Vinicius memilih fokus memperkuat Brasil di Piala Dunia 2026 dibanding meneken kontrak baru bersama Real Madrid. Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews - Rio de Janeiro, Brasil
Carlo Ancelotti menggunakan pola 4-2-3-1, dengan menurunkan empat penyerang.
Brasil pesta gol lawan Panama dengan kemenangan 6-2 dalam laga uji coba yang digelar di Stadion Maracana, Minggu (31/5/2026) malam waktu setempat atau Senin pagi WIB ini. Kemenangan dengan mencetak enam gol ini penting sebagai persiapan Selecao menyongsong Piala Dunia 2026 yang mulai digelar pada 11 Juni 2026.
Pada pertandingan ini, Brasil tanpa kesulitan berarti dengan membuka keunggulan saat laga baru berjalan memasuki menit ke-1. Vinicius Junior yang membuka gol Tim Samba setelah memanfaatkan asis Casemiro. Yang menarik, kerja sama kedua pemain tersebut terulang dalam terciptanya gol kedua.
Giliran Casemiro yang mencetak gol bagi Brasil setelah memanfaatkan asis Vinicius Junior. Tim asuhan Carlo Ancelotti mengakhiri babak pertama dengan skor 2-0. Di babak kedua, empat gol Brasil masing-masing diciptakan Rayan di menit ke-53, Lucas Paqueta menit ke-60, dan penalti Igor Thiago tiga menit kemudian (menit ke-63), serta Danilo di menit ke-81.
Pertandingan menghadapi Panama menjadi momen bagi Carlo Ancelotti untuk melihat kekuatan timnya dengan melakukan sejumlah pergantian. Pelatih asal Italia ini menurunkan hampir semua pemain cadangannya, kecuali kiper Weverton yang tidak diturunkan di laga ini.
Menggunakan pola 4-2-3-1, Carlo Ancelotti menempatkan Matheus Cunha di lini depan sebagai penyerang tunggal dengan dukungan trio Luiz Henrique, Raphinha, dan Vinicius Junior di belakangnya. Raphinha diplot sebagai gelandang tengah di antara dua pemain sayap Luiz Henrique dan Vinicius Junior.
Sedangkan Casemiro dan Bruno Guimaraes bermain sebagai gelandang tengah di antara pertahanan dan lini serang. Untuk empat beknya adalah Wesley Franca, Bremer, Leo Pereira, dan Alex Sandro yang mengawal pertahanan di depan kiper Alisson Becker.
Dari sisi serangan, Brasil luar biasa tapi dua gol kemasukan ke gawang mereka akan menjadi catatan bagi Carlo Ancelotti. Gol pertama yang bersarang ke gawang mereka terjadi karena bunuh diri Matheus Cunha di menit ke-14, sedangkan yang kedua terjadi di menit ke-84 diciptakan pemain Panama, Carlos Harvey. Vinicius Junior, Raphinha, Luiz Henrique dan Mathias Cunha, menjadi pemain depan di laga ini yang membuat Brasil bermain dengan pola 4-2-4 saat menyerang.
Sejumlah pemain senior yang biasa diturunkan memang absen yaitu Marquinhos dan Gabriel Magalhaes. Kedua bek tengah ini baru memperkuat klub masing-masing tampil di Liga Champions pada Sabtu lalu. Marquinhos membawa Paris Saint-Germain juara setelah mengalahkan Gabriel Magalhaes (Arsenal).
Ini juga menjadi momen bagi Carlo Ancelotti melihat kembali kekuatan timnya. Menempatkan trio Luiz Henrique, Raphinha, dan Vinicius Junior tampaknya akan menjadi pilar yang kemungkinan diandalkan di Piala Dunia 2026 nanti.
Pemain seperti Endrick, Rayan, Lucas Paqueta, Igor Thiago, atau Roger Ibanez, diturunkan di babak kedua. Kemenangan atas Panama penting bagi Brasil sebagai persiapan menghadapi Piala Dunia yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada.
Setelah lawan Panama, Carlo Ancelotti akan membawa pasukannya bertolak ke Amerika Serikat. Di sana mereka akan memulai persiapan lebih matang, termasuk menghadapi laga uji coba kedua yaitu lawan Mesir pada 6 Juni nanti.
Brasil berada di Grup C bersama Maroko, Skotlandia, dan Haiti. Laga pertama Brasil di Piala Dunia 2026 menghadapi Maroko pada 13 Juni, dilanjutkan dengan lawan Haiti pada 19 Juni, dan kemudian lawan Skotlandia pada 24 Juni.
Dalam laga ini, Neymar tidak masuk dalam skuad karena masih harus menjalani pemeriksaan medis terkait cedera yang dialaminya. Dengan situasi ini pula, Neymar kemungkinan akan absen di laga awal Brasil dalam Piala Dunia 2026.