Wasit Ivan Barton memimpin laga semifinal Piala Dunia 2026 Prancis vs Spanyol. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews – Jakarta
Kepemimpinan wasit semifinal Piala Dunia 2026 mendapat kritik dari pelatih Prancis, Didier Deschamps.
Wasit Ivan Barton menjadi sorotan dalam laga semifinal Piala Dunia 2026 antara Prancis vs Spanyol di Dallas Stadium, Amerika Serikat pada Rabu (15/7/2026) dini hari WIB, setelah mengalami momen yang cukup memalukan di awal pertandingan.
Wasit asal El Salvador itu menghentikan permainan pada menit ke-10 untuk memberikan tendangan bebas kepada Spanyol. Ia memberi kartu kuning kepada gelandang Prancis, Adrien Rabiot dengan kartu kuning usai melanggar Dani Olmo.
Akan tetapi, saat hendak menandai posisi bola dan mengatur jarak pagar hidup menggunakan vanishing spray (semprotan penanda), Barton baru menyadari bahwa perlengkapan tersebut tidak ada padanya.
Ia pun berjalan ke arah garis tepi lapangan untuk mengambil perlengkapan dari wasit keempat, yang sempat membuat para pemain dan komentator kebingungan. Barton bahkan terlihat tersenyum saat menerima semprotan tersebut sebelum berlari kembali ke lapangan.
Barton diduga lupa membawa perlengkapan wasitnya ketika memasuki lapangan sehingga tertinggal di ruang ganti. Beruntung, insiden tersebut hanya menghentikan pertandingan sekitar 20 detik sebelum laga kembali dilanjutkan.
Pertandingan Prancis vs Spanyol berlangsung dengan sengit. Barton mengeluarkan tiga kartu kuning dari sakunya, dengan rincian dua untuk Prancis, dan satu diberikan kepada Spanyol.
Mengutip Fotmob, total ada 23 pelanggaran yang terjadi sepanjang pertandingan berlangsung. Prancis melakukannya sebanyak 11 kali, sementara Spanyol 12 kali.
Usai pertandingan, pelatih Prancis Didier Deschamps turut mengkritik kepemimpinan Barton. Ia bahkan mempertanyakan kapasitas wasit asal El Salvador tersebut memimpin laga sebesar semifinal Piala Dunia.
"Ofisial keempat dan kelima adalah wasit dengan level yang sangat tinggi. Saya sempat berbicara dengan mereka di pinggir lapangan," ujar Deschamps, dikutip dari Reuters.
"Tetapi untuk wasit utama. Saya tidak akan mengatakan apa-apa. Saya hanya ingin bertanya kepada Anda semua, apakah dia memang memiliki level yang pantas untuk memimpin semifinal Piala Dunia?"
Prancis harus memupus impiannya menembus final Piala Dunia untuk tiga kali secara beruntun. Mereka dipaksa menyerah 0-2 oleh Spanyol.
Gawang Prancis bobol pertama kali lewat eksekusi penalti Mikel Oyarzabal pada menit ke-22. Sementara yang kedua dicetak oleh Pedro Porro pada menit ke-58.