TVRINews – Coyoacan, Meksiko

Meksiko akan menjamu Ekuador di babak 32 besar Piala Dunia 2026 di Estadio Mexico City.

Tiga kemenangan dari tiga pertandingan tanpa kebobolan telah memberikan modal sempurna bagi salah satu tuan rumah Piala Dunia 2026, Meksiko, menjelang fase gugur. 

Skuad asuhan Javier Aguirre bertekad melanjutkan catatan impresif tersebut saat menghadapi Ekuador di Mexico City Stadium, Coyoacan, Meksiko, dalam laga babak 32 besar Piala Dunia FIFA 2026. 

Pertandingan Meksiko melawan Ekuador ini akan disiarkan secara langsung di TVRI Sport pada Rabu (01/07/2026) mulai pukul 07.00 WIB.  

Meksiko tampil sebagai salah satu tuan rumah yang paling menonjol—di antara Amerika Serikat (AS) dan Kanada—sejauh ini. 

Namun, Ekuador datang dengan penuh keyakinan setelah bangkit dari ketertinggalan untuk menaklukkan juara grup Jerman dengan skor 2-1 pada laga terakhir fase grup—hasil yang memastikan langkah mereka ke babak 32 besar sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik.

El Tri Fantastis di Fase Grup

Meksiko tampil perkasa di fase grup dengan memenangi ketiga pertandingan serta mencatatkan clean sheet di setiap laga, sehingga mereka memuncaki Grup A dengan poin sempurna dan enam gol yang dicetak. 

Performa El Tri ini memberikan alasan kuat bagi mereka dan para pendukungnya untuk meyakini bahwa kiprah Meksiko di turnamen ini bisa menjadi catatan sejarah.

El Tri mengawali kiprah mereka dengan kemenangan 2-0 atas Afrika Selatan dalam pertandingan yang diwarnai tiga kartu merah, di mana Julian Quinones dan Raul Jimenez mencetak gol yang menentukan arah langkah mereka. 

Kemenangan sengit 1-0 atas Korea Selatan menyusul kemudian tiga poin meyakinkan 3-0 atas Republik Ceko pada laga terakhir fase grup memastikan Meksiko merebut posisi puncak klasemen.

El Tri tdak terkalahkan dalam sembilan pertandingan Piala Dunia di stadion kandang mereka—dengan hanya dua kekalahan yang pernah terjadi di lokasi tersebut; kekalahan terakhir dialami dalam laga kualifikasi melawan Honduras pada September 2013. 

Atmosfer yang diciptakan oleh lebih dari 80 ribu penggemar di kandang sendiri terbukti menjadi faktor penting dalam performa mereka sejauh ini. 

Ini adalah periode ketiga Aguirre menjabat sebagai pelatih Meksiko, dan ikatan pribadinya dengan lokasi turnamen ini menambah nilai istimewa tersendiri karena ia pernah tampil sebagai gelandang di Piala Dunia 1986 dan melatih El Tri pada edisi 2002. 

Pada kedua kesempatan tersebut, timnya mencatatkan dua kemenangan dan satu hasil imbang di fase grup, menyamai rekor pencapaian terbaik Meksiko sebelumnya di fase grup—sebuah rekor yang kini telah dilampaui oleh skuad saat ini.

Jalan Terjal Ekuador

Sementara itu, Ekuador menjalani fase grup yang penuh gejolak sebelum akhirnya memastikan kelolosan sebagai salah satu tim peringkat ketiga terbaik dengan raihan empat poin dari Grup E.

Tim asuhan Sebastian Beccacece menelan kekalahan 0-1 dari Pantai Gading pada laga pertama, dengan kebobolan yang menyakitkan karena terjadi pada menit ke-90. 

La Tricolor kemudian ditahan tanpa gol oleh Curacao meskipun telah melepaskan 27 tembakan. Hasil tersebut membuat harapan mereka untuk lolos berada di ujung tanduk menjelang rangkaian pertandingan terakhir. 

Momen penentu terjadi saat melawan juara Grup E, Jerman. Tertinggal lebih dulu lewat gol Leroy Sane pada menit ke-2, Ekuador melakukan aksi bangkit yang heroik untuk meraih kemenangan 2-1. Gol-gol dari Nilson Angulo serta Gonzalo Plata pada menit ke-77 untuk memastikan tempat Ekuador di babak 32 besar.

Ini merupakan kali kedua dalam sejarah Ekuador mereka berhasil melaju melewati fase grup, menyamai pencapaian di Piala Dunia 2006 di Jerman—saat tim yang dikapteni Ivan Hurtado lolos bersama tuan rumah, tetapi kemudian kalah 0-1 akibat tendangan bebas David Beckham (Inggris) di babak 16 besar. 

Kedua negara telah bertemu sebanyak 28 kali sebelumnya; Meksiko memenangi 17 pertandingan, Ekuador empat kali, dan tujuh laga berakhir imbang. 

Pertemuan terakhir mereka adalah hasil imbang 1-1 dalam laga persahabatan internasional pada Oktober 2025, sementara satu-satunya pertemuan sebelumnya di Piala Dunia terjadi pada fase grup turnamen tahun 2002, ketika Meksiko menang 2-1.

