TVRINews - Lisbon, Portugal

Masih ada Bernardo Silva yang rajin memberikan asis bagi terciptanya gol-gol Cristiano Ronaldo

Dalam perjalanan karier Cristiano Ronaldo di Timnas Portugal, ada dua pemain yang pernah memanjakan CR7 dengan asis. Pemain tersebut adalah Joao Moutinho dan Ricardo Quaresma.

Meski Joao Moutinho dan Cristiano Ronaldo belum pernah main bersama di level klub tapi semua itu tidak memengaruhi koneksi di antara Cristiano Ronaldo dan Joao Moutinho.

Bagi Cristiano Ronaldo, Joao Moutinho adalah anugrah karena dari dialah banyak umpan-umpan yang menjadi gol (asis). Pertama kali keduanya bermain di satu laga terjadi pada September 2005 silam.

Dalam laga kualifikasi Piala Dunia tersebut, Cristiano Ronaldo dan Joao Moutinho sempat bermain bersama selama 16 menit sebelum CR7 meninggalkan lapangan di menit ke-62 untuk digantikan.

Sejak itu, keduanya telah bermain bersama dalam 110 pertandingan termasuk saat keduanya pernah menjadi pemain pengganti atau pemain yang digantikan. Dari 110 laga itu pula, tercipta 8 gol untuk Timnas Portugal.

Yang menarik, 8 gol tersebut diciptakan Cristiano Ronaldo dan berkat asis Joao Moutinho. Dengan jumlah itu pula, Joao Moutinho termasuk pemain yang paling banyak memberikan asis di Timnas Portugal untuk CR7.

Sebaliknya, Cristiano Ronaldo dan Ricardo Quaresma sudah saling mengenal. Keduanya tumbuh bersama di Sporting CP. Ketika Cristiano Ronaldo pergi ke Manchester United pada 2003, Ricardo Qaresma bergabung ke Barcelona di tahun yang sama.

Keduanya bermain bersama dalam 52 laga di Timnas Portugal sejak 2004 sebelum akhirnya Ricardo Quaresma gantung sepatu pada 2018. Dari 52 laga tersebut, koneksi keduanya telah menciptakan 12 gol untuk Portugal.

Ricardo Quaresma memberikan 9 asis bagi Cristiano Ronaldo sedangkan tiga gol Ricardo Quaresma asis dari Cristiano Ronaldo. Dari kedua pemain tersebut, hanya Joao Moutinho yang masih aktif bermain.

Sang pemain juga belum menyatakan pensiun dari Timnas Portugal. Tapi, kali terakhir Joao Moutinho bermain untuk Portugal terjadi pada tahun 2022 lalu. Setelah itu, Namanya tidak pernah lagi muncul bersama Timnas Portugal.

Karena itu, sulit untuk memprediksi Joao Moutinho akan kembali ke timnas Portugal. Bahkan, di klubnya saat ini, Braga, dia baru mencetak satu gol dan memberikan tiga asis dari total 40 laga.

Di Timnas Portugal saat ini, masih ada Bernardo Silva yang juga sangat mengenal Cristiano Ronaldo. Ketika CR7 pernah gagal mencetak gol dari penalti, Bernardo Silva yang mencoba menguatkan.

Bernardo Silva dan Cristiano Ronaldo bermain bersama dalam 82 laga. Dari jumlah laga tersebut, tercipta 7 gol yang semuanya diciptakan Cristiano Ronaldo memanfaatkan asis bintang klub Manchester City tersebut.

Kedekatan keduanya di Timnas Portugal terlihat pula dari jabatan wakil kapten yang disandang Bernardo Silva. Di Piala Dunia 2026 nanti, Bernardo Silva dapat menjadi rekan Cristiano Ronaldo dalam memburu gol.

Pelajaran di Piala Dunia 2022

CR7 memiliki sejumlah misi di Piala Dunia tahun ini. Menjadi pemain pertama yang tampil di enam edisi Piala Dunia, sebagai pemain pertama yang mencetak gol di enam Piala Dunia.

Namun, misi paling utama adalah meraih gelar Piala Dunia. Trofi Piala Dunia bukan hanya melengkapi trofi dalam karier Cristiano Ronaldo melainkan juga akan menjadi pencapaian bersejarah bagi Timnas Portugal. Di ajang Piala Dunia, pencapaian terbaik Selecao das Quinas hanya sampai semifinal dan itu mereka raih di Piala Dunia 1966.

Saat itu, gagal ke final membuat Portugal ke laga memperebutkan peringkat ketiga terbaik dan mereka berhasil meraihnya setelah mengalahkan Uni Soviet, 2-1. Setelah itu, langkah mereka di Piala Dunia seringkali hanya sampai fase grup.

Di Piala Dunia terakhir yaitu Piala Dunia 2022, Timnas Portugal berhasil meraih hasil yang lebih baik sejak Piala Dunia 1966 itu, yaitu meraih perempat final. Portugal secara mengejutkan kalah 0-1 dari Maroko di fase knockout itu.

Meski itu pencapaian yang lebih baik tapi jelas bahwa kegagalan Portugal di Piala Dunia 2022 disebabkan suasana kamar ganti yang tidak harmonis. Seiring berjalannya turnamen ini, hubungan pelatih Portugal ketika itu, Fernando Santos dengan Cristiano Ronaldo tidak harmonis.

Dalam pertandingan menghadapi Maroko, Cristiano Ronaldo menjadi cadangan dan baru diturunkan di menit ke-51. Namun demikian, CR7 tidak dapat membongkar ketat dan tebalnya pertahanan Maroko. Itu juga untuk kedua kalinya secara beruntun di Piala Dunia ini, Cristiano Ronaldo menjadi cadangan.

Portugal ada di bawah kepelatihan Roberto Martinez. Dan, pelatih asal Spanyol ini tentu belajar dari kegagalan tim ini di Piala Dunia 2022 lalu. Seperti halnya Lionel Messi di Timnas Argentina, Cristiano Ronaldo juga akan mendapatkan dukungan dari semua rekan setimnya, terutama Bernardo Silva.