Penyerang Timnas Maroko, Ismael Saibari. Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - Boston, Amerika Serikat
Penyerang Maroko, Ismael Saibari, tampil efektif sepanjang pertandingan. Dari dua tembakan yang dilepaskannya, satu berbuah gol, dan satu lainnya membentur mistar gawang.
Ismael Saibari tampil sebagai pahlawan kemenangan Maroko setelah mencetak gol tunggal yang memastikan kemenangan 1-0 atas Skotlandia pada laga Grup C Piala Dunia 2026 di Boston Stadium, Sabtu (20/6/2026) pagi WIB.
Penyerang PSV Eindhoven itu tampil selama 84 menit dan menjadi pembeda dalam pertandingan yang disaksikan 64.146 penonton.
Baru 71 detik pertandingan berlangsung, Brahim Diaz menusuk dari sisi kanan sebelum mengirim umpan matang ke Ismael Saibari.
Pemain berusia 25 tahun itu tanpa kesulitan menaklukkan Angus Gunn untuk membawa Maroko unggul 1-0. Gol tersebut menjadi rekor gol tercepat sepanjang turnamen ini.
Performa impresifnya membuat Saibari layak dinobatkan sebagai Player of the Match versi TVRI Sport. Penampilannya tidak hanya ditandai oleh gol kemenangan, tetapi juga kontribusi besar dalam membangun serangan hingga membantu pertahanan tim.
Gol Penentu dan Pengaruh Besar di Lini Depan
Ismael Saibari tampil efektif sepanjang pertandingan. Dikutip dari Sofascore, dari dua tembakan yang dilepaskannya, satu berbuah gol, sementara satu peluang lainnya membentur mistar gawang.
Ia juga sempat gagal memanfaatkan satu peluang emas, namun akhirnya mampu menebusnya dengan gol yang memastikan tiga poin bagi Singa Atlas.
Meski hanya mencatatkan 31 sentuhan bola, pemain berusia 25 tahun itu mampu memberikan dampak maksimal. Nilai expected goals miliknya mencapai 0,23, sedangkan expected goals on target menyentuh angka 0,45, menunjukkan kualitas penyelesaian akhirnya.
Selain mencetak gol, Saibari turut menciptakan satu peluang emas untuk rekan setimnya dan melepaskan satu umpan kunci. Ia hanya enam kali kehilangan penguasaan bola sepanjang laga, sebuah catatan yang cukup baik untuk seorang pemain depan.
Distribusi Bola Tetap Efektif
Tak hanya tajam di depan gawang, Saibari juga tampil rapi saat menguasai bola. Ia berhasil menyelesaikan 21 dari 25 operan atau memiliki akurasi umpan sebesar 84 persen.
Sebanyak 16 dari 19 operannya di area pertahanan lawan berhasil menemui sasaran, sementara lima dari enam operan di wilayah sendiri juga sukses dikirimkan dengan baik.
Kontribusinya dalam membangun serangan juga terlihat dari satu umpan kunci serta catatan expected assist sebesar 0,14. Meski lebih banyak bermain sederhana, Saibari mampu memilih momen yang tepat untuk memberikan ancaman kepada lini belakang Skotlandia.
Berbahaya Saat Membawa Bola
Kemampuan Saibari membawa bola menjadi salah satu senjata utama Maroko dalam laga ini. Ia mencatatkan 13 kali ball carries dengan total jarak mencapai 182,34 meter.
Dari jumlah tersebut, empat di antaranya merupakan progressive carries yang membawa bola sejauh 111,15 meter ke arah pertahanan lawan. Aksi terbaiknya menghasilkan progres sejauh 43,88 meter, membantu Maroko keluar dari tekanan sekaligus membangun serangan balik.
Pergerakan eksplosif itu tercermin dari nilai dribble value sebesar 0,38. Hingga dua pertandingan pertama Piala Dunia 2026, Saibari juga telah membukukan 20 sprint dengan kecepatan maksimum mencapai 33,42 km/jam.
Aktif Membantu Pertahanan
Kontribusi Saibari tak berhenti saat menyerang. Ia juga bekerja keras ketika Maroko kehilangan bola. Saibari memenangi dua duel dari tiga kesempatan, termasuk satu duel udara. Ia juga sukses memenangkan satu tekel yang dilakukannya, mencatatkan tiga kali recovery bola serta satu sapuan.
Peran tersebut membantu Maroko mempertahankan keunggulan hingga peluit panjang dibunyikan. Nilai defensive value sebesar 0,15 menggambarkan kontribusinya dalam menjaga keseimbangan permainan tim.
Awal Gemilang di Piala Dunia 2026
Secara keseluruhan, Saibari mengawali Piala Dunia 2026 dengan performa yang sangat menjanjikan. Dari dua pertandingan yang selalu dimulai sebagai starter, ia telah bermain selama 173 menit dan mengoleksi dua gol.
Rata-rata, ia mencetak satu gol setiap 86,5 menit dengan tingkat konversi tembakan mencapai 40 persen. Dari lima percobaan tembakan, dua mengarah tepat ke gawang.
Satu gol dicetak dari dalam kotak penalti dan satu lainnya dari luar kotak penalti, keduanya menggunakan kaki kanan.
Dalam distribusi bola, Saibari telah mencatatkan 49 operan dengan 43 di antaranya akurat atau memiliki tingkat keberhasilan 87,76 persen.
Ia juga membukukan 18 operan sukses di sepertiga akhir lapangan dan satu umpan kunci sepanjang turnamen. Di sektor duel, Saibari memenangi enam dari 11 duel yang dijalani atau memiliki rasio kemenangan 54,55 persen.
Ditambah kecepatan maksimum 33,42 km/jam serta satu tembakan yang membentur mistar gawang, performanya semakin menegaskan perannya sebagai salah satu pemain kunci Maroko.