TVRINews - Bogota, Kolombia

Luis Diaz adalah wajah terdepan Kolombia yang ofensif.

Kolombia cukup lama, bahkan mungkin sampai sekarang, identik dengan James Rodriguez. Namun, untuk partisipasi mereka di Piala Dunia 2026, Kolombia mungkin akan melihat peran yang lebih besar pada diri Luis Diaz. Saat James Rodriguez masih harus mencapai performa terbaiknya, Luis Diaz telah memperlihatkan penampilan yahud sepanjang tahun bersama dengan klubnya, Bayern Munchen.

Di musim perdananya, Luis Diaz berandil besar dalam gelar Bundesliga. Dari 32 penampilan di liga, sang sayap mencetak 15 gol. Dari 50 penampilan di semua ajang untuk Bayern, koleksi golnya berjumlah 26 buah.

Munchen praktis menuai puncak karier Luis Diaz dan tergolong beruntung bisa memboyong sayap kiri lincah ini dari Liverpool. Bisa dikatakan nama Luis Diaz meroket saat berada di Merseyside Merah. 

Selama empat musim di Anfield, terutama di dua musim terakhirnya, Diaz menjadi salah satu favorit pendukung Liverpool. Liukan mengundang decak kagum yang berujung pada gol atau asis memberikan gelar Premier League dan Liga Champion bagi The Reds. 

Bila dirunut lagi, Luis Diaz mencuat saat bermain di Porto. Dari tiga musim, pemain bernama lengkap Luis Fernando Diaz Marulanda ini menjadi pujaan publik Do Dragao dengan merasakan dua gelar Primeira Liga dan satu Taca de Portugal. 

Porto berhasil merekrutnya setelah kiprah menjanjikan di Atletico Junior. Diaz meraih sejumlah gelar bersama klub keduanya di Kolombia setelah Barranquila tersebut.


Andalan Ofensif

Setelah penampilan mengesankan di Bayern, Luis Diaz siap meneruskannya pada musim panas nanti. Setelah tampil meyakinkan di kualifikasi, Kolombia akan mencoba menorehkan pencapaian tinggi. Titik tertinggi sementara ini, perempat final di Piala Dunia 2014, akan menjadi patokan. Bila Luis Diaz terus gacor, semifinal dalam horizon Kolombia.

Keberadaan Luis Diaz di Timnas Kolombia segera tampak jelas setelah menarik perhatian saat memperkuat Kolombia U-20 yang tampil di Kejuaraan Amerika Selatan U-20 2017. Panggilan pertamanya ke Kolombia senior datang pada 27 Agustus 2018 untuk uji coba menghadapi Venezuela dan Argentina.

Debutnya tiba pada 11 September 2018. Diaz menggantikan Juan Cuadrado saat Los Cafeteros bermain imbang kacamata melawan Argentina di New Jersey. Gol pertama buat timnas ia ciptakan pada 26 Maret 2019 untuk gol penyeimbang menghadapi Korea Selatan yang sayangnya berakhir dengan kekalahan 1-2.

Luis Diaz masuk ke dalam skuad Kolombia di Copa America 2019. Namun, kiprahnya mengundang perhatian di Copa America 2021, saat mencetak gol pembuka dengan tendangan gunting kala Kolombia kalah 1-2 dari Brasil. Ia mengukir gol lagi di semifinal kontra Argentina meski akhirnya Kolombia kalah dalam adu penalti. Diaz menggoreskan dua gol ke gawang Peru yang memberikan peringkat ketiga. Luis Diaz menjadi top-scorer turnamen Copa America 2021 bersama Lionel Messi.

Perannya untuk Kolombia semakin kentara dengan dua gol ke gawang Brasil di kualifikasi Piala Dunia 2026. Dwigol itu menelurkan kemenangan pertama Los Cafeteros sepanjang sejarah atas Selecao di kualifikasi Piala Dunia.


Kreatif dalam Kekacauan

Lawan Kolombia bakal harus mewaspadai geliat Luis Diaz di sayap kiri. Dengan peran sebagai sayap terbalik (inverted) mengingat kaki kanannya lebih hidup, Diaz akan membuat sibuk sektor kanan pertahanan lawan. Sayatannya bisa menjadi krusial, entah berujung gol tembakan jarak menengah atau asis bagi rekan-rekannya. Dribel yahudnya akan menjadi pemandangan yang dinanti di Amerika Utara nanti.

"Lucho memiliki semacam 'kreativitas kekacauan'. Ia selalu dapat menciptakan sesuatu dari kekacauan. Sebagai seorang bek, saya selalu merasa tidak nyaman menghadapi pemain seperti dirinya karena tidak pernah tahu saya atau dia yang mengendalikan bola. Ia selalu berfokus walau sedang terjatuh dan bisa mengirimkan operan bagus," ucap bos Bayern, Vincent Kompany, di situs klub Bavaria itu.

Tambahkan pula kualitas defensif Diaz yang bakal berguna bagi Los Cafeteros terutama dengan tuntutan Nestor Lorenzo. Ia kerap bertindak sebagai pengganggu pertama kala lawan menguasai bola di daerahnya sendiri.

Los Cafeteros, julukan Kolombia yang bermakna Penanam Kopi, akan menantikan pengaruh dahsyat Lucho di setiap laga. Bila Kolombia adalah sebuah kafe, Lucho bak barista atau pramukopi dengan kemahiran menyajikan kopi terbaik. Siapkan secangkir kopi terbaik sebagai cara terbaik menikmati aksi Luis Diaz.


Biodata

Nama: Luis Fernando Diaz Marulanda

Kelahiran: Barrancas, Kolombia, 13 Januari 1997 (29 tahun)

Tinggi Badan: 180 cm


Karier Bermain

  • Barranquilla (2016–2017)
  • Atletico Junior (2017–2019)
  • Porto (2019–2022)
  • Liverpool (2022–2025)
  • Bayern Munchen (2025-sekarang)


Karier Timnas

  • Kolombia U-20 (2017)
  • Kolombia (2018-sekarang)


Prestasi

Klub

Atletico Junior

  • Categoria Primera A: Finalizacion 2018, Apertura 2019 
  • Copa Colombia: 2017

Porto

  • Primeira Liga: 2019/20, 2021/22
  • Taca de Portugal: 2019/20

Liverpool

  • Premier League: 2024/25
  • Piala FA: 2021/22
  • Piala Liga: 2021/22, 2023/24

Bayern Munchen

  • Bundesliga: 2025/26


Timnas

Kolombia

  • Runner-up Copa America 2024

Individual
  • Top-scorer Copa America 2021