TVRINews – London, Inggris

AI digunakan untuk memprediksi juara Piala Dunia 2026. Tiga tim teratas memiliki selisih peluang yang tipis.

Sekitar dua bulan lagi, Piala Dunia 2026 akan digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Sebanyak 48 tim telah memastikan tempat di turnamen sepak bola paling bergengsi tersebut. Sejumlah prediksi mengenai siapa yang akan keluar sebagai juara pun mulai bermunculan.

Ada banyak cara yang digunakan untuk membuat prediksi, mulai dari faktor kesukaan terhadap tim tertentu hingga analisis kekuatan berdasarkan komposisi pemain. Seiring perkembangan teknologi, metode prediksi ikut berubah.

Kecerdasan buatan (AI) mulai dimanfaatkan untuk memprediksi hasil pertandingan. Mengutip Football Espana, ada satu platform baru yang melakukannya. Mereka menjalankan 100.000 simulasi berbeda untuk memetakan kemungkinan jalannya Piala Dunia 2026.

Dalam prosesnya, berbagai faktor turut diperhitungkan, seperti kualitas skuad, performa terkini, profil taktik, serta kemungkinan jalur yang bisa ditempuh setiap tim dalam undian turnamen. Semua aspek tersebut diberi bobot, dihitung ulang, dan disimulasikan berulang kali hingga terbentuk hierarki kandidat juara yang lebih jelas.

Hasil simulasi ini menempatkan tiga negara sebagai kandidat teratas juara Piala Dunia 2026. Menariknya, selisih persentase peluang di antara mereka sangat tipis. Berikut daftarnya:

1. Prancis

Prancis menempati posisi teratas dalam daftar kandidat juara Piala Dunia 2026 dengan peluang 18,5 persen. Status tersebut tak lepas dari rekam jejak impresif mereka sebagai juara di Rusia 2018 dan runner-up di Qatar 2022.

Dengan rekam jejak tersebut, Prancis membuktikan diri sebagai tim yang konsisten saat tampil di Piala Dunia. Mereka bukanlah tim yang mempertontonkan permainan indah atau mendominasi penguasaan bola, namun Didier Deschamps sebagai pelatih mampu membuat para pemainnya sulit dikalahkan.

Selain itu, Prancis juga memiliki kedalaman skuad yang baik. Ketika ada satu atau dua pemain yang absen, penggantinya memiliki kualitas sepadan. Faktor itulah yang membuat mereka tetap jadi kandidat juara setelah AI menjalankan berbagai simulasi jalannya Piala Dunia 2026.

2. Spanyol

Jika melihat berbagai prediksi yang beredar saat ini, Spanyol kerap ditempatkan sebagai salah satu kandidat terkuat. Hal ini tak lepas dari penampilan gemilang mereka di EURO 2024.

Dalam model prediksi menggunakan AI, Spanyol berada di posisi kedua dengan peluang sebesar 16,6 persen. Mereka hanya terpaut tipis dari Prancis yang ada di daftar teratas.

Meski demikian, Spanyol memiliki tantangan klasik, yakni ketergantungan pada penguasaan bola. Ketika gagal mengontrol ritme permainan karena lawan yang disiplin dan bertahan rapat, performa tim berjuluk La Roja cenderung menurun.

Dalam format Piala Dunia dengan 48 tim, tantangan ini berpotensi semakin kompleks. Spanyol bisa menghadapi lawan dengan gaya bermain yang beragam dan tidak selalu familier.

3. Inggris

Inggris menempati urutan ketiga dalam daftar kandidat juara Piala Dunia 2026 berdasarkan simulasi AI. Skuad asuhan Thomas Tuchel memiliki peluang sebesar 15 persen untuk keluar sebagai yang terbaik di turnamen ini.

Hasil simulasi tersebut menggambarkan Inggris sebagai tim yang mungkin tidak selalu menang dengan skor besar, tetapi juga jarang tampil buruk. Dalam turnamen seperti Piala Dunia, konsistensi seperti ini menjadi faktor penting, karena satu kesalahan kecil saja bisa berujung pada tersingkirnya sebuah tim.

Selama bertahun-tahun, tim berjuluk The Three Lions kerap mendapat kritik saat tampil di Piala Dunia. Kekuatan mereka dinilai terlalu dibesar-besarkan karena kehadiran sejumlah pemain bintang, tetapi hasilnya belum sesuai harapan. Untuk kali ini, ada sedikit kabar baik bagi para penggemar.