Bintang Timnas Spanyol, Lamine Yamal. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - Madrid, Spanyol
Nomor 10 telah memberikan aura positif serta keberuntungan besar bagi karier Olmo sejak membawa Spanyol menjuarai Euro 2024.
Pembagian nomor jersei tim nasional Spanyol oleh Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF) untuk Piala Dunia 2026 langsung memicu perhatian besar dari publik sepak bola dunia. Perhatian utama tertuju pada keputusan akhir mengenai siapa sosok yang akan mengenakan nomor punggung keramat 10 di skuad La Roja.
Banyak pihak sebelumnya memprediksi nomor legendaris tersebut akan berpindah tangan kepada bintang muda yang sedang bersinar, Lamine Yamal. Anggapan ini muncul mengingat performa luar biasa pemain Barcelona tersebut yang kini menjadi tumpuan utama di level klub maupun negaranya.
Kendati saat ini sudah mewarisi nomor punggung 10 di Barcelona, Yamal ternyata memilih keputusan yang mengejutkan banyak pihak. Ia justru menolak menggunakan angka keramat itu saat berseragam tim nasional Spanyol untuk Piala Dunia 2026.
Yamal dipastikan tetap setia mengenakan nomor punggung 19 yang selama ini sudah menjadi ciri khas uniknya bersama skuad Spanyol. Angka tersebut memiliki nilai historis yang sangat tinggi bagi kariernya karena melekat di punggungnya saat menjuarai Euro dua tahun lalu.
Melalui rilis resmi yang dikeluarkan oleh RFEF, nomor punggung ikonik 10 akhirnya jatuh ke tangan Dani Olmo. Keputusan ini mempertegas peran sentral yang akan diemban oleh pemain berusia 28 tahun tersebut dalam mengatur ritme dan arah permainan tim.
Pengumuman mengenai pemilik nomor 10 ini sempat memicu berbagai rumor miring mengenai adanya persaingan tidak sehat di internal skuad Spanyol. Publik berspekulasi ada ketegangan kecil yang terjadi antara Yama dan Olmo terkait pemilihan angka jersei.
Melihat rumor yang berkembang semakin liar, Olmo akhirnya memutuskan untuk langsung memberikan klarifikasi terbuka kepada publik. Ia menegaskan situasi internal tim nasional Spanyol saat ini sangat kondusif dan tidak ada konflik sama sekali di antara para pemain.
Olmo menjelaskan hubungan dengan Yamal tetap berjalan sangat harmonis layaknya rekan satu tim yang saling mendukung. Pemilihan nomor punggung tersebut murni didasarkan pada rasa saling menghormati dan kenyamanan masing-masing pemain.
Selain itu Olmo memaparkan nomor punggung 10 sudah memberikan banyak keberuntungan serta aura positif bagi perjalanan karier internasionalnya. Oleh karena itu, ia merasa sangat bahagia untuk terus mempertahankan nomor tersebut di turnamen ini.
“Tidak ada masalah dengan Yamal, tidak ada keributan tentang mengenakan nomor 10,” kata Olmo dikutip dari Diario AS.
“Itu nomor yang pernah saya kenakan sebelumnya, nomor yang kami gunakan untuk memenangkan Euro. Itu nomor yang saya sukai, jadi mengapa mengubahnya ketika semuanya berjalan dengan baik?” Olmo menambahkan.
Di luar dinamika nomor 10, RFEF juga membuat kejutan lain dengan menyerahkan nomor punggung 9 kepada gelandang muda serba bisa, Gavi. Langkah ini dianggap sebagai anomali sejarah mengingat angka tersebut biasanya identik dengan striker murni seperti Fernando Torres hingga Alvaro Morata.