia pada putaran terakhir fase Grup K diprediksi menjadi laga yang paling dinantikan. Duel tersebut mempertemukan dua tim dengan tradisi kuat dan sejumlah pemain bintang yang tampil di kompetisi elite Eropa.

Berikut peta persaingan Grup K Piala Dunia 2026 yang dihuni Portugal, Kolombia, Uzbekistan, dan Republik Demokratik Kongo. Di atas kertas, Portugal menjadi unggulan utama, namun persaingan untuk memperebutkan dua tiket ke fase knock-out atau 32 besar dipastikan berlangsung sengit.

Portugal datang ke turnamen sebagai salah satu kekuatan terbesar Eropa. Tim asuhan Roberto Martinez memiliki skuad yang sangat dalam dengan perpaduan pemain berpengalaman dan generasi muda berbakat. 

Sementara itu, Kolombia kembali tampil di Piala Dunia dengan semangat tinggi setelah menunjukkan performa impresif sepanjang kualifikasi.

Kemudian, Republik Demokratik Kongo hadir sebagai tim yang berpotensi menjadi kuda hitam berkat kekuatan fisik khas pemain Afrika dan kecepatan para pemainnya.

Sedangkan di sisi lain, Uzbekistan membawa status sebagai salah satu wakil Asia yang sedang berkembang pesat. Keberhasilan mereka menembus putaran final menjadi bukti kemajuan sepak bola negara tersebut dalam beberapa tahun terakhir.

Dengan karakteristik berbeda-beda, setiap tim memiliki peluang untuk menciptakan kejutan dan bersaing memperebutkan tempat di fase 32 besar.

Portugal Paling Berpeluang Juara Grup

Portugal menjadi tim yang paling difavoritkan untuk finis di posisi pertama Grup K. Selain memiliki pengalaman panjang di turnamen besar, mereka juga diperkuat pemain-pemain yang bermain di level tertinggi sepak bola Eropa.

Meski era Cristiano Ronaldo sudah mendekati akhir, Portugal tetap memiliki banyak senjata berbahaya. Ronaldo tentunya masih berbahaya, sedangkan nama-nama seperti Bruno Fernandes, Bernardo Silva, Rafael Leao, Joao Neves, Vitinha, hingga Goncalo Ramos membuat kualitas skuad mereka sangat merata di semua lini.

Laga pembuka melawan Republik Demokratik Kongo akan menjadi kesempatan ideal bagi Portugal untuk mengawali turnamen dengan kemenangan. Jika mampu mengamankan tiga poin sejak awal, langkah mereka menuju babak knock-out akan makin terbuka.

Namun Portugal tetap harus berhati-hati. Kolombia dan Uzbekistan bukan lawan yang mudah ditaklukkan. Keduanya memiliki kualitas yang baik untuk memberikan kejutan apabila Portugal tidak tampil dalam performa terbaik.

Selain kualitas individu, pengalaman Portugal tampil dalam berbagai turnamen internasional macam Piala Eropa, UEFA Nations League, maupun Piala Dunia membuat mereka lebih siap menghadapi tekanan dibandingkan rival-rivalnya di Grup K.

Kolombia Kandidat Runner-up, RD Kongo dan Uzbekistan Siap Mengancam

Kolombia diperkirakan menjadi pesaing utama Portugal dalam perebutan posisi dua besar. Los Cafeteros memiliki keseimbangan antara lini pertahanan yang solid dan lini serang yang kreatif.

Mereka masih mengandalkan sejumlah pemain berpengalaman seperti Luis Diaz yang menjadi salah satu penyerang paling berbahaya di Amerika Selatan. Selain itu, dengan kombinasi pemain yang berlaga di kompetisi Eropa dan Amerika Latin, Kolombia juga memiliki kedalaman skuad yang cukup baik untuk bersaing dalam turnamen panjang.

Pertandingan kedua melawan Uzbekistan berpotensi menjadi laga yang menentukan. Jika mampu meraih kemenangan dalam laga tersebut, peluang Kolombia lolos ke fase knock-out akan meningkat secara signifikan.

Meski demikian, Uzbekistan bukan tim yang bisa diremehkan. Mereka datang ke Piala Dunia dengan kepercayaan diri tinggi setelah mencatat sejarah sebagai salah satu tim Asia yang berhasil menunjukkan perkembangan konsisten dalam beberapa tahun terakhir.

Uzbekistan mayoritas memang diperkuat banyak pemain liga lokal, namun bukan berarti tidak memiliki kualitas. Organisasi permainan yang disiplin menjadi salah satu kekuatan utama mereka. Beberapa pemain mereka juga ada yang tampil di Liga Inggris, Turki, hingga liga-liga papan atas Asia.

