TVRINews - Arlington, Amerika Serikat

Kekalahan terakhir Spanyol terjadi saat takluk 0-2 dari Skotlandia dalam kualifikasi Euro 2024. Sejak itu, Spanyol tidak pernah lagi mengalami kekalahan.

Luis de la Fuente selangkah lagi akan tercatat sebagai pelatih Timnas Spanyol paling sukses dalam sejarah, menyamai Vicente del Bosque. Pria berusia 65 tahun ini bisa mengukir rekor tersebut jika membawa La Roja juara Piala Dunia 2026. Momen tersebut akan terjadi di laga final yang akan bergulir pada 19 Juni 2026 nanti.

Spanyol berhasil melangkah ke final setelah menang 2-0 atas Prancis dalam laga semifinal yang bergulir pada Selasa (14/7/2026) atau Rabu dini hari WIB. Dua gol La Roja dalam pertandingan tersebut diciptakan dari penalti Mikel Oyarzabal dan gol Pedro Porro setelah memanfaatkan asis Dani Olmo.

Spanyol akan menghadapi pemenang dari laga Inggris vs Argentina, laga semifinal lainnya yang akan bergulir pada malam ini atau Kamis (16/7/2026) dini hari nanti WIB. Langkah La Roja di Piala Dunia 2026 ini diawali dengan hasil yang cukup mengecewakan, imbang 0-0 lawan Tanjung Hijau. Setelah itu, Spanyol tidak terbendung. Rodri dan kawan-kawan mengalahkan Arab Saudi, Uruguai, Austria, Portugal, Belgia, dan kini Prancis.

Ya, tujuh laga Piala Dunia 2026 yang tidak terkalahkan dengan enam di antaranya menang. Dengan deretan kemenangan itu pula, Spanyol tidak terkalahkan dalam 38 laga kompetitif (tidak termasuk uji coba) beruntun. Ini merupakan pencapaian luar biasa. Luis de la Fuente menyatakan, kemenangan atas Prancis memperlihatkan bahwa La Roja membawa "semangat juara 2010".

Langkah ke final di Piala Dunia 2026 ini memang semakin mendekatkan mereka kepada gelar Piala Dunia, pencapaian yang terakhir kali diraih tim ini pada Piala Dunia 2010 di era kepelatihan Vicente del Bosque di Afrika Selatan atau 16 tahun silam.

"Hari ini kami mungkin menghadapi salah satu tim terbaik di dunia, tetapi mereka juga telah menghadapi tim terbaik di dunia," kata De la Fuente dalam konferensi pers setelah kemenangan atas Prancis. Menurut Luis de la Fuente, semua pujian hanya untuk pemainnya yang telah berjuang sejak hari pertama tampil di turnamen yang bergulir di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko ini.

"Sungguh luar biasa menyaksikan mereka bermain; hari ini adalah tontonan yang spektakuler. Mereka membuat hal yang sulit terlihat mudah. ​​Kami telah membangunkan kembali semangat tahun 2010. Kami semua bersama-sama untuk meraih gelar, seperti di tahun itu," Luis de la Fuente menambahkan.

Pelatih berkepala plontos ini mengatakan bahwa kekuatan Spanyol terletak pada semua orang bekerja ke arah yang sama. "Memilih teman perjalanan sangat penting," kata Luis de la Fuente lagi. "Jika Anda membuat kesalahan dalam hal itu, di situlah masalahnya bisa muncul. Kami selalu sangat berhati-hati. Kami tahu bahwa kelompok kerja ini, bukan hanya para pemain, bekerja dengan tujuan bersama. Kami adalah orang-orang biasa dan murah hati yang ingin mencari kebaikan bersama sebelum keuntungan pribadi."

Vicente del Bosque mengawali sukses dengan gelar Piala Dunia 2010 yang merupakan trofi pertama turnamen ini dalam sejarah sepak bola Spanyol. Setelah itu, Vicente del Bosque yang kini berusia 75 tahun tersebut melanjutkan dengan membawa Spanyol juara Piala Eropa (Euro) dua tahun kemudian (2012).

