Kapten Timnas Argentina, Lionel Messi. Foto: TVRI/Grafis/Yusuf
TVRINews - Atlanta, Amerika Serikat
Saat Lionel Messi mencetak gol pertamanya di Piala Dunia pada 2006 silam, La Pulga mengenakan nomor 19.
Lamine Yamal dan Lionel Messi bintang dari dua generasi di Piala Dunia 2026 ini. Lionel Messi mencetak hat-trick saat membawa Argentina menang 3-0 atas Aljazair pada 16 Juni lalu. Lima hari kemudian atau Minggu (21/6/2026), giliran Lamine Yamal yang mencetak gol, mengawali kemenangan Spanyol atas Arab Saudi, 4-0.
Lamine Yamal selalu mengikuti Lionel Messi. Meski hanya satu gol tapi gol tersebut gol yang sangat penting dalam karier Lamine Yamal. Gol itu merupakan gol pertama yang diciptakannya di Piala Dunia.
Ketika Lamine Yamal mencetak gol ke gawang Arab Saudi, ada sejumlah kebetulan yang luar biasa yang memberikan tanda-tanda bahwa dia (Lamine Yamal) memang akan memiliki perjalanan karier sebagai pemain profesional seperti La Pulga.
Lamine Yamal mencetak gol tersebut di usia 18 tahun 343 hari. Lionel Messi mencetak gol pertamanya di Piala Dunia dalam usia 18 tahun 357 hari. Momen itu terjadi saat Argentina menang 6-0 atas Serbia-Montenegro, 16 Juni 2006.
Dengan demikian, jarak usia keduanya hanya terpaut 14 hari saat keduanya mencetak gol pertama di Piala Dunia. Itu merupakan selisih yang minimal di antara keduanya
Dengan mencetak gol untuk Spanyol di laga kedua fase grup Piala Dunia 2026 ini, Lamine Yamal membuat namanya semakin diakui karena dia termasuk pemain muda yang mampu mencetak gol di turnamen ini. Kini, namanya masuk dalam daftar 10 pemain termuda yang mampu mencetak gol di Piala Dunia, seperti halnya Lionel Messi.
Saat Lionel Messi mencetak gol pertamanya di Piala Dunia pada 2006 silam itu, dia mengenakan nomor 19. Dan, tentu saja, saat Lamine Yamal mencetak gol ke gawang Arab Saudi, pemain andalan pelatih Luis de la Fuente ini juga mengenakan nomor 19.
Lamine Yamal mencetak gol tersebut menggunakan kaki kirinya. Bagian kaki yang sama juga digunakan Lionel Messi saat mencetak gol pertamanya di Piala Dunia 2006 silam itu. Lionel Messi mencetak gol tersebut dalam usia 18 tahun di mana dia juga mulai membuat jejak kariernya di sepak bola dunia.
Perjalanan yang sama juga berlaku bagi Lamine Yamal. Bahkan, dia melebihi sejumlah bintang lainnya dalam kategori usia saat mencetak gol pertama di Piala Dunia. Kylian Mbappe contohnya, bintang Prancis ini mencetak gol pertamanya di Piala Dunia pada usia 19 tahun dan 183 hari.
Nama Lamine Yamal kini bersinggungan dengan para legenda seperti Lionel Messi dan Pele. Ketika seorang pemain berusia belasan mendapati dirinya berbagi statistik dengan dua bintang besar itu, berarti dia tidak hanya mengalami momen spesial melainkan ada di tempat yang memang diperuntukkan bagi mereka yang bisa seperti para legenda itu.
Tidak banyak tanda yang memperlihatkan bahwa seseorang bisa mengikuti jejak sukses yang lain. Untuk Lamine Yamal dan Lionel Messi justru sebaliknya. Karier Lamine Yamal sebagai pemain bintang seringkali beririsan dalam detail-detail kecil yang sama dengan Lionel Messi.
Tentu saja, perjalanan Lamine Yamal masih sangat panjang. Namun di usianya yang masih 18 tahun, dia justru seperti jauh lebih terkenal dan meraih sejumlah pencapaian luar biasa dibandingkan dengan Lionel Messi pada usia yang sama.
Jauh kembali ke belakang, sebuah pertemuan antara Lionel Messi dan Lamine Yamal bahkan seperti sudah ditakdirkan. Foto Lionel Messi yang masih muda tengah memandikan Lamine Yamal yang saat itu masih bayi menjadi terkenal.
Foto yang diambil untuk sponsor UNICEF tersebut kemudian diunggah kembali pada 2024 silam oleh ayah Lamine Yamal dengan keterangan "Awal mula dua legenda". Messi dalam foto tersebut berusia 20 tahun sedangkan Lamine Yamal baru berusia beberapa bulan. Foto yang diambil pada 2007 di ruang ganti Stadion Camp Nou juga salah satu petunjuk bahwa Lamine Yamal akan memiliki kesamaan karier dengan sang legenda Argentina tersebut.