TVRINews – New Jersey, Amerika Serikat

Dengan posisi sebagai Senior Stage Manager, peran Welah Hatta di Seremoni Pembukaan Piala Dunia 2026 di Los Angeles serta penutupan di New Jersey, sangat krusial.

Amerika Serikat (AS) selama ini dikenal sebagai negara dengan bisnis pertunjukan nomor satu di dunia, dari film, musik, hingga berbagai bentuk seremoni berskala besar. Namun untuk Piala Dunia 2026 ini, panitia setempat mempercayakan Balich Wonder Studio—perusahaan kreatif yang berbasis di Milan, Italia—untuk menanganinya.

Puncak acara Piala Dunia FIFA 2026 ditandai dengan seremoni penutupan (closing ceremony) di New York New Jersey Stadium, East Rutherford, New Jersey, AS, pada Minggu (19/7/2026) sore waktu setempat, atau 90 menit sebelum sepak mula (kickoff) laga final antara Spanyol melawan Argentina. 

Miliaran pasang mata di dunia pun dibuat tertegun dengan acara penutupan spektakuler, yang menggambarkan berakhirnya sebuah perjalanan yang menyatukan tiga negara dan menginspirasi dunia. 

Untuk momen pamungkas ini, lapangan pertandingan disulap menjadi sebuah karya seni. Pemandangan cakrawala New York yang ikonis terbentang di atas lapangan, merayakan kota yang menjadi tuan rumah bagi panggung sepak bola terbesar ini. 

Sejumlah pesohor kelas dunia—dari penyanyi, musisi, kreatir konten, hingga aktor—seperti Laura Pausini, Robbie Williams, Jennifer Hudson, Post Malone, iShowSpeed, BTS, Nicole Scherzinger, dan Tom Cruise, membuat seremoni penutupan Piala Dunia 2026 jadi berbeda.

Namun, mungkin belum banyak yang tahu jika salah satu sosok penting dari acara penutupan Piala Dunia 2026 adalah orang asli Indonesia. 

Balich Wonder Studio mempercayakan Welah Hatta sebagai Senior Stage Manager di upacara pembukaan dan penutupan Piala Dunia 2026. Tugas Welah tidaklah sederhana. Ia harus mampu memastikan setiap detik pertunjukan berjalan sempurna.

Sepanjang Mei hingga Juni, Welah bertugas menjadi Senior Stage Manager untuk upacara pembukaan Piala Dunia 2026 di Los Angeles, AS, yang digelar pada 12 Juni atau sehari setelah opening ceremony utama turnamen tersebut di Mexico City, Meksiko. 

Selang beberapa waktu, Welah diminta mengawal Seremoni Perayaan Kemerdekaan Ke-250 AS untuk Piala Dunia 2026 di Philadelphia antara bulan Juni sampai Juli. 

Puncaknya tentu saja pada Juli 2026, saat Welah kembali bertugas sebagai Senior Stage Manager untuk Seremoni Penutupan Piala Dunia 2026 di New Jersey. 

Salah satu tugas Welah di acara tersebut adalah memastikan semua hal berjalan baik sesuai proyeksi dan jadwal, termasuk mengawasi para pengisi acara, di antaranya aktor top Tom Cruise (seperti pada ilustrasi di atas). 

Welah tidak “ujug-ujug” mendapatkan kepercayaan dari Balich Wonder Studio untuk menangani event berkelas dunia. Butuh kerja keras 15 tahun lebih baginya untuk mendapatkan reputasi sebagai Manajer Panggung level internasional, melalui bermacam proyek internasional dengan skala besar dan rumit. 

Pengalaman Welah menangani acara seremonial memang tidak meragukan, dan memang lebih banyak di olahraga. Keterlibatannya bisa dilihat di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang, Asian Para Games 2018, SEA Games 2019 di Filipina, PON XX Papua pada 2021, dan Piala Dunia 2022 di Qatar. 

Acara-acara non-olahraga seperti Dubai Expo 2020 dan seremoni pembukaan The International Exhibition of National Security and Resilince Abu Dhabi 2022 juga pernah ditangani Welah. Belum lagi Indonesia National Special Olympics 2022 dan Saudi Games 2022.