Luis de la Fuente punya jalan yang berbeda meski hasilnya akan sama. Pada dua tahun lalu, Luis de la Fuente membawa Spanyol juara Piala Eropa (2024) dan kini dia memiliki peluang untuk melengkapinya dengan gelar Piala Dunia 2026. Luis de la Fuente berpeluang sebagai pelatih yang memberikan dua gelar utama sebagai pelatih Timnas Spanyol.

Rekor 38 Laga Kompetitif Tanpa Kalah

Perbedaan lainnya, Luis de la Fuente saat ini juga membuat Timnas Spanyol tidak terkalahkan dalam 38 pertandingan kompetitif terakhir. Sejak takluk dari Skotlandia pada 28 Maret 2024, Spanyol tidak pernah mengalami kekalahan di laga kompetitif.

"Tim ini tidak pernah berhenti membuat saya kagum. Potensi untuk berkembang tidak terbatas," kata Luis de la Fuente. "Ini adalah sebuah proses, sebuah pekerjaan. Ini tentang mencapai momen krusial dalam kondisi terbaik. Kami berada di level yang sangat tinggi dalam setiap aspek."

De la Fuente mengatakan dia ingin menghadapi Argentina di final karena persahabatannya yang erat dengan pelatih Lionel Scaloni. Meski demikian, dia memuji Inggris dan menggambarkan semifinal lainnya sebagai pertandingan yang "bisa menjadi final sebelum final."

"Saat ini, kami tidak dalam posisi untuk memiliki preferensi, kami tidak keberatan dengan tim mana pun. Masing-masing memiliki kekuatan sendiri, ini akan menjadi pertandingan yang sangat sengit, dan kami menyambut kedua tim dengan tangan terbuka."

Kemenangan, akan membawa Spanyol menjadi satu-satunya tim dengan rekor tanpa kekalahan terpanjang yang pernah terjadi oleh sebuah tim nasional. Luis de la Fuente telah menjadikan kemenangan sebagai rutinitasnya.

Dia pernah menyatakan sebelum Piala Dunia 2026 ini bergulir; "Hal yang normal dalam sepak bola, dan dalam olahraga, adalah kalah." Namun, tampaknya tidak baginya. Dalam 13 tahunnya di Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF), ia selalu mencapai setidaknya semifinal di setiap turnamen yang diikutinya.

Ia melanjutkan rekor ini bersama tim nasional senior di Piala Dunia ini, sekaligus mencatatkan 38 pertandingan resmi tanpa kekalahan. Namun, rekor bersejarah ini memiliki satu noda yaitu final Liga Bangsa-Bangsa 2025.

Saat itu, Spanyol imbang 2-2 melawan Portugal setelah 120 menit, termasuk perpanjangan waktu, dan kalah 3-5 dalam adu penalti. Itu adalah satu-satunya final dengan kekalahan sejak memimpin Timnas Spanyol.

Dia dia menghadapi tantangan terbesarnya yaitu Piala Dunia 2026. Luis de la Fuente resmi sebagai pelatih Timnas Spanyol pada Desember 2022 dan memimpin mereka melalui fase penentu turnamen. Sejak 15 Juni 2023, Spanyol memiliki rekor 31 kemenangan dan tujuh hasil imbang, dengan 96 gol dan 26 gol kebobolan.

Rentetan 38 pertandingan tak terkalahkan Spanyol dalam pertandingan kompetitif adalah yang terbaik sepanjang masa, bahkan sebenarnya melampaui rekor Italia jika hanya pertandingan resmi yang dihitung.

Di bawah asuhan Roberto Mancini, mereka tidak kalah satu pun pertandingan antara Oktober 2018 dan September 2021. Enam dari pertandingan tersebut adalah pertandingan persahabatan selama periode itu.

