TVRINews - Sydney, Australia

Australia mematangkan persiapan menuju Piala Dunia 2026 lewat uji coba melawan Swis.

Australia akan menantang Swis dalam pertandingan uji coba jelang Piala Dunia 2026. Duel kedua tim digelar di Snapdragon Stadium, San Diego, California, Amerika Serikat pada 6 Juni mendatang.

Dengan adanya kepastian uji coba dengan Swis, lengkap sudah agenda persiapan Australia jelang Piala Dunia 2026. Sebelumnya, mereka bersepakat dengan Meksiko untuk bertanding di Rose Bowl Stadium pada 30 Mei.

Menghadapi dua lawan yang juga menjadi kontestan Piala Dunia 2026 memberi kesempatan kepada pelatih Australia, Tony Popovic untuk mencari racikan taktik terbaik. Ia senang dengan agenda ini karena lawannya tim yang tangguh.

"Ini adalah pertandingan terakhir kami sebelum laga pembuka Piala Dunia melawan Turki pada 13 Juni. Ini akan menjadi uji coba yang sangat baik sebelum turnamen," kata Popovic, dikutip dari laman resmi Federasi Sepak Bola Australia, Jumat (17/4/2026).

Swis yang diarsiteki Murat Yakin memiliki skuad bagus. Mereka telah membuktikan diri layak jadi unggulan di Piala Dunia kali ini karena menjalani enam laga kualifikasi zona Eropa tanpa kekalahan.

"Swis adalah tim kuat yang berada di peringkat 20 besar dunia. Mereka lolos ke Piala Dunia 2026 setelah tidak terkalahkan dan menjadi juara grup," tutur Popovic.

Direktur Eksekutif Sepak Bola FFA, Heather Garriock, berharap tim berjuluk The Socceroos dapat memetik banyak pelajaran. Menghadapi tim dengan kualitas seperti Swis menjadi kesempatan berharga untuk menyempurnakan persiapan.

"Pertandingan ini akan menjadi sangat krusial bagi Socceroos untuk menguji diri sebelum Piala Dunia dimulai,” ujar Garriock.

Persiapan yang matang amat diperlukan Australia sebelum mentas di Piala Dunia 2026. Mereka tergabung ke Grup D bersama tuan rumah Amerika Serikat, Paraguai, dan Turki.

Amerika Serikat lebih diunggulkan di Grup D karena berstatus tuan rumah sekaligus memiliki kedalaman skuad yang kompetitif. Sementara Paraguai adalah tim Amerika Selatan yang memiliki permainan fisik dan disiplin tinggi.

Turki yang lolos melalui play-off zona Eropa tak bisa dianggap remeh. Tim besutan Vincenzo Montella memiliki sejumlah pemain berkualitas seperti Arda Guler, Hakan Calhanoglu, dan Kenan Yildiz.

Melihat peta kekuatan setiap tim di Grup D, penting bagi Australia untuk tampil konsisten sejak laga pembuka demi menjaga peluang untuk lolos ke babak gugur.