TVRINews - Los Angeles, Amerika Serikat

Meski menang telak atas Austria, pelatih Portugal, Luis de la Fuente, menolak menganggap timnya sudah tampil sempurna.

Timnas Spanyol tampil semakin meyakinkan di Piala Dunia 2026 setelah menyingkirkan Austria dengan kemenangan telak 3-0 pada babak 32 besar di Los Angeles Stadium, California, Kamis (3/7/2026) waktu setempat. 

Meski senang melihat performa anak asuhnya, pelatih Luis de la Fuente menegaskan bahwa La Roja belum mencapai kemampuan terbaiknya dan memperingatkan timnya agar tidak cepat berpuas diri.

Spanyol melangkah ke babak 16 besar berkat dua gol Mikel Oyarzabal dan satu gol Pedro Porro. Bek kiri Marc Cucurella menjadi salah satu bintang pertandingan setelah mencatatkan dua asis untuk gol-gol Oyarzabal.

Kemenangan tersebut semakin menegaskan status Spanyol sebagai salah satu kandidat kuat juara. Hingga fase gugur ini, mereka juga masih belum kebobolan satu gol pun. Bahkan Austria dibuat frustrasi sepanjang pertandingan dan gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran.

Meski demikian, De la Fuente menolak menganggap timnya sudah tampil sempurna.

"Saya punya banyak alasan untuk merasa bahagia hari ini. Pertama karena kemenangan ini, kami menang dengan meyakinkan dan penampilan tim sungguh luar biasa," kata De la Fuente kepada wartawan, dikutip dari Reuters, Jumat (3/7/2026).

"Namun, masih ada ruang untuk berkembang. Mungkin Anda berpikir telah melihat penampilan terbaik kami, tetapi tim ini belum mencapai seluruh potensinya. Masih banyak yang harus kami lakukan," ia menambahkan.

Pelatih berusia 65 tahun itu menegaskan bahwa perjalanan Spanyol hingga sejauh ini bukanlah hasil dari satu pertandingan istimewa, melainkan buah dari proses panjang yang telah dibangun selama beberapa tahun terakhir. Menurutnya, tantangan di babak 16 besar dan seterusnya akan jauh lebih berat sehingga tim harus terus meningkatkan kualitas permainan.

"Penampilan hari ini harus menjadi fondasi untuk apa yang akan datang. Kami akan terus berkembang dan melakukan segala sesuatu dengan lebih baik. Kami belum merasa puas, kami ingin lebih," ujarnya.

De la Fuente juga mengingatkan bahwa rasa puas merupakan musuh terbesar sebuah tim yang sedang berada di jalur kemenangan. Walaupun lini pertahanan Spanyol tampil sangat solid hingga membuat Austria tidak mampu menciptakan ancaman berarti, ia masih menemukan sejumlah aspek yang perlu diperbaiki.

"Masih ada beberapa situasi di mana tekanan tinggi kami belum maksimal. Anda harus terus berkembang setiap saat," katanya. "Ketika Anda mulai dipuji lalu mempercayainya, Anda justru menjadi lebih lemah. Kepuasan bisa membunuh Anda," katanya.

Selain memuji keseluruhan penampilan tim, De la Fuente memberikan apresiasi khusus kepada Marc Cucurella. Bek kiri La Roja itu tampil impresif dengan dua asis yang membuka jalan bagi dua gol Oyarzabal dan terus aktif membantu serangan maupun bertahan sepanjang laga.

"Cucurella adalah pemain yang sangat berharga bagi kami. Dia pemain dengan kualitas terbaik," kata De la Fuente, memuji Cucurella.

Meski Spanyol kini semakin difavoritkan untuk melangkah jauh di turnamen, sang pelatih memastikan fokus timnya tidak berubah. Ia ingin para pemain terus melampaui standar yang telah mereka tunjukkan sejauh ini.

"Fase berikutnya akan semakin menuntut. Kami memiliki pemain-pemain hebat, tetapi satu-satunya fokus kami adalah melampaui ekspektasi kami sendiri," sang pelatih menegaskan.