Timnas Swis Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Zurich, Swis
Polemik administrasi visa elektronik ini diharapkan selesai dengan cepat sehingga Embolo bisa langsung bergabung dengan skuad Swis.
Kabar mengejutkan datang dari persiapan tim nasional Swis menjelang keberangkatan ke Amerika Serikat untuk Piala Dunia 2026. Penyerang andalan, Breel Embolo, dilaporkan tertahan di Bandara Zurich akibat adanya permasalahan pada dokumen keimigrasian miliknya.
Otoritas bandara terpaksa mencekal keberangkatan Embolo setelah sistem mendeteksi adanya kejanggalan yang memerlukan investigasi mendalam terhadap berkas perjalanannya. Pembatalan sepihak ini membuat penyerang berusia 29 tahun itu batal ikut rombongan penerbangan perdana tersebut.
"Sayangnya, Breel Embolo saat ini tidak dapat melakukan perjalanan ke Amerika Serikat bersama tim," demikian konfirmasi resmi dari Federasi Sepak Bola Swis (ASF) yang mengungkapkan bahwa persetujuan ESTA (Electronic System for Travel Authorisation) milik sang pemain telah dicabut sebagaimana dikutip dari Express.
Pihak internal tim nasional Swiss mengaku sangat terkejut karena pemberitahuan dari pihak imigrasi Amerika Serikat tersebut datang secara mendadak hanya beberapa jam sebelum jadwal lepas landas. Kejadian ini langsung mengacaukan rencana matang yang telah disusun oleh staf kepelatihan untuk memulai pemusatan latihan di San Diego.
"Namun, pada pukul 10.30 pagi, kami mendapat informasi bahwa pengajuan ESTA miliknya sedang ditinjau lebih lanjut," pernyataan pihak ASF tanpa memberikan penjelasan tambahan mengenai pembatalan tersebut.
Hingga saat ini, alasan mendasar di balik penolakan visa elektronik dari pemerintah Amerika Serikat terhadap Embolo masih menjadi teka-teki. Namun, publik berspekulasi bahwa hal ini berkaitan erat dengan catatan kriminal masa lalunya saat masih merumput di benua Eropa.
Mantan penyerang Borussia Moenchengladbach tersebut memang diketahui pernah beberapa kali berurusan dengan hukum di Jerman maupun Swis saat pandemi COVID-19 melanda dunia. Catatan hitam itu diduga kuat menjadi pemicu utama otoritas keamanan Washington memperketat izin masuk Embolo.
Embolo tercatat pernah menerima denda besar dari klubnya terdahulu karena terbukti melanggar aturan karantina wilayah demi menghadiri sebuah pesta ilegal bersama kerabatnya. Tidak hanya itu, pada 2024 ia juga sempat terseret kasus hukum di Kota Basel akibat keterlibatan dalam sindikat jual beli surat hasil tes kesehatan palsu.
Kendala keimigrasian ini tergolong aneh mengingat Embolo sebenarnya sempat mengunjungi Negeri Paman Sam tanpa hambatan apa pun pada pertengahan tahun lalu. Saat itu, ia bahkan tampil membela Swis dalam laga uji coba internasional melawan Meksiko dan Amerika Serikat.
Dalam tur Amerika Serikat setahun silam tersebut, performa impresif Embolo sukses membawa Swis melibas Meksiko 4-2 di Salt Lake City sebelum akhirnya mencukur Amerika Serikat 4-0 di Nashville. ASF sendiri kini terus melakukan upaya diplomasi intensif agar Embolo bisa segera mendapatkan lampu hijau untuk terbang.
"Pihak kami sedang berkomunikasi dengan otoritas terkait dan berharap Breel dapat bergabung dengan tim pada akhir hari ini [Selasa] atau melakukan perjalanan besok untuk menyusul skuad."
Kehadiran striker yang telah mengemas 24 gol dari 86 penampilan tersebut dinilai sangat krusial bagi ambisi Swis untuk Piala Dunia 2026. Pengalaman luas Embolo di lini depan diharapkan mampu menjadi pembeda bagi ketajaman taktik tim.
Swis di atas kertas sangat diunggulkan untuk bisa melaju mulus dari fase penyisihan Grup B Piala Dunia 2026. Pasukan Murat Yakin tersebut akan menghadapi tuan rumah Kanada, Bosnia dan Herzegovina, serta Qatar.