Timnas Brasil keluar sebagai juara Piala Dunia 1994 Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews – Orlando, Amerika Serikat
Bebeto dan sejumlah legenda Timnas Brasil mendatangi pemusatan latihan skuad asuhan Carlo Ancelotti di Amerika Serikat.
Pemusatan latihan Timnas Brasil yang digelar di Orlando, Amerika Serikat, akhir pekan ini menjadi tidak biasa. Sejumlah legenda Tim Samba datang untuk melihat persiapan para juniornya jelang tampil di Piala Dunia 2026.
Bebeto menjadi salah satu legenda yang turut hadir karena undangan Federasi Sepak Bola Brasil (CBF). Penyerang andalan Brasil saat menjuarai Piala Dunia 1994 itu diminta untuk berbagi pengalaman dengan skuad asuhan Carlo Ancelotti.
Pria yang mendapat julukan Chorao atau Si Cengeng itu senang melihat atmosfer pemusatan latihan Brasil saat ini. Semua pemain menunjukkan gairah luar biasa untuk memenangi Piala Dunia 2026.
"Saya merasakan kebahagiaan dari setiap pemain di sini dan keinginan mereka untuk menang dan menciptakan sejarah," kata Bebeto, dikutip dari laman resmi CBF, Selasa (31/3/2026).
Ia menilai Ancelotti memiliki skuad mumpuni untuk menjadi yang terbaik dalam turnamen yang dihelat di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko. Menurutnya, yang terpenting adalah menjaga kekompakan.
"Mereka harus saling percaya, berlatih keras, saling membantu, dan memberikan segalanya dengan selalu memikirkan tim. Tidak ada yang bisa menang sendirian," tuturnya.
Piala Dunia 2002 menjadi terakhir kali Brasil mengangkat trofi juara. Di edisi-edisi berikutnya, Tim Samba selalu gagal menembus partai final. Situasi ini membuat para penggemar memiliki ekspektasi tinggi kepada Ancelotti.
Bebeto menganggap harapan para penggemar itu adalah hal yang wajar. Sebagai tim yang paling banyak memenangi Piala Dunia, mereka dianggap sebagai kekuatan utama sepak bola dunia.
Penting bagi para pemain untuk menanamkan mental juara dalam diri masing-masing. Bebeto menaruh harapan besar Brasil bisa merebut gelar juara Piala Dunia yang keenam di edisi kali ini.
"Menjadi juara dunia itu seperti mengukir kejayaan abadi. Saya sudah lama pensiun, tetapi ke mana pun saya pergi, selalu ada cinta dan penghargaan yang diberikan kepada saya dan rekan-rekan satu generasi," ujar Bebeto.
"Kami telah menuntaskan tugas kami. Sekarang saatnya gelar keenam itu didapatkan. Kami berharap itu bisa segera terjadi dan saya rasa ini adalah momen yang tepat," ia menambahkan.
Keputusan CBF menunjuk Ancelotti sebagai pelatih Brasil diapresiasi oleh Bebeto. Dengan rekam jejak positif di berbagai klub papan atas Eropa, ia meyakini juru taktik asal Italia itu dapat membawa kebangkitan bagi tim. "Ia bermental pemenang dan merupakan salah satu pelatih terbaik sepanjang sejarah," katanya.