Rekor Tidak Terkalahkan Spanyol dalam 38 Laga Kompetitif

1. 15 Juni 2023: Spanyol 2-1 Italia (Liga Negara Eropa)
2. 18 Juni 2023: Spanyol 0-0 Kroasia (Liga Negara Eropa; Spanyol menang 5-4 melalui adu penalti)
3. 8 September 2023: Spanyol 7-1 Georgia (Kualifikasi Euro 2024)
4. 12 September 2023: Spanyol 6-0 Siprus (Kualifikasi Euro 2024)
5. 12 Oktober 2023: Spanyol 2-0 Skotlandia (Kualifikasi Euro 2024)
6. 15 Oktober 2023: Spanyol 1-0 Norwegia (Kualifikasi Euro 2024)
7. 16 November 2023: Spanyol 3-1 Siprus (Kualifikasi Euro 2024)
8. 11 November 2023 Spanyol 3-1 Georgia (Kualifikasi Euro 2024)
9. 15 Juni 2024: Spanyol 3-0 Kroasia (Euro 2024)
10. 20 Juni 2024 Spanyol 1-0 Italia (Euro 2024)
11. 24 Juni 2024 Spanyol 1-0 Albania (Euro 2024)
12. 30 Juni 2024 Spanyol 4-1 Georgia (Euro 2024)
13. 5 Juli 2024 Spanyol 2-1 Jerman (Euro 2024; setelah perpanjangan waktu)
14. 9 Juli 2024 Spanyol 2-1 Prancis (Euro 2024)
15. 14 Juli 2024 Spanyol 2-1 Inggris (Euro 2024)
16. 5 September 2024 Spanyol 0-0 Serbia (Liga Negara Eropa)
17. 8 September 2024 Spanyol 4-1 Swiss (Liga Negara Eropa)
18. 12 Oktober 2024 Spanyol 1-0 Denmark (Liga Negara Eropa)
19. 15 Oktober 2024 Spanyol 3-0 Serbia (Liga Negara Eropa)
20. 15 November 2024 Spanyol 2-1 Denmark (Liga Negara Eropa)
21. 18 November 2024 Spanyol 3-2 Swiss (Liga Negara Eropa)
22. 20 Maret 2025 Spanyol 2-2 Belanda (Liga Negara Eropa)
23. 23 Maret 2025 Spanyol 3-3 Belanda (Liga Negara Eropa; Spanyol menang 5-4 melalui adu penalti)
24. 5 Juni 2025 Spanyol 5-4 Prancis (Liga Negara Eropa)
25. 8 Juni 2025 Spanyol 2-2 Portugal (Liga Negara Eropa, Portugal menang 5-3 melalui adu penalti)*
26. 4 September 2025 Spanyol 3-0 Bulgaria (Kualifikasi Piala Dunia 2026)
27. 7 September 2025 Spanyol 6-0 Turki (Kualifikasi Piala Dunia 2026)
28. 11 Oktober 2025 Spanyol 2-0 Georgia (Kualifikasi Piala Dunia 2026)
29. 14 Oktober 2025 Spanyol 4-0 Bulgaria (Kualifikasi Piala Dunia 2026)
30. 15 November 2025 Spanyol 4-0 Georgia (Kualifikasi Piala Dunia 2026)
31. 18 November 2025 Spanyol 2-2 Turki (Kualifikasi Piala Dunia 2026)
32. 15 Juni 2026 Spanyol 0-0 Tanjung Hijau (Piala Dunia 2026)
33. 21 Juni 2026 Spanyol 4-0 Arab Saudi Arabia (Piala Dunia 2026)
34. 26 Juni 2026 Spanyol 1-0 Uruguai (Piala Dunia 2026)
35. 2 Juli 2026 Spanyol 3-0 Austria (Piala Dunia 2026)
36. 6 Juli 2026 Spanyol 1-0 Portugal (Piala Dunia 2026)
37. 10 Juli 2026 Spanyol 2-1 Belgia (Piala Dunia 2026)
38. 14 Juli 2026 Prancis 0-2 Spanyol (Piala Dunia 2026)
*Adu penalti tidak termasuk sebagai kekalahan.