TVRINews – Zurich, Swis

Asamoah Gyan dan Lionel Messi menjadi pemain dengan penalti gagal terbanyak di Piala Dunia.

Turnamen sepak bola terbesar sejagat, Piala Dunia, selalu memunculkan rekor-rekor menarik. Namun, tentu tidak semua rekor tersebut positif. Tidak sedikit rekor negatif yang juga tercipta di Piala Dunia. 

Salah satunya tentu rekor yang tidak diinginkan dua pemain yang pernah menjadi bintang di Piala Dunia, Asamoah Gyan dan Lionel Messi. 

Keduanya hingga kini memegang rekor sebagai pemain yang paling sering gagal mencetak gol dalam eksekusi penalti di Piala Dunia (tidak termasuk adu penalti), yaitu dua kali. Gyan mengalaminya di pada 2006 dan 2010 sedangkan Messi pada 2018 dan 2022.

Gyan Gagal Jadikan Gana Tim Afrika Pertama ke Semifinal Piala Dunia

Keberhasilan Gana mengalahkan Republik Ceko 2-0 menjadi salah satu kejutan besar selama pertandingan penyisihan di Grup E Piala Dunia FIFA 2006 pada 17 Juni 2006, di Cologne, Jerman. 

Gyan mencetak gol dalam 68 detik pertama (menit 2’) dan Sulley Muntari menambahkan gol kedua menjelang akhir pertandingan (82’), menandai kemenangan Piala Dunia pertama buat Gana.

Gana seharusnya bisa menang dengan skor 3-0 jika tembakan Gyan tidak membentur tiang gawang Petr Cech saat menjadi algojo penalti, hanya beberapa saat setelah mencetak gol pertama. 

Gana akhirnya mampu lolos ke babak gugur dengan menempati posisi kedua di bawah Italia. Namun, langkah Black Stars terhenti di 16 besar setelah menyerah 0-3 dari Brasil. 

Kegagalan penalti paling menyesakkan bagi Gyan terjadi di Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan. Gyan yang memperkuat tim nasional Gana antara 2003 sampai 2019 tampil impresif di fase grup hingga babak 16 besar.

Kemenangan 1-0 Gana atas Serbia dan imbang 1-1 lawan Australia terjadi berkat gol-gol dari Gyan yang semuanya dari titik putih. Berikutnya di 16 besar, Gana berhasil menyingkirkan Amerika Serikat (AS) 2-1 dan Gyan mencetak gol penentu di masa perpanjangan waktu. 

Di delapan besar (perempat final), Gana bertemu Uruguai. Skor sama kuat 1-1 sampai di menit akhir perpanjangan waktu, ketika secara kontroversial striker Uruguai Luis Suarez dengan tangannya sengaja menghalau bola keluar gawang. 

Penalti pun diberikan untuk Gana dan Suarez dikartu merah. Gyan yang sebelumnya selalu sukses menjadi algojo penalti, kali ini justru menendang bola membentur mistar gawang Uruguai kendati kiper Fernando Muslera sudah bereaksi ke kanan.

Menariknya, saat babak adu penalti, Gyan yang menjadi penendang pertama justru berhasil kendati akhirnya Gana tetap menyerah 2-4 dari Uruguai.  

Tidak berhasilnya Gyan mencetak gol di menit sangat krusial perpanjangan waktu dinilai menjadi biang kegagalan Gana untuk menjadi tim asal Afrika pertama yang menembus semifinal Piala Dunia (Maroko yang akhirnya melakukannya pada 2022).

Dua Kali Penalti Messi Digagalkan Kiper Lawan

Nasib kurang beruntung Asamoah Gyan ternyata “menular” ke megabingang tim nasional Argentina, Lionel Messi. Bedanya, jika dua tendangan penalti Gyan “digagalkan” tiang dan mistar gawang, dua tendangan penalti Messi di luar babak adu penalti, berhasil diadang kiper lawan.

Menjalani laga pertama Grup D Piala Dunia 2018 melawan Islandia, Argentina mencetak gol pada menit ke-19 lewat Sergio Aguero namun berhasil disamakan Alfreo Finnbogason hanya empat menit kemudian. 

Argentina seharusnya mampu memenangi pertandingan di Otkritie Arena, Moskow, Rusia, itu jika tendangan penaltinya pada menit ke-64 tidak digagalkan kiper Hannes Halldorsson.

Menembak dengan kaki andalannya, kiri, sepakan Messi mengarah ke kanan gawang dan sesuai dengan reaksi Halldorsson yang berhasil menepisnya. Setelah pertandingan, Halldorsson mengaku sudah banyak mempelajari setiap penalti Messi.

Argentina akhirnya berhasil lolos dari fase grup namun langsung kalah di 16 besar oleh Prancis – yang akhirnya juara Piala Dunia 2018 – dengan skor 3-4.

Kegagalan penalti Messi berikutnya juga terjadi di fase grup Piala Dunia 2022 di Qatar, tepatnya pada pertandingan ketiga yang krusial untuk menentukan posisi di Grup C.

Melawan Polandia, Messi mendapatkan pelanggaran yang cukup kontroversial pada menit ke-39. Kapten timnas Argentina itu pun dipercaya menjadi penendang. 

Namun, kiper Polandia Wojciech Szczesny “terbang” ke arah kiri gawang, tepat dengan tembakan yang dilepaskan Messi. Szczesny pun menjadikan Messi “kawan” Asamoah Gyan sebagai pemain yang gagal mengeksekusi dua penalti di luar adu penalti dalam Piala Dunia.

Argentina akhirnya tetap mampu memenangi pertandingan itu, 2-0, lewat gol-gol dari Alexis Mac Allister (46’) dan Julian Alvarez (67’).

Terlepas dari kegagalan-kegagalan ini, Messi masih sering bertindak sebagai pengambil tendangan penalti utama untuk timnas Argentina.

Bahkan, kegagalan penalti ke gawang Polandia tidak mencegah Argentina untuk memenangi Piala Dunia FIFA 2022, dengan Messi mencetak gol penalti di final melawan Prancis.