TVRINews - Monterrey, Meksiko

Singa Mesopotamia menjadi kontestan terakhir dari 48 tim yang akan berlaga di Piala Dunia 2026.

Irak memastikan diri kembali ke Piala Dunia setelah penantian panjang selama 40 tahun dengan mengalahkan Bolivia 2-1 dalam final play-off Interkontinental Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Estadio BBVA, Monterrey, Meksiko, pada Rabu (1/4/2026) pagi WIB. Kemenangan ini menjadi momen bersejarah bagi Singa Mesopotamia yang terakhir kali tampil di ajang tersebut pada tahun 1986. Irak pun menjadi kontestan terakhir dari 48 tim yang akan berlaga di Piala Dunia 2026.

Pertandingan berlangsung sengit sejak awal. Irak yang dilatih Graham Arnold langsung tampil agresif dan berhasil membuka keunggulan cepat pada menit ke-10. Gol pertama dicetak oleh penyerang Ali Al-Hamadi melalui sundulan memanfaatkan situasi sepak pojok. Keunggulan tersebut membuat Irak makin percaya diri dalam mengontrol jalannya pertandingan.

Namun, Bolivia tidak tinggal diam. Mereka mampu menyamakan kedudukan pada menit ke-38 lewat gol Moises Paniagua. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum, membuat kedua tim masih memiliki peluang yang sama untuk mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026 yang berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko pada 11 Juni-19 Juli 2026.

Memasuki babak kedua, Irak kembali menunjukkan determinasi tinggi. Pada menit ke-54, mereka sukses mencetak gol penentu kemenangan 2-1. Aymen Hussein menjadi pahlawan setelah menyelesaikan sebuah skema serangan apik yang dibangun bersama Marko Farji. Gol tersebut terbukti krusial dan menjadi pembeda dalam pertandingan yang penuh tekanan ini.

Pada sisa waktu pertandingan, Irak harus bertahan mati-matian menghadapi serangan Bolivia yang berusaha menyamakan skor. Namun, disiplin lini belakang dan semangat juang para pemain membuat Irak mampu menjaga keunggulan hingga peluit akhir dibunyikan. Kemenangan ini langsung disambut euforia oleh para pemain dan pendukung yang hadir.

Keberhasilan ini menjadi pencapaian luar biasa bagi Irak, yang harus melewati berbagai tantangan, termasuk kondisi ketidakstabilan regional, dalam perjalanan menuju Piala Dunia 2026. Lolosnya Irak juga menandai kebangkitan sepak bola negara tersebut di panggung internasional.

Meski telah memastikan tiket ke putaran final, perjuangan Irak belum selesai. Mereka akan menghadapi tantangan berat di fase grup Piala Dunia. Berdasarkan jadwal, Irak akan tergabung bersama tim-tim kuat seperti Prancis, Senegal, dan Norwegia. Pertandingan fase grup dijadwalkan berlangsung pada bulan Juni mendatang.

Rekaman Pertandingan

IRAK 2-1 Bolivia

Tempat: Stadion BBVA, Monterrey

Waktu: 1 April 2026 (WIB)

Wasit: Ivan Barton (El Salvador)

Gol: 1-0 (Ali Al-Hamadi 10'), 1-1 (Moises Paniagua 38'), 2-1 (Aymen Hussein 53'), 3-1 (Marko Farji 80')

Statistik Pertandingan

Tembakan: 7-16

Tembakan ke gawang: 3-7

Penguasaan bola: 32%-68%

Sepak pojok: 2-16

Off-side: 0-0

Pelanggaran: 20-12

Kartu kuning: 1-0 (Ibrahim Bayesh 19'), 1-1 (Efrain Morales 71'), 2-1 (Zaid Ismael 76'), 3-1 (Marko Farji 80'), 3-2 (Lucas Macazaga 90')

Kartu merah: -

Susunan Pemain

IRAK (4-4-2): 22-Ahmed Basil; 3-Hussein Ali, 4-Zaid Tahseen, 5-Akam Hashem, 23-Merchas Doski; 7-Youssef Amyn (21-Marko Farji 52'), 20-Aimar Sher (15-Zaid Ismael 52'), 16-Amir Al-Ammari, 8-Ibrahim Bayesh (19-Kevin Yakob 84'); 18-Aymen Hussein (10-Mohamed Ali 66'), 9-Ali Al-Hamadi (17-Ali Jasim 66')

Cadangan: 1-Fahad Talib, 12-Kumel Saadi, 10-Mohamed Ali, 11-Hasan Abdulkareem, 13-Ali Yousif, 14-Zidane Iqbal, 15-Zaid Ismael, 17-Ali Jasim, 19-Kevin Yakob, 21-Marko Farji, 6-Frans Putros, 2-Rebin Sulaka

Pelatih: Graham Arnold

BOLIVIA (4-3-3): 23-Guillermo Viscarra; 3-Diego Medina (21-Lucas Macazaga 67'), 4-Luis Haquin, 5-Efrain Morales, 17-Roberto Fernandez; 14-Robson Matheus (9-Enzo Monteiro 90'), 13-Moises Paniagua, 15-Gabriel Villamil; 7-Miguelito, 18-Juan Godoy, 10-Ramiro Vaca (11-Fernando Nava 70')

Cadangan: 1-Carlos Lampe 12-Geronimo Govea, 2-Diego Arroyo, 22-Marcelo Torrez, 6-Hector Cuellar, 8-Moises Villarroel, 16-Ervin Vaca Moreno, 20-Carlos Melgar, 21-Lucas Macazaga, 9-Enzo Monteiro, 11-Fernando Nava, 19-Jesus Maraude

Pelatih: Oscar Villegas