Virgil van Dijk, bek tengah dan kapten Timnas Belanda. (TVRI/Grafis/Jovi Arnanda) Foto: TVRI/Grafis/Jovi Arnanda
TVRINews – Liverpool, Inggris
Virgil van Dijk adalah tipe bek tengah komplet yang sangat dibutuhkan Timnas Belanda untuk Piala Dunia 2026.
Virgil van Dijk saat ini mungkin harus menjalani musim yang berat di level klub. Namun, ia tetap bagian yang sangat penting baik untuk klubnya, Liverpool FC, maupun tim nasional sepak bola negaranya, Belanda.
Pemain yang dinobatkan sebagai bek tengah terbaik dunia saat ini oleh majalah sepak bola Inggris, FourFourTwo, itu kembali harus memberikan yang terbaik di penampilan kedua secara beruntun Belanda di Piala Dunia.
Seperti pepatah lama mengatakan, serangan akan memenangi pertandingan tetapi pertahanan yang akan merebut gelar, ini rasanya cocok dialamatkan ke Tim Nasional Belanda jika ingin mematahkan “kutukan” sebagai finalis terbanyak di Piala Dunia namun tanpa gelar — tuga kali, yakni 1974, 1978, dan 2010.
Jika bicara soal pertahanan Timnas Belanda, Virgil van Dijk-lah yang bakal pertama disorot. Menjadi salah satu bek tengah terbaik di dunia (mungkin bisa dibilang yang terbaik), keunggulan utama Van Dijk adalah sikap kepemimpinannya.
Ia menjadi kapten baik klub Liverpool maupun negaranya, Belanda, dan energi serta sikapnya menular kepada rekan-rekan setimnya. Van Dijk secara harfiah dan kiasan adalah pengatur serangan lini belakangnya.
Ia tenang saat menguasai bola, jarang melakukan kesalahan, memenangi duel satu lawan satu, dan dominan di udara.
Van Dijk memang akan berusia 35 tahun selama Piala Dunia. Tetapi usianya tidak menjadi masalah karena Van Dijk adalah alasan mengapa Oranje secara otomatis menjadi pesaing kuat melawan lawan mana pun.
Tipe Bek Lengkap
Van Dijk menggunakan superioritas posisinya untuk memotong ancaman. Ia selama ini diketahui lebih memilih untuk tetap berdiri daripada melakukan tekel meluncur.
Dengan tinggi badan mencapai 195 cm, Van Dijk dikenal mampu menggunakan kekuatan dan keunggulan fisiknya untuk melindungi bola. Ia mendominasi duel udara di kedua kotak penalti, dan mampu menetralisasi striker-striker yang kuat secara fisik.
Van Dijk juga dikenal karena sikapnya yang tenang. Bahkan di bawah tekanan yang intens, ia mampu meminimalkan kepanikan defensif.
Gaya Bermain
Van Dijk adalah bek tengah “quarterback”, istilah untuk bek tengah modern yang bertindak sebagai pengatur serangan utama dari lini belakang. Van Dijk mampu mengatur serangan tim dengan umpan jarak jauh, ketenangan, dan visi, sambil juga menjalankan tugas defensif.
Van Dijk berperan sangat penting dalam membangun permainan dari belakang, melakukan transisi dari pertahanan ke serangan seperti seorang quarterback dalam sepak bola Amerika (American football).
Di level klub, Van Dijk seringkali memberikan umpan panjang diagonal kepada pemain sayap seperti Mohamed Salah.
Van Dijk selama ini juga dikenal dengan perannya sebagai pengontrol garis pertahanan tinggi. Kecepatan Van Dijk memungkinkannya untuk mengendalikan ruang luas di belakangnya, menjadikannya sempurna untuk sistem pertahanan garis tinggi.
Sebagai kapten, Van Dijk memimpin lini belakang dengan seringkali mengatur pertahanan dan berkomunikasi terus-menerus untuk mempertahankan standar tinggi.
Selain kemampuan bertahan dari bola mati, Van Dijk juga menjadi ancaman ofensif yang signifikan di kotak penalti lawan dalam situasi tersebut.
Van Dijk juga unggul dalam memaksa penyerang ke dalam situasi yang tidak menguntungkan daripada mengandalkan intervensi putus asa di menit-menit terakhir.
Mungkin satu-satunya kelemahan Van Dijk adalah tidak mampu memaksimalkan kedua kaki sama baiknya. Ia selama ini sangat nyaman dan lebih banyak menggunakan kaki kirinya karena secara alami memang kidal (kiri dari lahir).
Meskipun performanya sedikit menurun setelah cedera, Virgil van Dijk – yang sudah 90 kali memperkuat Timnas Belanda (sejak debut pada 10 Oktober 2015) dengan 12 gol – tetap menjadi salah satu bek terbaik di dunia sepak bola dan tenaganya masih sangat diperlukan Tim Oranye.