Bintang Timnas Norwegia, Erling Haaland. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews – London, Inggris
John Terry mengingatkan lini pertahanan Inggris untuk mewaspadai pergerakan Erling Haaland.
Erling Haaland menjadi pemain yang paling disorot menjelang pertandingan perempat final Piala Dunia 2026 antara Norwegia dan Inggris di Miami Stadium, Amerika Serikat, pada Minggu (12/7/2026) pagi WIB. Ketajamannya sudah terbukti setelah mencetak tujuh gol dari lima pertandingan.
Kehadiran Haaland di lini depan akan menjadi ancaman nyata bagi pertahanan Inggris. Penyerang Manchester City itu dikenal sebagai striker komplet yang sulit dihentikan, baik saat menguasai bola maupun ketika bergerak tanpa bola.
Mantan bek Inggris, John Terry, mengakui betapa sulitnya menghentikan Haaland. Terlebih, Norwegia juga memiliki sejumlah pemain berkualitas yang mampu memasok bola kepada penyerang berusia 25 tahun tersebut.
"Pertandingan ini sangat penting bagi para pemain. Kami akan menghadapi tim Norwegia yang sangat bagus. Kami tentu memahami ancaman besar yang mereka miliki," kata Terry, dikutip dari Last Word On Sports, Sabtu (11/7/2026).
"Martin Odegaard adalah ancaman besar. Oscar Bobb juga sangat berbahaya. Lalu ada pemain andalan mereka, Erling Haaland. Bagaimana cara menghentikannya?" ia menambahkan.
"Saya sudah sering ditanya. Sejujurnya, saya tidak yakin ada yang benar-benar bisa menghentikannya. Dia adalah penyerang kelas dunia, bertubuh tinggi, dominan dalam duel udara, sangat kuat secara fisik, sekaligus memiliki kecepatan yang luar biasa."
Terry menilai Inggris akan menghadapi ujian berat apabila para pemain Norwegia tampil dalam performa terbaiknya. Meski demikian, ia meyakini Inggris memiliki keuntungan karena di lini belakang ada John Stones dan Marc Guehi yang satu klub dengan Haaland.
Mantan kapten Chelsea itu juga menyarankan pelatih Thomas Tuchel meminta para pemain sayap Inggris lebih aktif membantu pertahanan. Menurut Terry, langkah tersebut penting untuk membatasi ruang bagi Norwegia dalam melepaskan umpan silang ke kotak penalti.
"Mereka tahu apa yang menjadi kekuatan dan kelemahannya. Namun, dari sudut pandang seorang bek, pastikan para pemain sayap membantu bek sayap dalam bertahan. Mereka harus seagresif mungkin menghentikan umpan silang," ujarnya.
Selain itu, Terry meminta Jordan Pickford lebih berani keluar dari gawang untuk memotong umpan silang. Ia juga mengingatkan para pemain belakang Inggris agar tidak kehilangan fokus dalam mengawal pergerakan Haaland.
"Poin kedua bagi saya sebagai bek tengah adalah terus berkomunikasi dengan Jordan Pickford. Dorong dia untuk maju, menguasai area kotak penalti, serta berani menangkap atau meninju sebanyak mungkin umpan silang dengan agresif," tutur Terry.
"Hal ketiga dan terakhir, ketika bola bergerak ke sisi lapangan, jangan pernah kehilangan fokus terhadap Haaland karena dialah ancaman terbesar. Pastikan Anda selalu mengetahui posisinya, tetap melakukan kontak dengannya, dan sebisa mungkin jangan memberinya ruang untuk berlari atau melompat dengan bebas."