Taktik Kunci

Duel taktis laga Meksiko melawan Ekuador akan berpusat pada permainan penguasaan bola yang terukur dari El Tri melawan strategi high press agresif serta permainan transisi La Tricolor. 

Mengingat Meksiko bakal diuntungkan bermain di kandang dengan dukungan suporter serta lini pertahanan yang sangat kokoh, Ekuador akan mengandalkan pertarungan fisik di lini tengah untuk memaksakan perebutan bola dan melancarkan serangan balik.

Duet lini tengah Meksiko, Edson Alvarez dan Luis Romo, akan berupaya menjadi penyeimbang permainan, mengatur tempo, serta mendistribusikan bola ke sisi sayap.

Di skuad Ekuador, gelandang Chelsea FC Moises Caicedo akan berperan sebagai pemutus aliran  permainan lawan, dengan tugas mematahkan ritme permainan Meksiko di area tengah lapangan dan segera melakukan transisi untuk menyerang.

Di bawah Aguirre, El Tri sangat mengandalkan kecepatan dan permainan lugas para penyerang seperti Julian Quinones untuk menusuk ke tengah dari sisi sayap dan menguji ketangguhan bek tengah Ekuador. 

Setelah mencatatkan clean sheet sepanjang fase grup, Meksiko diperkirakan akan memainkan laga dengan sabar serta menghindari kesalahan fatal yang dapat membuat mereka rentan terhadap kecepatan pemain Ekuador.

Di bawah asuhan Sebastian Beccacece, La Tri diperkuat oleh bek-bek papan atas seperti Willian Pacho dan Piero Hincapie. Mereka akan menerapkan formasi bertahan yang rapat dengan garis pertahanan rendah hingga menengah untuk meredam serangan Meksiko. 

Ekuador akan menghindari skema membangun serangan dari lini tengah jika memungkinkan, serta memanfaatkan kecepatan Gonzalo Plata dan Nilson Angulo di sisi sayap untuk menyuplai bola kepada penyerang veteran, Enner Valencia.

MEKSIKO vs EKUADOR

Stadion: Mexico City Stadium
Wasit: Slavko Vincic (Slowenia)
Peluang: 50-50

Perkiraan Susunan Pemain

Meksiko (4-3-3): 1-Raul Rangel; 2-Jorge Sanchez, 4-Edson Alvarez, 5-Johan Vasquez, 23-Jesus Gallardo; 26-Brian Gutierrez, 6-Erik Lira, 7-Luis Romo; 25-Roberto Alvarado, 9-Raul Jimenez, 16-Julian Quinones  
Cadangan: 12-Carlos Acevedo, 13-Guillermo Ochoa, 15-Israel Reyes, 20-Mateo Chavez, 17-Orbelin Pineda, 18-Obed Vargas, 19-Gilberto Mora, 24-Luis Chavez, 8-Alvaro Fidalgo, 10-Alexis Vega, 11-Santiago Gimenez, 14-Armando Gonzalez, 21-Cesar Huerta, 22-Guillermo Martinez
Pelatih: Javier Aguirre Onaindia

Ekuador (4-4-2): 1-Hernan Galindez; 21-Alan Franco, 4-Joel Ordonez, 6-Willian Pacho, 3-Piero Hincapie; 9-John Yeboah, 23-Moises Caicedo, 15-Pedro Vite, 20-Nilson Angulo; 19-Gonzalo Plata, 13-Enner Valencia
Cadangan: 12-Moises Ramirez, 22-Gonzalo Valle, 2-Felix Torres, 17-Angelo Preciado, 25-Jackson Porozo, 5-Jordy Alcivar, 8-Anthony Valencia, 10-Kendry Paez, 14-Alan Minda, 18-Denil Castillo, , 7-Pervis Estupinan, 26-Yaimar Medina, 11-Kevin Rodríguez, 16-Jordy Caicedo, 24-Jeremy Arevalo
Pelatih: Sebastian Beccacece (Argentina)

Lima Pertemuan Terakhir
15/10/2025 Meksiko 1-1 Ekuador – Persahabatan
01/07/2024 Meksiko 0-0 Ekuador – Copa America (Piala Amerika)
06/06/2022 Meksiko 0-0 Ekuador – Persahabatan
28/10/2021 Meksiko 0-3 Ekuador – Persahabatan
10/06/2019 Meksiko 3-2 Ekuador – Persahabatan

Lima Pertandingan Terakhir Meksiko
25/06/2026 Rep. Ceko 0-3 Meksiko – Grup A Piala Dunia 2026
19/06/2026 Meksiko 1-0 Korea Selatan – Grup A Piala Dunia 2026
11/06/2026 Meksiko 2-0 Afrika Selatan – Grup A Piala Dunia 2026
05/06/2026 Meksiko 5-1 Serbia – Persahabatan
31/05/2026 Meksiko 1-0 Australia – Persahabatan

Lima Pertandingan Terakhir Ekuador
25/06/2026 Ekuador 2-1 Jerman – Grup E Piala Dunia 2026
21/06/2026 Ekuador 0-0 Curacao – Grup E Piala Dunia 2026
15/06/2026 Pamtao Gading 1-0 Ekuador – Grup E Piala Dunia 2026
07/06/2026 Ekuador 3-0 Guatemala– Persahabatan
31/05/2026 Ekuador 2-1 Arab Saudi – Persahabatan