Timnas Irak, kontestan Piala Dunia 2026. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews – Baghdad, Irak
Rangkaian persiapan tim nasional Irak menuju Piala Dunia 2026 akan dimulai dari Spanyol.
Lawan uji coba tim nasional Irak jelang Piala Dunia 2026 sudah ditentukan. Mereka akan menghadapi Andora dan Spanyol untuk mengukur sejauh mana kesiapan tim tampil dalam turnamen sepak bola paling bergengsi di dunia.
Uji coba menghadapi Andora akan diselenggarakan di Spanyol pada 29 Mei. Dengan jadwal ini, rencana pertandingan persahabatan antara Irak dengan Mesir dipastikan batal.
Berselang enam hari kemudian, giliran Spanyol yang akan mereka tantang. Kedua pertandingan ini masuk dalam rangkaian pemusatan latihan tim besutan Graham Arnold.
Mengutip Iraqi News, tim berjuluk Singa Mesopotamia telah menjadwalkan pemusatan latihan di Spanyol mulai dari 18 Mei hingga 5 Juni mendatang. Setelah itu mereka akan langsung terbang ke Amerika Serikat.
Setiba di Negeri Paman Sam, Irak juga merancang rencana uji coba. Mereka tinggal menanti konfirmasi dari Pantai Gading untuk menggelar pertandingan pada 12 Juni mendatang.
Tergabung ke dalam Grup I Piala Dunia 2026, Irak akan bertemu dengan Prancis, Senegal, dan Norwegia. Dua pertandingan mereka digelar di Amerika Serikat, dan satu sisanya dilangsungkan di Kanada.
Melihat peta persaingan di fase grup, Arnold harus mempersiapkan tim asuhannya sebaik mungkin. Prancis, Norwegia, dan Senegal adalah tim yang memiliki pemain dengan kualitas di atas rata-rata.
Prancis lolos ke Piala Dunia 2026 dengan lima kemenangan dan sekali imbang di Grup D kualifikasi zona Eropa. Dalam dua uji coba terakhir melawan Brasil dan Kolombia, tim berjuluk Les Bleus selalu menang.
Norwegia yang kembali ke Piala Dunia setelah absen di enam edisi sebelumnya tak kalah menakutkan. Tim besutan Stale Solbaken menyapu bersih delapan pertandingan kualifikasi dengan kemenangan.
Senegal yang mewakili Afrika pada Piala Dunia 2026 tak bisa dianggap remeh. Mereka datang ke turnamen edisi ke-23 ini dengan status juara Grup B kualifikasi zona Afrika dengan catatan tujuh kemenangan dan tiga kali imbang.
Motivasi para pemain Senegal juga sedang berlipat ganda. Mereka ingin menunjukkan penampilan terbaik setelah mendapat keputusan pahit gelar juara Piala Afrika 2025 dicabut.
Sementara Irak adalah kontestan yang lolos melalui play-off interkonfederasi, membuat mereka tidak diunggulkan di atas kertas. Namun, bukan berarti peluang mereka membuat kejutan tertutup.
Arnold tak ingin anak asuhnya merasa minder dengan persaingan di fase grup Piala Dunia 2026. Menurutnya, kesempatan bertanding melawan pemain seperti Kylian Mbappe, Erling Haaland, dan Sadio Mane harus dimanfaatkan sebaik mungkin.
"Para pemain saya belum pernah berada di lapangan dengan pemain-pemain level seperti itu. Jadi, suatu kehormatan besar bisa turun ke lapangan bersama para pemain itu. Mari kita percaya pada diri sendiri bahwa kita bisa melakukan sesuatu yang istimewa,” ujarnya.