TVRINews – Florida Selatan, Amerika Serikat

Kepala tim medis Timnas Curacao meyakini aktivitas seksual pada malam hari bisa membantu pemain dari sisi emosional di turnamen seberat dan sepanjang Piala Dunia.

Curacao hanya memiliki sekitar 165 ribu penduduk. Tetapi tim nasional sepak bola dari negara kecil di selatan Laut Karibia – atau hanya sekitar 65 km sebelah utara Venezuela – ini adalah salah satu skuad yang paling menarik perhatian penggemar di Piala Dunia 2026. 

Seperti biasa, tim yang tidak diunggulkan sama sekali alias underdog akan sangat dicintai oleh publik. Hal itu juga memengaruhi suasana meriah yang selalu tercipta dalam pertandingan tim negara yang secara undang-undang masih berada di bawah Kerajaan Belanda tersebut. 

Para pemain sendiri selalu tampil dengan penuh kegembiraan dan senyum di wajah mereka dalam pertandingan. Mungkin salah satu penjelasan untuk kebahagiaan ini adalah hal-hal di luar sepak bola. 

Hal ini karena staf pelatih yang dipimpin oleh veteran Dick Advocaat, mengizinkan istri para pemain untuk menginap di hotel tim di selatan Florida, Amerika Serikat (AS), untuk tidur bersama suami mereka. 

Dalam kasus pasangan dengan anak-anak, Federasi Sepak Bola Curacao (FFK) juga menyediakan kamar tambahan untuk anak-anak, seperti yang dikatakan Suzanne Huurman, kepala tim medis Timnas Curaçao, seperti dikutip media Brasil, Globoesporte

“Ini sesuatu yang cukup unik dalam sepak bola internasional. Curacao adalah negara kecil, dengan orang-orang yang sangat ceria, ramah, dan berorientasi keluarga, sesuatu yang sangat mengingatkan saya pada Brasil,” kata dokter kelahiran Brasil namun berkewarganegaraan Belanda itu. 

Opsi ini kembali memicu perdebatan lama tentang apakah aktivitas seksual pada malam sebelum kompetisi dapat membahayakan atlet. Mengenai masalah ini, Huurman tidak ragu bahwa hal itu bahkan mungkin membantu. 

“Ya, saya percaya bahwa itu (melakukan aktivitas seksual) membantu. Tetapi mungkin lebih pada sisi emosional daripada karena efek fisiologis langsung. Dalam turnamen yang panjang seperti itu, kehadiran keluarga di dekat rumah sedikit mengurangi rasa rindu kampung halaman dan membawa ketenangan pikiran,” ujarnya.

Dokter yang sebelumnya pernah bekerja untuk Real Madrid dan PSV Eindhoven ini juga menyatakan bahwa keputusan Advocaat bertujuan untuk meminimalkan biaya bagi keluarga pemain untuk menemani tim nasional ke Piala Dunia.

“Banyak pemain kami tidak turun di level tertinggi sepak bola dunia. Bagi banyak keluarga, akan sangat mahal untuk bepergian dan tinggal selama berminggu-minggu di Amerika Serikat sendirian,” tutur Huurman. 

“Federasi memutuskan untuk menanggung biaya ini agar para pemain dapat memiliki istri dan anak-anak mereka di dekat mereka. Beberapa mungkin akan khawatir atau stress.”

Saat ini, Curacao yang berstatus tim debutan Piala Dunia, berada di peringkat ke-4 alias juru kunci Grup E, dengan satu poin, setelah dihajar Jerman 1-7 dan menahan Ekuador 0-0 pada Sabtu (20/06/2026) waktu Kansas City Stadium, AS.

Pun begitu, secara matematis The Blue Wave masih berpeluang untuk lolos ke babak gugur. Di pertandingan ketiga atau terakhir grup, pada Jumat (26/06/2026) dini hari WIB, Curacao akan meladeni Pantai Gading dan harus menang jika ingin memperpanjang napas di Piala Dunia 2026.