TVRINews - Brasilia, Brasil

Ronaldinho menjadi penyuara terakhir bahwa Neymar perlu masuk ke skuad Brasil di Piala Dunia 2026.

Pembicaraan mengenai Brasil dan Neymar Jr. masih akan hangat sampai Carlo Ancelotti mengeluarkan daftar final pemain yang akan ia bawa ke Piala Dunia 2026 yang akan diadakan di Amerika Serikat, Meksiko, dan Kanada. Suara pro dan kontra terhadap pemanggilan Neymar beredar luas.

Pendapat terakhir ini boleh jadi sangat perlu disimak. Adalah Ronaldinho Gaucho si pemberi opini terakhir soal Neymar.

Pendapat Ronaldinho akan mudah terdengar sahih karena beberapa alasan. Yang pertama adalah mengenai kesamaan dua pemain tersebut perihal hasrat tinggi yang terwujud kreativitas yang kerap mengundang decak kagum dari mereka yang menyaksikannya. 

Ya, daya kreatif dalam bangunan serangan Brasil sebelum Neymar adalah Ronaldinho. Sekitar lima tahun silam, Ronaldinho menyebut Neymar adalah penerusnya di Canarinho, julukan Brasil.

Peramalan itu bukan omong kosong. Ronaldinho bisa merasakan magi yang dibawa Neymar ke lapangan hijau. Perasaan tersebut hadir secara langsung tak lain karena mereka pernah bermain bersama di Timnas Brasil. 

Transfermarkt memperlihatkan bahwa kedua pemain kreatif ini 10 kali tampil bersama dengan seragam Selecao Brasileiro pada 2010-2013. Dari 10 partai tersebut, Brasil dua kali kalah (dari Argentina dan Inggris) dan dua kali seri (dengan Argentina dan Cili). 

Di sisi lain, mereka pernah pula saling berhadapan. Pada 2011 dan 2012, kedua pengatur serangan kreatif ini beradu kemahiran saat klub masing-masing, Santos (Neymar) dan Flamengo (Ronaldinho) bersua di Serie A Brasil. Yang paling mengesankan adalah benturan pertama yang berakhir dengan kemenangan Flamengo dengan skor 5-4. Ronaldinho mengukir hattrick, sementara Neymar membuat dwigol.


Pemain Brasil, Neymar tidak dipanggil untuk laga uji coba Brasil di akhir Maret 2026.

Foto: TVRI/Grafis/Yusuf

Maka, tak mengherankan bila Ronaldinho ingin Neymar masuk skuad Brasil di Piala Dunia 2026 yang bakal dihelat pada 11 Juni sampai 19 Juli. Menurut Ronaldinho, peran Neymar dapat sangat besar buat Selecao pada musim panas mendatang.

"Saya harap ia ikut karena saya pikir ia akan sangat membantu. Secara pribadi, saya adalah kawannya, dan saya pikir ia merupakan salah satu bakat terhebat di sepak bola dunia," ujar Ronaldinho dalam wawancaranya dengan Globo Esporte seperti dikutip dari World Soccer Talk


Di Jalur yang Tepat

Hanya, Ronaldinho tidak ingin memaksakan kehendaknya kepada pelatih Carlo Ancelotti. Eks gelandang serang Barcelona dan AC Milan itu bahkan menyatakan bahwa ia menghormati penilaian pelatih asal Italia tersebut.

"Ini adalah soal pilihan pelatih. Kita harus menghormatinya. Kita tidak tahu apa yang ia pikirkan. Ia punya rencananya sendiri," lanjut Ronaldinho yang gantung sepatu sedekade silam ini.

Salah satu dasar penilaian Ronaldinho, kini berusia 46 tahun, bahwa Neymar mungkin saja tidak masuk rencana Ancelotti, adalah bahwa Brasil tampak membaik di tangan arsitek kawakan yang pernah menangani banyak klub besar itu. Sosok mantan pemain bernama lengkap Ronaldo de Assis Moreira itu optimistis terhadap perkembangan Brasil.

"Saya melihat Brasil sedang tampil sangat baik. Mereka memiliki banyak pemain bagus, dan kami berharap mereka membuat persiapan yang bagus sehingga bisa hadir dengan performa terbaik. Sebagai seorang pendukung, saya akan berada di sana untuk mendukung mereka," sebut pemain asal Porto Alegre itu.