TVRINews - Tokyo, Jepang

Meski belum sepenuhnya kembali ke performa terbaik, kehadiran Takehiro Tomiyasu di Eredivisie bersama Ajax cukup untuk menarik perhatian pelatih Jepang, Hajime Moriyasu.

Mantan bek kanan Arsenal asal Jepang, Takehiro Tomiyasu, mendapatkan angin segar dalam karier internasionalnya. Secara mengejutkan namanya dipanggil kembali ke skuad Timnas Jepang untuk pertama kalinya dalam dua tahun terakhir. 

Pemanggilan ini membuka peluang besar bagi Tomiyasu untuk kembali bersaing menuju Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada pada 11 Juni-19 Juli 2026.

Bek berusia 27 tahun tersebut sebelumnya harus meninggalkan Emirates Stadium setelah kontraknya bersama Arsenal diputus pada musim panas lalu. 

Cedera lutut yang berulang menjadi faktor utama yang menghambat performanya selama berseragam klub London tersebut. Situasi itu sempat membuat kariernya tidak menentu di awal musim, bahkan ia harus berjuang keras mencari klub baru.

Namun, titik balik datang pada Desember tahun lalu ketika Tomiyasu bergabung dengan raksasa Belanda, Ajax, melalui kontrak jangka pendek. Meski belum sepenuhnya kembali ke performa terbaik, kehadirannya di Eredivisie cukup untuk menarik perhatian pelatih Jepang, Hajime Moriyasu.

Alhasil, Moriyasu pun memberikan kesempatan kepada Tomiyasu untuk kembali membuktikan diri dalam dua laga uji coba penting bulan ini. Yakni melawan Skotlandia pada 28 Maret 2026, sebelum menghadapi Inggris yang kini dilatih Thomas Tuchel tiga hari berselang.

Pelatih berusia 57 tahun itu juga menyertakan bek Bayern Munchen, Hiroki Ito, yang juga baru pulih dari cerdera, sehingga memberi harapan baru bagi keduanya untuk tampil di Piala Dunia 2026 yang akan diikuti 48 tim.

Dikutip dari The Sun, Jumat (20/3/2026), Moriyasu menjelaskan alasannya memanggil kembali Tomiyasu dan Ito dengan penuh optimisme.  

“Jika Anda melihat potensi kedua pemain (Ito dan Moriyasu), jika mereka berada dalam kondisi yang baik, tentu akan menjadi hal yang bagus jika mereka bermain untuk Jepang di Piala Dunia,” ujarnya.

“Tomiyasu memang belum menyelesaikan 90 menit penuh (untuk Ajax), tetapi saya telah melihat bahwa ia mampu bermain. Saya berharap kondisi mereka akan makin membaik antara sekarang hingga Piala Dunia,” sang pelatih menambahkan.

Selain itu, Moriyasu menekankan pentingnya adaptasi ulang bagi para pemain yang lama absen dari tim nasional. “Sudah cukup lama sejak terakhir kali mereka dipanggil, jadi saya ingin mereka kembali membiasakan diri dengan konsep tim dalam pertandingan-pertandingan ini,” kata Moriyasu.

Jepang sendiri tergabung di Grup F Piala Dunia 2026 bersama Belanda, Tunisia, serta satu tim yang masih harus lolos dari jalur play-off.

Satu Trofi Tomiyasu di Arsenal

Peluang Tomiyasu makin terbuka setelah ia mencatatkan starter pertamanya bersama Ajax dalam kemenangan 4-0 atas Sparta Rotterdam akhir pekan lalu. Momen ini menjadi sinyal bahwa dirinya mulai kembali ke kondisi terbaik.

Selama berseragam Arsenal, Tomiyasu hanya mencatatkan 84 penampilan akibat sering dilanda cedera. Satu-satunya trofi yang berhasil ia raih bersama The Gunners adalah Community Shield. 

Meski begitu, ia tetap memiliki pengalaman penting di level internasional setelah tampil tiga kali saat Jepang mencapai babak 16 besar di Piala Dunia 2022.

Kini, dengan kesempatan kedua yang diberikan, Tomiyasu berada pada jalur yang tepat untuk menutup perjalanannya dengan kebangkitan menuju panggung terbesar sepak bola dunia.