Timnas Belgia gagal di fase grup Piala Dunia 2022 Foto: TVRI/Grafis/Dede Mauladi
TVRINews - Seattle, Amerika Serikat
Peran aktor pendukung yang membuat lawan cemas tampaknya akan diemban Romelu Lukaku sepanjang turnamen.
Belgia terhindar dari kekalahan di tangan Mesir kala membuka Grup G di Seattle Stadium pada Senin (15/6/2026). Pujian langsung dialamatkan kepada Romelu Lukaku yang segera memberikan pengaruh pada serangan De Rode Duivels setelah dimasukkan.
Dalam hitungan detik setelah masuk menggantikan Charles De Ketelaere pada menit ke-66, aksi Lukaku memaksa bek Mesir, Mohamed Hany, menjaringkan bola ke gawangnya sendiri.
Setelah pertandingan, pelatih Belgia, Rudi Garcia, menyinggung sang pengganti super. Namun, eks pelatih AS Roma dan Marseille itu menekankan tingkat kepentingan seluruh tim daripada individual.
"Laga pembuka kompetisi seperti Piala Dunia selalu berat, terutama menghadapi tim top Afrika seperti Mesir. Hal terpenting adalah kami tetap bermain baik. Kami mampu menyamakan kedudukan berkat seorang pemain yang bangkit dari bangku cadangan, yang memperlihatkan betapa pentingnya keseluruhan skuad," ucap Rudi Garcia dikutip FIFA.
Ya, meski membuat perubahan, Romelu Lukaku tampak hanya akan menjalani peran pelapis itu buat Belgia di turnamen ini. Rudi Garcia menyatakan bahwa sang penyerang masih merasakan masalah pada kebugarannya.
"Ia tidak dapat tampil sejak awal. Perubahan bagi Lukaku adalah saat ia siap bermain sejak awal pertandingan. Ceritanya mendapat akhir bahagia karena kami pikir ia bahkan tidak bisa bergabung," sebut Rudi Garcia seperti dikutip dari ESPN.
Sang pelatih paham betul bahwa waktu bermain Romelu Lukaku sangat minim musim ini. Keputusan sang bos membawa eks striker Chelsea dan Internazionale itu ke Amerika Utara hampir pasti dianggap sebagai risiko besar. Karena cedera, total waktu bermain Lukaku di Napoli musim ini hanya sejam lebih beberapa menit.
"Tampil 69 menit sepanjang musim bukan pertanda baik untuk Piala Dunia," ucap Rudi Garcia lagi.
"Namun, ia berada di taman bermainnya, di kotak penalti. Bagi saya, hasil ini sangat positif. Badannya perlu kembali ke irama," lanjut Garcia.
Harapan selanjutnya untuk penyerang kelahiran Antwerp 33 tahun lalu itu adalah tidak didera cedera. Akan tetapi, peran Romelu Lukaku yang bakal berkisar seperti saat melawan Mesir diyakini bakal membuat lawan cemas.
"Ia tidak cedera. Akan hebat kalau ia dapat memainkan peran pengganti super dan kemudian mencetak gol setiap kali dimasukkan. Bila Anda seorang bek dan melihatnya bangkit dari bangku cadangan, Anda mungkin akan sangat khawatir," ucap Garcia sebagai penutup.