TVRINews – Zagreb, Kroasia

Kembalinya Slaven Bilic di kursi pelatih Timnas Kroasia membuat Luka Modric mempertimbangkan kembali keputusan mengakhiri karier sepak bola internasionalnya.

Kekalahan kontroversial dari Portugal, 1-2, pada babak 32 besar Piala Dunia 2026 pada 2 Juli lalu, mungkin tidak akan menjadi penampilan terakhir Luka Modric di panggung sepak bola internasional bersama Tim Nasional Kroasia. 

Setelah sempat menyatakan bahwa pertandingan melawan Portugal—yang menandai tersingkirnya Kroasia dari Piala Dunia—akan menjadi laga terakhirnya bersama Vatreni, sang gelandang mungkin akan mengubah keputusannya dan belum akan pensiun berkat kembalinya Slaven Bilic sebagai pelatih tim nasional.

Selain pernah bekerja sama saat sang pelatih menangani tim nasional untuk pertama kalinya, keduanya telah menjalin hubungan yang sangat erat selama bertahun-tahun. 

Oleh karena itu, dengan kedatangan Bilic menggantikan Zlatko Dalic, Modric mungkin akan menunda pensiunnya dan terus membela negaranya.

Pelatih Kroasia—namun nama lama—tersebut tidak menghindar untuk membahas hal ini dan menyebutkan bahwa Modric akan menjadi pemain pertama yang ia ajak bicara. 

“Saya sudah berbicara dengannya beberapa bulan lalu dan topik yang terus muncul adalah apakah ini akan menjadi Piala Dunia terakhirnya,” tutur Bilic tentang pemain Timnas Kroasia dengan caps terbanyak (202) itu. 

“Saya sangat berharap dia terus bermain, tetapi keputusan sepenuhnya ada di tangannya. Kami akan membicarakannya bersama, sebagai pelatih dan teman, agar dia mengetahui pendapat saya.”

Kabar kemungkinan penundaan mundur Modric dari Timnas Kroasia ini juga berimbas pada munculnya isu bila gelandang berusia 40 tahun tersebut akan segera memperbarui kontraknya dengan Milan untuk satu musim lagi.

Periode Kedua Slaven Bilic bersama Timnas Kroasia

Senin (13/7/2026) lalu, Slaven Bilic ditunjuk Federasi Sepak Bola Kroasia (HNS) untuk menggantikan Zlatko Dalic sebagai pelatih Timnas Kroasia, setelah mundur usai kegagalan melaju lebih jauh di Piala Dunia 2026.

Ini menjadi periode kedua Bilic menangani skuad negaranya. Mantan bek yang kini berusia 57 tahun itu kali pertama menangani Timnas Kroasia mulai akhir Juli 2026 sampai pertengahan Juni 2012, saat Vatreni tersingkir di fase grup Kejuaraan Eropa (Euro) 2012.

Saat resmi meninggalkan posisinya sebagai pelatih Kroasia, Bilic mendapat pujian atas pengabdiannya yang panjang. Media dalam negeri, Jutarnji list, menyebutnya sebagai pelatih pertama Kroasia yang meninggalkan tim dengan catatan positif serta mengapresiasi perannya dalam kebangkitan tim selama enam tahun masa jabatannya.

Selama menangani Kroasia sebelumnya antara 2006 sampai 2012 itu, Bilic memimpin Vatreni dalam 65 pertandingan dengan catatan 42 kemenangan, 14 imbang, dan hanya 9 kali kalah. 

Di bawah asuhannya, Kroasia mampu mencetak total 122 gol (1,87 gol/laga) dan kemasukan 59 (0,90 gol/laga) dengan merebut poin rata-rata 2,15 per pertandingan.