TVRINews – Madrid, Spanyol

Bek Real Madrid Antonio Rudiger dipertanyakan terkait tekel kerasnya terhadap Diego Rico dalam pertandingan melawan Getafe.

Apa yang dilakukan bek veteran Real Madrid CF saat timnya melawan Getafe CF dalam pertandingan pekan ke-26 La Liga 2025-2026, Senin (2/3/2026) lalu langsung mengundang pertanyaan besar. 

Dalam laga di kandang Madrid tapi dimenangi Getafe dengan skor 1-0 kemarin, insiden antara Rudiger dan bek sayap Spanyol, Diego Rico, memicu gelombang kritik di media sosial. Pemain Getafe itu sendiri juga mengeluarkan kecaman mengenai kerasnya tekel yang bisa saja berakhir jauh lebih buruk.

Kritik tajam juga datang dari Jerman, negara asal Rudiger. Tidak tanggung-tanggung, surat kabar bergengsi Jerman, Bild, langsung menyerukan agar bek tengah kelahiran Berlin, 33 tahun, tersebut tidak dimasukkan dalam skuad Jerman untuk Piala Dunia 2026 nanti.

“Dalam sepak bola, selalu ada adegan-adegan yang membuat Anda terdiam. Dalam karier Antonio Rudiger, jelas ada terlalu banyak adegan seperti itu.” Begitulah awal dari opini kepala bagian olahraga Bild.  

Hennin Feindt, editor olahraga Bild dalam opini yang ia tulis menyebut bahwa perilaku pemain Jerman itu “tidak dapat diterima”. Feindt menyerukan agar Rudiger dikeluarkan dari skuad Piala Dunia arahan pelatih Julian Nagelsmann.

Dalam artikel tersebut, Feindt menambahkan bahwa Jerman tidak membutuhkan pemain berpengalaman dari Madrid itu—Rudiger 81 kali membela Jerman dengan mencetak tiga gol. Alasannya, posisi bek tengah sudah cukup terlindungi oleh pertahanan solid dengan sudah adanya Nico Schlotterbeck dan Jonathan Tah.

Diego Rico Kecam Rudiger

Dalam sebuah wawancara dengan Deportes COPE, Diego Rico, mengeklaim bahwa Rudiger sengaja melakukan pelanggaran terhadapnya. 

“Selama permainan, dia berkeliling mengatakan berbagai hal. Lalu pada momen berikutnya, jelas dia akan melakukan pelanggaran terhadap saya secara disengaja,” tutur bek sayap Getafe itu.

Lebih lanjut, Rico menambahkan bahwa Rudiger bisa saja membiarkan dirinya tergeletak di rumput terkait tekel yang sama. 

Rico juga mengomentari keanehan dari tidak adanya intervensi dari video assistant referee (VAR) terkait insiden yang ia alami itu. “Yang aneh, VAR tidak melakukan intervensi. Saya tidak tahu apa yang dia pikirkan,” ucap Rico. 

Sang pemain pun mengakhiri wawancaranya dengan kata-kata keras terhadap Rudiger. “Itu sama sekali bukan kecelakaan. Tidak ada pemain profesional yang melakukan tekel dengan niat jahat. Ditambah ia masih menekan wajah sang pemain yang sudah tergeletak di tanah dengan lututnya,” kata Rico.