TVRINews - Florida, Amerika Serikat

Hendry menilai duel melawan penyerang berpengalaman seperti Neymar akan menjadi sebuah pertarungan yang sangat bagus untuk menguji kedisplinan timnya.

Lini pertahanan tim nasional Skotlandia dipastikan menghadapi ujian berat saat bersua Brasil, pada laga pemungkas Grup C Piala Dunia 2026. Pertandingan penentu hidup mati bagi kedua tim tersebut dijadwalkan berlangsung di Miami Stadium pada Kamis (25/6/2026) pagi WIB.

Kondisi ruang ganti skuad Brasil saat ini tengah berada dalam atmosfer positif menyusul kabar pulihnya penyerang andalan, Neymar. Bintang Selecao tersebut dilaporkan sudah terbebas dari masalah cedera betis yang sempat membekapnya.

Kembalinya mantan pemain Barcelona tersebut tentu menjadi alarm bahaya tersendiri bagi benteng pertahanan lawan mengingat statusnya sebagai salah satu pesepak bola paling mematikan. Pengalaman bertanding yang luar biasa di level internasional menjadikan Neymar sebagi salah satu sosok diwaspadai tim pelatih Skotlandia.

Secara statistik, penyerang berusia 34 tahun itu memang memegang rekor yang sangat impresif bersama Brasil. Ia tercatat telah mengoleksi total 128 penampilan dengan mencetak 79 gol.

Catatan gol tersebut otomatis menobatkan Neymar sebagai pencetak gol terbanyak skuad Brasil. Reputasi mentereng itu yang kini coba dimanfaatkan oleh armada Selecao untuk meruntuhkan mental bertanding barisan pertahanan lawan.

Kendati dihantui oleh rekor mengerikan Neymar, Skotlandia menegaskan tidak akan menerapkan strategi bertahan total demi menghindari kekalahan. Pemain bertahan The Tartan Army, Jack Hendry, secara terbuka menyatakan sama sekali tidak gentar dengan nama besar yang dimiliki calon lawannya.

Hendry justru mengaku sangat antusias dan sudah tidak sabar untuk segera terlibat dalam duel fisik satu lawan satu. Ia menilai kesempatan menghadapi pemain kelas dunia merupakan panggung terbaik untuk membuktikan kualitas aslinya sebagai pesepak bola profesional.

"Ya, tidak masalah," kata Hendry dikutip dari Reuters.

Hendry menganggap kehadiran Neymar sebagai sebuah tantangan menarik. Ia mau menikmati pengalaman berduel dengan eks pilar Paris Saint-Germain tersebut.

"Saya cukup nyaman, tentu saja, menghadapi Neymar, dan saya sangat menantikannya. Ini pasti akan menjadi pertarungan yang sangat bagus, dan jika dia benar-benar bermain, saya sangat menantikannya," ucapnya.

Bagi Skotlandia, pertandingan kontra Brasil tidak sekadar urusan adu gengsi antarpemain bintang semata. Skuad asuhan Steve Clarke tersebut wajib mengamankan tiga poin penuh atas demi mengamankan tiket kelolosan ke babak 32 besar.

Beban psikologis Skotlandia terhitung cukup berat mengingat posisinya saat ini masih tertahan di peringkat ketiga klasemen sementara grup dengan raihan tiga poin. Kondisi tersebut membuat posisi mereka berada di bawah bayang-bayang kegagalan apabila tidak mampu memetik kemenangan.

Sementara itu, Brasil dan Maroko saat ini masih nyaman menduduki posisi pertama serta kedua dengan koleksi empat poin. Ketatnya selisih angka di papan klasemen ini membuat jalannya pertandingan Skotlandia versus Brasil diprediksi berjalan sengint sejak menit awal.