Bahkan, tim asuhan Fabio Cannavaro ini berpotensi menjadi ancaman serius bagi Kolombia dalam perebutan tiket kedua ke fase knock-out. Dengan gaya bermain yang rapi dan kemampuan bertahan yang cukup baik, Abdukodir Khusanov dan kawan-kawan bisa memanfaatkan setiap kesalahan lawan.

Sementara itu, seperti Uzbekistan, Republik Demokratik Kongo juga berstatus sebagai tim kuda hitam di grup ini. Namun, hal tersebut justru dapat menjadi keuntungan. Mereka bisa tampil tanpa tekanan dan berusaha mencuri poin dari tim-tim favorit.

Kecepatan para pemain sayap macam Cedric Bakambu serta kekuatan fisik menjadi modal utama Republik Demokratik Kongo untuk memberikan perlawanan. 

Jika mampu tampil efektif dalam serangan balik, mereka berpotensi membuat kejutan. Apalagi mayoritas pemain Les Leopards berlaga di kompetisi Eropa macam Liga Spanyol, Inggris, Prancis, Belgia, Yunani, dan lain-lain.

Luis Diaz vs Bruno Fernandes

Dari seluruh pertandingan di Grup K, duel Portugal melawan Kolombia pada laga terakhir fase grup diprediksi menjadi pertandingan paling menarik.

Laga tersebut berpotensi mempertemukan dua pemain kunci tim masing-masing, yaitu Bruno Fernandes dan Luis Diaz. Keduanya memiliki kemampuan untuk mengubah jalannya pertandingan melalui kreativitas, visi bermain, maupun kemampuan mencetak gol.

Portugal akan mengandalkan dominasi penguasaan bola dan kualitas lini tengah mereka. Sebaliknya, Kolombia kemungkinan mengandalkan transisi cepat yang dipimpin Luis Diaz untuk mengancam pertahanan lawan.

Selain duel dua bintang tersebut, pertandingan ini juga berpotensi menjadi penentu posisi akhir klasemen Grup K. Jika kedua tim sama-sama mengumpulkan poin maksimal pada dua laga awal, laga terakhir bisa menentukan siapa yang berhak menjadi juara grup.

Duel Sengit di Putaran Pamungkas

Skenario paling menarik dari Grup K kemungkinan besar baru akan terjawab pada matchday ketiga, saat digelarnya laga Portugal vs Kolombia. Pertandingan ini diprediksi menjadi duel penentu siapa yang berhak keluar sebagai juara grup demi menghindari lawan tangguh di babak 32 besar.

Pada saat yang sama, laga antara RD Kongo vs Uzbekistan juga akan berlangsung. Jika salah satu dari Portugal atau Kolombia terpeleset di dua laga awal, maka pertandingan pamungkas ini akan berubah menjadi laga hidup-mati yang sangat menegangkan bagi keempat tim.

Dengan peta kekuatan yang ada, Portugal dan Kolombia memang di atas kertas diunggulkan untuk melaju ke babak berikutnya. Namun, determinasi tinggi dari RD Kongo serta kedisiplinan Uzbekistan menjamin bahwa tiket kelolosan dari Grup K tidak akan didapatkan dengan mudah.

Ketatnya persaingan membuat Grup K berpotensi jadi salah satu grup paling menarik untuk diikuti pada Piala Dunia 2026. Selecao das Quinas difavoritkan lolos sebagai juara grup, diikuti Kolombia yang meraih tiket kedua. 

Sedangkan persaingan Uzbekistan dan Republik Demokratik Kongo bakal berlangsung ketat hingga pertandingan terakhir, demi mendapatkan satu dari delapan tiket 32 besar melalui jalur peringkat ketiga terbaik fase grup.

Jadwal Lengkap Laga Grup K Piala Dunia 2026

Kamis, 18 Juni: Pukul 00.00 WIB (Houston Stadium, Amerika Serikat) - Portugal vs RD Kongo

Kamis, 18 Juni: Pukul 09.00 WIB (Estadio Azteca, Mexico City, Meksiko) - Uzbekistan vs Kolombia

Rabu, 24 Juni: Pukul 00.00 WIB (Houston Stadium, Amerika Serikat) - Portugal vs Uzbekistan

Rabu, 24 Juni: Pukul 09.00 WIB (Estadio Guadalajara, Meksiko) - Kolombia vs RD Kongo

Minggu, 28 Juni: Pukul 06.30 WIB (Atltanta Stadium, Amerika Serikat) - RD Kongo vs Uzbekistan

Minggu, 28 Juni: Pukul 06.30 WIB (Miami Stadium, Amerika Serikat) - Kolombia vs Portugal