TVRINews - Boston, Amerika Serikat

Penyerang Prancis, Kylian Mbappe, mengaku situasi yang terjadi sebelum penalti sangat tidak biasa.

Kylian Mbappe mengungkapkan penyebab di balik kegagalannya mengeksekusi penalti saat Prancis mengalahkan Maroko pada perempat final Piala Dunia 2026, Kamis (9/7/2026) waktu setempat atau Jumat WIB di Boston Stadium, Amerika Serikat. 

Penyerang Real Madrid itu menilai proses peninjauan VAR yang berlangsung terlalu lama membuat konsentrasinya buyar sebelum mengambil tendangan dari titik putih.

Meski gagal mencetak gol melalui penalti ketika skor masih 0-0, Mbappe akhirnya mampu menebus kesalahannya. Ia mencetak gol pembuka yang membawa Prancis unggul sebelum Ousmane Dembele memastikan kemenangan Les Bleus dengan gol kedua. Hasil tersebut mengantarkan Prancis melaju ke semifinal Piala Dunia 2026.

Usai pertandingan, Mbappe mengaku situasi yang terjadi sebelum penalti sangat tidak biasa. Menurutnya, keputusan wasit asal Argentina, Facundo Tello, yang sempat mengubah arah proses pengambilan penalti membuat dirinya kehilangan fokus.

"Saya mengambil penalti dengan buruk, tetapi situasinya memang sulit karena sempat terjadi kebingungan. Dembele memberikan bola kepada saya. Lalu wasit datang menghampiri tepat ketika saya mulai berkonsentrasi dan mengatakan bahwa ternyata tidak ada penalti," ujar Mbappe dikutip dari Marca, Jumat (10/7/2026).

"Itu membuat saya kehilangan fokus. Saya sudah membayangkan banyak kemungkinan dalam mempersiapkan diri untuk mengambil penalti, tetapi situasi seperti ini belum pernah saya alami sebelumnya," lanjut kapten timnas Prancis tersebut.

Kegagalan Mbappe langsung terlihat memicu emosinya di atas lapangan. Sesaat setelah tendangannya gagal berbuah gol, ia tampak melayangkan protes. Proses yang berlarut-larut sebelum penalti akhirnya dieksekusi juga menuai kritik dari kubu Prancis.

Pelatih Prancis Didier Deschamps menilai ketidakpastian akibat pemeriksaan VAR menjadi faktor yang menyulitkan anak asuhnya. Ia menjelaskan bahwa proses tersebut berlangsung hampir dua menit sehingga mengganggu persiapan Mbappe.

"Menurut saya sempat ada pemeriksaan VAR yang kemudian dikonfirmasi oleh wasit. Setelah itu masih ada pemeriksaan lagi terkait kemungkinan adanya pelanggaran. Mereka menghabiskan waktu hampir dua menit untuk meninjau tayangan ulang," kata Deschamps.

"Pada akhirnya, ketidakpastian itulah yang menjadi masalah. Faktanya, prosesnya memakan waktu sangat lama, sementara Kylian sudah siap untuk mengambil penalti."

Meski demikian, Deschamps enggan menjadikan insiden tersebut sebagai alasan utama kegagalan sang bintang.

"Saya tidak ingin mencari-cari alasan untuk Kylian, tetapi jelas situasi seperti itu tidak mudah baginya," ujar pelatih yang membawa Prancis kembali menembus semifinal Piala Dunia.

Terlepas dari kegagalan penalti tersebut, Mbappe berhasil menunjukkan mentalitasnya dengan bangkit sepanjang pertandingan. 

Gol yang dicetaknya membuka jalan bagi kemenangan Prancis atas Maroko, sebelum Dembele menambah keunggulan dan memastikan Les Bleus melangkah ke empat besar.

Prancis kini tinggal selangkah lagi untuk mencapai final Piala Dunia 2026. Sementara bagi Mbappe, gol ke gawang Maroko menjadi penebusan sempurna setelah momen sulit akibat penalti yang gagal dan kontroversi proses pemeriksaan VAR yang melibatkan wasit Facundo Tello.