Ansu Fati bisa menjadi solusi bagi sayap kiri Timnas Spanyol. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - Barcelona, Spanyol
Ansu Fati yang kini bermain di Monaco memiliki peluang mendapatkan posisi sayap kiri di Timnas Spanyol.
Nama Ansu Fati sudah lama tidak terdengar lagi di Timnas Spanyol. Terakhir kali Ansu Fati bermain untuk La Roja terjadi pada 2023 silam dalam laga lawan Norwegia pada kualifikasi Piala Eropa 2024. Pada pertandingan ini, Ansu Fati bermain sebagai starter sepanjang babak pertama sebelum digantikan Mikel Oyarzabal di menit ke-46.
Laga tersebut menjadi pertandingan ke-10 dalam karier Ansu Fati bersama Timnas Spanyol. Setelah itu, pemain yang kini berusia 23 tahun tidak pernah lagi masuk skuad La Roja. Namun demikian, peluang Ansu Fati untuk kembali bermain memperkuat Spanyol masih terbuka. Setidaknya, itulah harapan yang disampaikan ayah sang pemain, Bori Fati, tentang kemungkinan anaknya kembali bermain untuk Timnas Spanyol.
"Kami berharap Ansu Fati dapat bermain lagi untuk Timnas Spanyol. Karena melihat angka-angka, jika dia terus bermain di tiga laga selanjutnya bersama Monaco dan dia tampil di semua pertandingan tersebut, itulah yang kami harapkan," kata Bori Fati, seperti yang dimuat pers Spanyol, Marca.
Musim ini, Ansu Fati telah bermain dalam 27 pertandingan untuk Monaco di semua ajang, 22 di Ligue 1 dan 5 di ajang Liga Champions. Dari jumlah tersebut, Ansu Fati mencetak 10 gol untuk Monaco. Ansu Fati selalu diturunkan oleh pelatih Sebastien Pocognoli di sembilan pertandingan terakhir Ligue 1 (Liga Prancis) musim ini.
Monaco ada di posisi ketujuh klasemen sementara dan berpeluang mendapatkan tiket ajang Eropa, khususnya di Liga Europa pada musim depan. Dengan rapor tersebut, Bori Fati optimistis bahwa anaknya cukup memiliki peluang mendapatkan tempat di Timnas Spanyol untuk Piala Dunia 2026 nanti.
"Jika dia kembali dipanggil lagi oleh Timnas Spanyol, dia akan melakukan yang terbaik karena dari aspek angka sebagai striker, dia memiliki jumlah gol yang bagus. Namun, pada akhirnya kami tetap menunggu," kata Bori Fati menegaskan terkait peluang anaknya.
Saat ini, Timnas Spanyol memang masih kesulitan dalam mendapatkan pemain yang pasti untuk posisi sayap kiri setelah cederanya Nico Williams. Dalam laga terakhir Timnas Spanyol yaitu lawan Mesir yang berakhir 0-0, pelatih Luis de la Fuente menempatkan Ander Barrenetxea di posisi tersebut. Laga itu menjadi debut Ander Barrenetxea bersama Timnas Spanyol.
Dalam uji coba sebelumnya yaitu menghadapi Serbia, Luis de La Fuente memilih Alex Baena untuk posisi sayap kiri Timnas Spanyol. Pelatih berkepala plontos ini juga memberikan kesempatan kepada Victor Munoz, bintang muda berusia 22 tahun yang diturunkan sebagai pemain pengganti.
Victor Munoz bahkan mencetak gol ketiga Spanyol dalam kemenangan 3-0 atas Serbia. Dalam kesempatan lainnya, Luis de la Fuente menempatkan Dani Olmo di posisi sayap kiri. Dengan demikian, meski Spanyol masih tanpa Nico Williams, tapi Luis de la Fuente memiliki opsi untuk menggantikan peran bintang Athletic Bilbao tersebut.
Situasi tersebut memperlihatkan pula bahwa persaingan untuk masuk skuad Timnas Spanyol sangat ketat, termasuk bagi Ansu Fati. Selain gol dan asis yang harus dia buktikan bersama Monaco, Ansu Fati juga harus membuktikan dirinya fit dan siap tampil di Piala Dunia 2026.
Ansu Fati mencetak gol pertamanya untuk Timnas Spanyol pada 6 September 2020 di laga lawan Ukraina. Ketika itu, dia mencetak gol ketiga Spanyol yang membuatnya menjadi pencetak gol termuda timnas Spanyol pada usia 17 tahun dan 311 hari. Saat itu pula, dia mematahkan rekor 95 tahun milik Juan Errazquin, yang berusia 18 tahun dan 344 hari.
Pemain Sayap Terbaik
Karier Ansu Fati memang naik dan turun. Musim terbaik Ansu Fati terjadi pada 2022-2023 saat tampil dalam 51 laga untuk Barcelona dengan mencetak 10 gol dan memberikan 3 asis. Bahkan, pada musim itu pula, dia menyandang nomor 10 yang merupakan nomor spesial peninggalan Lionel Messi di Barcelona.
Dalam masa terbaik kariernya, Ansu Fati dinilai sebagai salah satu pemain yang memiliki potensi sebagai sayap terbaik yang pernah dimiliki Barcelona dan Timnas Spanyol. Kecepatan yang dia miliki, teknik dalam menggiring bola, membuat Ansu Fati sulit dihentikan dalam situasi satu lawan satu.
Cedera salah satu yang membuat kariernya di Barcelona terhambat. Manajemen Blaugrana kemudian meminjamkan Ansu Fati ke Brighton and Hove Albion pada September 2023. Ansu Fati sempat kembali ke Barcelona pada 2024-2025. Namun demikian, dia menghadapi kesempatan yang sulit untuk tampil secara regular di bawah asuhan pelatih Hansi Flick.
Barcelona kemudian meminjamkan Ansu Fati ke klub Prancis, Monaco. Pada 1 Juli 2025, Ansu Fati resmi dipinjamkan ke Monaco hingga musim ini berakhir dengan opsi pembelian penuh. Terkait hal ini, Bori Fati menyatakan bahwa belum ada kabar atau rencana apapun terkait masa depan Ansu Fati apakah tetap di Monaco atau kembali ke Barcelona.
"Kami masih belum mengetahui, karena dia memiliki kontrak di Barcelona hingga 2028. Kami belum tahu, tapi kami ingin dia tetap berada di Monaco, karena dia bahagia di sini (Monaco)," kata Bori Fati. Dia juga menyatakan bahwa sejauh ini tidak ada kontak dengan pelatih Barcelona, Hansi Flick. "Belum ada, tapi ini semua tergantung dari Hansi Flick dan dia belum berbicara dengan Ansu Fati," katanya lagi.