Lionel Messi menerima trofi Golden Ball sebagai Pemain Terbaik Piala Dunia 2014. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - New York, Amerika Serikat
Menariknya, tidak semua pemenang Bola Emas berhasil mengangkat trofi Piala Dunia.
Piala Dunia 2026 sudah memasuki babak final yang mempertemukan Argentina dan Spanyol di New York New Jersey Stadium, Senin (20/7/2026) dini hari WIB nanti.
Selain trofi Piala Dunia, salah satu penghargaan individu yang diberikan FIFA juga memberikan Bola Emas (Golden Ball) kepada pemain terbaik sepanjang turnamen.
Penghargaan ini baru secara resmi diperkenalkan FIFA pada Piala Dunia 1982 di Spanyol dengan nama Adidas Golden Ball, meski sebelumnya Mario Kempes telah dinobatkan sebagai pemain terbaik pada Piala Dunia 1978 di Argentina.
Sejak saat itu, penghargaan ini menjadi salah satu penghargaan individu paling bergengsi dalam sepak bola internasional.
Menariknya, tidak semua pemenang Bola Emas berhasil mengangkat trofi Piala Dunia. Beberapa di antaranya tampil luar biasa, tetapi gagal membawa negaranya menjadi juara.
Fakta menarik lainnya, baru Lionel Messi sejauh ini yang mampu meraihnya dua kali, bahkan berpeluang menjadi tiga kali jika terpilih lagi di Piala Dunia 2026. Berikut daftar peraih Bola Emas Piala Dunia dari masa ke masa, dikutip dari Marca.
1982 – Paolo Rossi (Italia)
Paolo Rossi menjadi peraih pertama Adidas Golden Ball setelah tampil gemilang di Piala Dunia Spanyol 1982. Striker Italia itu tidak hanya membawa negaranya menjadi juara dunia, tetapi juga menjadi top-scorer turnamen. Penampilannya yang tajam menjadikannya sosok paling berpengaruh dalam keberhasilan Gli Azzurri.
1986 – Diego Maradona (Argentina)
Tak banyak perdebatan mengenai pemenang Bola Emas pada edisi 1986. Diego Maradona tampil luar biasa dan menjadi motor permainan Argentina hingga meraih gelar juara dunia di Meksiko. Ia terlibat langsung dalam sekitar 71 persen gol yang dicetak Argentina sepanjang turnamen.
1990 – Salvatore Schillaci (Italia)
Meski Italia gagal mencapai final, Salvatore Schillaci tetap dinobatkan sebagai pemain terbaik Piala Dunia 1990. Penyerang tuan rumah tersebut juga keluar sebagai pencetak gol terbanyak. Sementara itu, Lothar Matthäus yang membawa Jerman Barat menjadi juara meraih Bola Perak.
1994 – Romario (Brasil)
Brasil kembali menjadi juara dunia di Amerika Serikat pada 1994, dengan Romário sebagai bintang utama. Penyerang mungil itu mencetak lima gol sepanjang turnamen dan berperan besar membawa Selecao meraih gelar keempat mereka.
1998 – Ronaldo Nazario (Brasil)
Meski Brasil gagal mempertahankan gelar setelah kalah dari Prancis di final, Ronaldo Nazário tetap terpilih sebagai pemain terbaik turnamen. Ia tampil impresif sepanjang kompetisi dan menjadi salah satu pemain paling menentukan bagi Brasil. Dari kubu juara, hanya Lilian Thuram yang masuk tiga besar sebagai peraih Bola Perunggu.
2002 – Oliver Kahn (Jerman)
Piala Dunia 2002 melahirkan sejarah ketika Oliver Kahn menjadi kiper pertama yang meraih Bola Emas. Penjaga gawang Jerman itu tampil luar biasa hingga membawa timnya ke final. Meski Jerman kalah dari Brasil, performanya tetap dianggap paling konsisten. Ronaldo, yang membawa Brasil menjadi juara, meraih Bola Perak.
2006 – Zinedine Zidane (Prancis)
Zinedine Zidane meraih Bola Emas meski mengakhiri karier internasional dengan cara dramatis. Prancis kalah adu penalti dari Italia di final, sementara Zidane mendapat kartu merah pada menit ke-110 setelah insiden terkenal dengan Marco Materazzi. Fabio Cannavaro memperoleh Bola Perak.
2010 – Diego Forlan (Uruguai)
Diego Forlan menjadi pemain terbaik Piala Dunia Afrika Selatan setelah membawa Uruguai melaju hingga perebutan tempat ketiga. Ia mencetak lima gol dan tampil konsisten sepanjang turnamen. Wesley Sneijder meraih Bola Perak, sedangkan David Villa mendapatkan Bola Perunggu.
2014 – Lionel Messi (Argentina)
Lionel Messi memenangkan Bola Emas pertamanya di Piala Dunia setelah membawa Argentina ke final di Brasil. Namun, Albiceleste harus mengakui keunggulan Jerman pada laga puncak. Thomas Müller menjadi peraih Bola Perak berkat performa impresif bersama tim juara.
2018 – Luka Modric (Kroasia)
Luka Modric sukses mengantar Kroasia mencapai final Piala Dunia untuk pertama kalinya dalam sejarah. Meski kalah dari Prancis di partai puncak, gelandang Real Madrid tersebut tetap dinobatkan sebagai pemain terbaik turnamen. Antoine Griezmann, yang membantu Prancis menjadi juara, menempati posisi ketiga.
2022 – Lionel Messi (Argentina)
Delapan tahun setelah meraih Bola Emas pertamanya, Lionel Messi kembali menjadi pemain terbaik Piala Dunia. Kali ini, penghargaan tersebut terasa lebih istimewa karena ia juga berhasil membawa Argentina menjuarai Piala Dunia Qatar 2022 setelah mengalahkan Prancis melalui adu penalti. Messi menjadi pemain pertama yang memenangkan Bola Emas Piala Dunia sebanyak dua kali.
Bola Emas Piala Dunia menjadi bukti bahwa performa individu luar biasa dapat dikenang sepanjang sejarah, meski tidak selalu berakhir dengan trofi juara. Namun, beberapa legenda seperti Paolo Rossi, Diego Maradona, dan Lionel Messi berhasil menyatukan dua pencapaian tertinggi sekaligus, yakni menjadi pemain terbaik turnamen dan mengangkat trofi Piala Dunia.